Yedivia Rum: Pelaku Seni Memerlukan Support Pemerintah Daerah Agar Tetap Eksis dan Berkembang

Jumat, 28 Maret 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Komunitas Temu pelaku seni kabupaten Barito Timur (Bartim) Tempe Semur akan berkembang bila ada dukungan dari Pemerintah.

Hal itu disampaikan Yedivia Rum. S.H.,M.H selaku pembina Tempe Semur saat diwawancarai awak media usai menghadiri acara Ngabuburit dan buka puasa bersama (Bukber) dengan insan Pers yang di gelar di Vanue Waterboom Atlantis Tamiang Layang, Kamis Sore (27/03/2025).

“Tempe Semur akan berjalan baik apabila Pemerintah kabupaten Barito Timur memberikan dukungan penuh seperti fasilitas untuk berkarya dan juga tempat khusus untuk kita berkumpul seperti sekretariat,” ucap Yedivia.

Selain fasilitas yang menunjang. Pria yang juga pecinta musik ini menyebutkan bahwa untuk berkembangnya komunitas tentu diperlukan dana.

“Kita mau berkembang harus ada dana dan fasilitas, misalnya kita punya alat musik, kita punya band dan kita berharap pemerintah Barito Timur terutama pak Bupati dan pak Wakil Bupati harus memberikan dukungan kepada kita,” harapnya.

Yedivia juga mengakui bahwa Komunitas Tempe Semur merupakan wadah dimana seniman yang berbakat kumpul dan dirinya berharap Tempe Semur tetap eksis.

“Kemaren saya menonton Tempe Semur tampil menggiring artis Nasional dan saya lihat kemampuannya bukan skala daerah lagi tapi skala nasional. Luar biasa itu dan kalau kita tidak memberikan perhatian nanti tenggelam,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Yedivia mengungkapkan bahwa pelaku seni tidak sekedar memerlukan dukungan alat penunjang tapi juga honor yang sesuai.

Selaku pembina Tempe Semur dirinya berjanji akan menyampaikan kepada Pemerintah daerah karena Bupati dan Wakil Bupati juga mempunyai visi dan misi terkait seni dan budaya.

“Saya lihat ada di situ, mereka (Kepala daerah) akan meningkatkan budaya lokal, nah di situ ada ruang kepada Tempe Semur. Saya kira pasti Bupati dan Wakil Bupati akan memberi dukungan penuh dan saya juga akan ngomong dengan pak Bupati dan pak Wakil untuk memberi ruang kepada kita terutama dalam memberikan perhatian dalam bentuk dana untuk menunjang kegiatan-kegiatan Tempe Semur,” ungkapnya.

Yedivia melanjutkan. Pelaku seni yang tergabung di komunitas Tempe Semur bisa turut serta tampil pada event-event atau lomba tingkat provinsi.

“Kalau kita mau ikut lomba di tingkat provinsi, harus ada dukungan Pemerintah,” tegas Yedivia.

Menurutnya, sebagai pembina harus memberikan support, dirinya dalam posisi saya kan ada keterbatasan, kita berharap pemerintah daerah akan memberikan perhatian penuh.

“Saya akan ngomong, aspirasi dari Tempe Semur akan saya sampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati,” tegas Yedivia.

Ditempat yang sama, Lurikto, yang juga pembina di komunitas Tempe Semur berharap komunitas Tempe Semur akan terus berkembang lewat dan untuk itu tentunya diperlukan dukungan semua pihak.

Kita berharap kegiatan Tempe Semur ini tidak hanya pada saat ini, tapi kedepannya akan lebih ditingkatkan lagi. Kalau boleh tiga bulan sekali kita lakukan kegiatan,” tuturnya.

Selaras, Abeh Intano, salah satu seniman senior Bartim yang menjadi pembina di komunitas Tempe Semur juga mengatakan.

Pelaku seni yang ada di Barito Timur memiliki bakat yang diakui di kancah internasional, dengan penampilan seni budaya lokal yang ditampilkan di Barcelona beberapa waktu yang lalu.

“Barito Timur pernah mengirim tim ke Barcelona dari seni budaya tarian daerah. Saya bersama pembina yang lain akan menyampaikan kepada pimpinan daerah, meminta untuk membina kalau ada event baik nasional maupun internasional, tolong didukung karena itu perlu latihan dan kostum dan biaya operasional,” terangnya.

Abeh juga berharap seni budaya yang dimiliki Barito Timur bisa hadir di setiap negara. Dirinya meyakini pelaku seni yang ada di Barito Timur mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan
Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan
Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur
Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan
Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA
TPP ASN Dipangkas, Efisiensi atau Alarm Fiskal Pemkot Tasikmalaya?
Sulitnya Menjaga Warisan Leluhur, Nasib Perajin Payung Geulis Tasikmalaya Makin Terpinggirkan
Senyum Bahagia Warga Desa Karelayu, Terima Sertifikat PTSL dari Bupati Jeneponto 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 21:38 WIB

UNIMEN Tancap Gas! Bidik 26 Lektor Kepala dan 1 Profesor, Mutu Kampus Dipertaruhkan

Jumat, 18 September 2026 - 19:23 WIB

Tiba di Garut, 10 Korban Selamat Kapal Virgo 8 Jalani Pemeriksaan Kesehatan

Jumat, 18 September 2026 - 19:08 WIB

Sekjen Imipas Tinjau Peternakan Lapas Kelas IIA Kendal, Cek Langsung Hasil Telur

Jumat, 18 September 2026 - 19:03 WIB

Rizal Bawazier Bawa Pesan Persatuan di Tengah Ribuan Jamaah Maulid Akbar Habib Idrus Al Bahr Pekalongan

Jumat, 18 September 2026 - 18:34 WIB

Kualitas Udara Capai Tingkat Ekstrem, 118 Orang Warga Kecamatan Paku Terpapar ISPA

Berita Terbaru