Wujudkan Lansia Aktif dan Mandiri, Pemkot Tasikmalaya Buka Ceramah Umum Sekolah Lansia

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP — Pemerintah Kota Tasikmalaya secara resmi membuka Ceramah Umum Kelas Besar Sekolah Lansia Kota Tasikmalaya yang berlangsung meriah di Graha Asia pada Rabu (22/07/2026).

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, yang hadir mewakili Wali Kota Tasikmalaya, Viman Alfarizi Ramadhan.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala BKKBN Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas DPPKBP3A Kota Tasikmalaya, Direktur Utama Plaza Asia, Direktur Utama Indonesia Ramah Lansia (IRL) Jawa Barat.

Nampak hadir juga, Ketua Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kota Tasikmalaya, Ketua Pelaksana Kelas Besar Sekolah Lansia, para perwakilan kecamatan, Kepala Puskesmas, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tasikmalaya, Diky Candra, menekankan pentingnya memberikan ruang ekspresi dan apresiasi bagi para lanjut usia (lansia) agar tetap beraktivitas secara positif.

“Orang tua juga butuh ruang untuk mengekspresikan diri dalam bentuk apa pun. Selama tidak melanggar etika dan moral, kita harus berikan ruang, bahkan mereka bisa menghasilkan kerajinan. Tadi kita sama-sama lihat hasil karya UMKM mereka yang luar biasa. Artinya, mereka memiliki kreativitas yang tinggi,” ujar Diky.

Meski demikian, dirinya mengingatkan bahwa dorongan utama untuk produktif dan bertanggung jawab seharus ditujukan kepada generasi muda, bukannya menuntut para lansia untuk terus bekerja.

“Kita tidak boleh mempekerjakan mereka. Namun, jika mereka produktif atas keinginan sendiri, kita harus menghargai dan menghormatinya. Mari kita saling menghargai dan memanfaatkan sisa usia dengan hal-hal positif. Maka produktiflah wahai anak-anak muda sebelum kita bertemu dengan masa tua,” tambahnya.

Sementara itu, Pemateri sekaligus Dirut Indonesia Ramah Lansia (IRL) Jawa Barat, Dr. Susiana, SKM., M.N., menjelaskan salah satu aktivitas yang diajarkan dalam sekolah lansia, seperti bermain musik angklung, sangat efektif untuk melatih koordinasi tubuh dan saraf.

“Kehadiran sekolah lansia ini intinya adalah untuk stimulasi otak, bersosialisasi dengan teman-teman, serta menjadi wadah agar lansia tetap aktif secara fisik maupun mental,” jelas Dr. Susiana.

Senada dengan hal tersebut, Ketua PWRI Kota Tasikmalaya, Drs. H. Rahmat Kurnia, menegaskan pentingnya program Sekolah Lansia sebagai langkah strategis nasional. Berdasarkan data, jumlah lansia di Jawa Barat mencapai hampir 6 juta jiwa, sementara di Kota Tasikmalaya tercatat sekitar 11.000 jiwa.

“Lansia tidak boleh dibiarkan pasif hingga membebankan generasi muda. Kita ingin lansia Kota Tasikmalaya bergerak dari Aktif menuju Sehat, dan dari Sehat menjadi Mandiri. Lansia yang sehat dan mandiri bisa melakukan aktivitas sehari-hari sendiri tanpa merepotkan keluarga,” tegas Rahmat.

Rahmat yang kini berusia 73 tahun dan telah pensiun selama 17 tahun membagikan semangatnya lewat moto “Purna Tugas Yes, Purna Bakti No Way”. Ia menyebutkan bahwa lansia di Tasikmalaya aktif dalam berbagai kegiatan edukasi kesehatan hingga pembuat eco-enzyme.

Ia juga memicu perhatian terkait implementasi Peraturan Daerah (Perda) No. 8 Tahun 2025 tentang Kesejahteraan Lansia agar dapat direalisasikan secara optimal oleh instansi pemerintah terkait demi memberikan perhatian, pelatihan, serta edukasi yang nyata bagi para lansia di Kota Tasikmalaya.

Loading

Penulis : Mon/Hendrik

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bahas Pengelolaan Aset, Komisi II DPRD Jeneponto Konsultasi ke BKAD Sulsel
Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya Ajak Masyarakat Bersinergi Berantas Koperasi Liar
Memasuki Musim Kemarau, Camat Paku Paskahariadi Imbau Masyarakat Cegah Karhutla
Pelantikan MWC NU se-Jeneponto, Bupati Dorong Sinergi Organisasi Keagamaan dan Pemda
Wakil Sulsel di Ajang Nasional! Enrekang Raih Sertifikat Nominasi Jamsostek Award 2026
Pemerintah Pusat Gelar PKM Rehabilitasi Jaringan Irigasi D.I. Karau di Barito Timur
DLH Kota Tasikmalaya Tutup TPS Dadaha, Tekankan Pentingnya Kesadaran Warga
Tekan Angka Kemiskinan, Pemkab Garut Perkuat Kolaborasi Lintas Sektor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:44 WIB

Wujudkan Lansia Aktif dan Mandiri, Pemkot Tasikmalaya Buka Ceramah Umum Sekolah Lansia

Rabu, 22 Juli 2026 - 19:06 WIB

Bahas Pengelolaan Aset, Komisi II DPRD Jeneponto Konsultasi ke BKAD Sulsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:16 WIB

Dinas KUMKM Perindag Kota Tasikmalaya Ajak Masyarakat Bersinergi Berantas Koperasi Liar

Rabu, 22 Juli 2026 - 17:02 WIB

Memasuki Musim Kemarau, Camat Paku Paskahariadi Imbau Masyarakat Cegah Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:49 WIB

Pelantikan MWC NU se-Jeneponto, Bupati Dorong Sinergi Organisasi Keagamaan dan Pemda

Berita Terbaru