Wisuda dan Pentas Seni, Kepsek Puji Talenta Anak Didik PAUD/TKA/TPA/MDTA Darul Fallah 

Senin, 4 Juli 2022 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Tasikmalaya – Kepsek PAUD/TKA/TPA/MDTA Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Darul Fallah merasa terkejut melihat talenta anak didiknya. Betapa tidak, penampilan pentas seni kreativitas anak didiknya sangat memanjakan mata.

Ucapan tersebut diucapkan Mulyono saat menyaksikan pergelaran acara pelepasan dan perpisahan anak didiknya yang dilaksanakan di Jalan Cagak RT 01/12 Kelurahan Sambongjaya, Mangkubumi Kota Tasikmalaya, Minggu kemarin (02/07/2022).

Saat Mulyono memasangkan kalungan medali tanda kelulusan, dia tampak terharu dengan semangat menggebu anak-anak usia dini saat menampilkan talenta.

“Saya merasa bangga melihat talenta yang ditunjukkan anak anak dengan semangat, kami merasa terharu sekaligus mengapresiasi dengan pencapaian, baik di bidang ilmu maupun talenta yang mereka tampilkan pada hari ini,” ungkapnya.

Mulyono berpesan kepada para orang tua, mereka harus bangga dengan bakat yang dimiliki oleh sang anak. Dia meminta bakat tersebut harus tetap diasah dan pendidikan anak anak harus dilanjutkan ketingkat yang lebih tinggi.

“Selamat kepada para orang tua serta guru guru yang telah berhasil mengajarkan ilmu pengetahuan dengan sabar ke anak anak/murid,” ucap Mulyono.

Wisuda dan Pentas Seni Anak Didik
PAUD/TKA/TPA/MDTA Darul Fallah

Senada, Hj Sri Nuryeni Plt Lurah Sambongjaya dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada wisudawan dan wisudawati yang telah berhasil mengikuti kegiatan belajar mengajar di pendidikan Darul Falah yang nantinya akan memasuki jenjang pendidikan ke sekolah dasar.

Hj Sri membahas tentang masalah stunting yang tengah gencar dibicarakan saat ini. Menurutnya, bahwa kasus stunting adalah kondisi balita ketika memiliki tinggi badan dibawah rata-rata, hal ini akibat kurangnya asupan gizi yang diberikan.

“Stunting berpotensi memperlambat perkembangan otak, dengan dampak jangka panjang berupa keterbelakangan mental , rendahnya kemampuan belajar dan resiko serangan penyakit kronis,” pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut, anak usia dini berperan sangat proporsional. Ada yang menjadi master of ceremony (MC) Membaca Al Qur’an, berdoa, serta pentas seni. (Tasik9).

Loading

Berita Terkait

Polsek Tanjung Bintang Ringkus 5 Spesialis Pencuri Kabel PLN, Beraksi Antar Kabupaten
Patroli Polsek Banyuresmi Kembali Tertibkan Pelajar Bolos Sekolah  
Komisi III DPRD Minta BPN Tegas Soal Dokumen Lahan Lapangan Padel: “Jangan Ada Multitafsir”
Ngarumat Hulu Cai: Paguron Trah Karsid Ingatkan Pentingnya Jaga Alam dan Budaya di Gunung Kokosan
Sidang Kasus Penusukan Cieunteung Diwarnai Aksi Protes Keluarga Korban
Kapolres Garut Sambut Menhan Sjafrie Sjamsudin di Cikelet, Perkuat Keamanan Wilayah Selatan
Ketua Komisi III DPRD Warning Pengelola SPPG Awipari: PBG Tak Akan Terbit Jika Tabrak Sempadan Sungai
Eksekusi Lahan Gereja GKPI Salak Tuntas, Ratusan Personel Gabungan Pastikan Situasi Aman Terkendali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 22:44 WIB

Polsek Tanjung Bintang Ringkus 5 Spesialis Pencuri Kabel PLN, Beraksi Antar Kabupaten

Rabu, 22 April 2026 - 22:17 WIB

Patroli Polsek Banyuresmi Kembali Tertibkan Pelajar Bolos Sekolah  

Rabu, 22 April 2026 - 22:01 WIB

Komisi III DPRD Minta BPN Tegas Soal Dokumen Lahan Lapangan Padel: “Jangan Ada Multitafsir”

Rabu, 22 April 2026 - 21:45 WIB

Ngarumat Hulu Cai: Paguron Trah Karsid Ingatkan Pentingnya Jaga Alam dan Budaya di Gunung Kokosan

Rabu, 22 April 2026 - 21:27 WIB

Sidang Kasus Penusukan Cieunteung Diwarnai Aksi Protes Keluarga Korban

Berita Terbaru

Berita terbaru

Patroli Polsek Banyuresmi Kembali Tertibkan Pelajar Bolos Sekolah  

Rabu, 22 Apr 2026 - 22:17 WIB