GMKT Soroti Pelaksanaan Program MBG di Tasikmalaya, Diduga Banyak Penyimpangan

Sabtu, 29 November 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Tasikmalaya kembali disorot. Kritik terbaru datang dari Ketua Gerakan Mahasiswa Kabupaten Tasikmalaya (GMKT), M. Rizky Firmansyah atau yang akrab disapa Rizky, Sabtu (29/11/2025).

Ia menegaskan bahwa persoalan teknis maupun indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan MBG tidak boleh dianggap sepele, bahkan sebagian sudah masuk kategori pelanggaran hukum yang patut ditangani aparat penegak hukum (APH).

Rizky mengungkapkan bahwa GMKT menerima banyak laporan dari guru, orang tua, hingga siswa terkait implementasi program tersebut.

Dari hasil penelusuran yang dilakukan bersama rekan-rekannya, ditemukan sejumlah persoalan serius yang dinilai mengganggu efektivitas MBG di lapangan.

Salah satu masalah utama adalah jadwal distribusi makanan yang kerap datang tidak tepat waktu. Banyak laporan menyebutkan makanan tiba saat jam pelajaran berlangsung, bukan pada waktu istirahat sebagaimana mestinya.

Kondisi ini bukan hanya mengganggu proses belajar mengajar, namun juga menyita waktu guru yang harus ikut turun tangan mendistribusikan makanan dari kendaraan MBG.

“Guru itu sudah punya beban kerja yang cukup berat. Tidak semestinya mereka harus ditambah tugas mengurusi distribusi makanan,” tegas Rizky.

Selain waktu distribusi yang bermasalah, menu makanan yang diberikan juga banyak dikeluhkan. Beberapa pihak menilai porsi dan variasi menu terlalu sederhana, bahkan jika dihitung nilai nominalnya, dianggap tidak sebanding dengan standar anggaran MBG.

Temuan ini membuat GMKT menduga adanya potensi penyimpangan anggaran yang perlu mendapat perhatian aparat hukum.

Persoalan semakin mengemuka dengan adanya laporan keterlambatan distribusi makanan di sejumlah sekolah hingga menjelang pukul tiga sore.

Karena murid sudah pulang, makanan tidak termanfaatkan dan akhirnya terbuang, sehingga menimbulkan pemborosan anggaran.

Kualitas makanan yang dianggap kurang lezat juga membuat sebagian siswa enggan menghabiskan jatahnya, memicu penumpukan sisa makanan.

Menanggapi berbagai temuan tersebut, GMKT menyatakan tengah menyusun bukti-bukti dari laporan yang diterima untuk disampaikan secara resmi kepada aparat penegak hukum.

Menurut Rizky, langkah ini penting agar pelaksanaan MBG tetap berada di jalur yang benar dan tidak menjadi proyek asal jalan.

“Kami mendukung program MBG, karena tujuannya baik untuk meningkatkan gizi siswa. Tapi kalau pelaksanaannya bermasalah dan ada indikasi penyimpangan, tentu harus dikawal bersama,” ujar Rizky.

Ia pun meminta APH untuk tidak tinggal diam dan segera menindaklanjuti dugaan pelanggaran yang ada. “Ini menyangkut hak anak-anak dan uang negara. Kalau ada yang tidak sesuai aturan, harus diproses,” pungkasnya.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Hardiknas 2026 Enrekang Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi Peradaban
Ketua FATAS: Pers Adalah Pengawal Kebenaran dan Keadilan dalam Implementasi Hukum
Utan Loro Mengguncang Hardiknas: Batik Enrekang Karya Putra Daerah Tembus 4 Besar Nasional, Kalahkan Desainer Pulau Jawa!
32 Tahun Menjaga “Sanad Rasa”, Alumni Darul Arqam XI Lepas Atribut Duniawi untuk Perkuat Ukhuwah dan Ekonomi
Asep Endang M. Syams Sebut Pers Organ Vital Realisasi Transparansi Publik
Pasca Musibah Longsor, Bupati Pakpak Bharat Resmikan Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Assisi Simervara
Evakuasi Truk Tronton di Lebak Jero, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Arus
Abdusy Syakur Buka Fun Bike dan Senam Sehat Bersama Garut Hebat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:36 WIB

Hardiknas 2026 Enrekang Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi Peradaban

Senin, 4 Mei 2026 - 14:26 WIB

Ketua FATAS: Pers Adalah Pengawal Kebenaran dan Keadilan dalam Implementasi Hukum

Senin, 4 Mei 2026 - 14:19 WIB

Utan Loro Mengguncang Hardiknas: Batik Enrekang Karya Putra Daerah Tembus 4 Besar Nasional, Kalahkan Desainer Pulau Jawa!

Senin, 4 Mei 2026 - 11:43 WIB

32 Tahun Menjaga “Sanad Rasa”, Alumni Darul Arqam XI Lepas Atribut Duniawi untuk Perkuat Ukhuwah dan Ekonomi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:33 WIB

Asep Endang M. Syams Sebut Pers Organ Vital Realisasi Transparansi Publik

Berita Terbaru