Warga Sukalaksana Menjerit Soal Jalan Rusak Sejak 1982, Anggota DPRD Dapil 1 Malah Tak Hadir

Selasa, 20 Januari 2026 - 21:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 Kelurahan Sukalaksana, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, berlangsung tanpa kehadiran satu pun anggota DPRD dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1, Selasa (20/01/2026).

Meski tidak dihadiri wakil rakyat, acara yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Sukalaksana ini tetap berjalan khidmat dengan dihadiri Camat, Lurah, perwakilan Bappelitbangda, serta berbagai elemen masyarakat mulai dari RT, RW, hingga tokoh agama.

Isu infrastruktur menjadi “bom waktu” yang meledak dalam forum tersebut. Kasipem Trantibum Sukalaksana, Asep Roni, S.IP., mengungkapkan keprihatinan mendalam atas kondisi jalan di jalur utara (Cibatu, Bengkok, Cinangsi, hingga Cipeteuy).

Jalan tersebut yang menjadi rute angkutan material sejak meletusnya Gunung Galunggung tahun 1982 tersebut kini dalam kondisi hancur berat.

“Ketidaknyamanan warga akibat rusaknya jalan sudah tidak bisa ditutup-tutupi lagi. Penyumbang utama kerusakan adalah angkutan over kapasitas yang intensitasnya sangat tinggi. Kami mendorong pemerintah pusat, provinsi, dan kota untuk membangun jalan dengan kualitas yang memadai,” ujar Asep Roni.

Ia menambahkan, dampak jalan rusak ini sangat sistemik; mulai dari menghambat distribusi hasil tani, pemborosan bahan bakar, hingga masalah kesehatan akibat debu dan kebisingan yang mengganggu stabilitas emosional warga.

Ketua LPM Kelurahan Sukalaksana, Emas Mulyadi, menyatakan bahwa meski undangan telah dilayangkan kepada seluruh anggota dewan Dapil 1, tidak ada satu pun yang hadir.

Ia menduga para wakil rakyat lebih memprioritaskan agenda kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang sedang berada di Kota Tasikmalaya.

“Kami memaklumi mungkin agenda dewan sangat padat mendampingi kunjungan Wapres. Namun, kami sangat berharap partisipasi dan bantuan nyata dari para wakil rakyat Dapil 1. Tolong realisasikan pembangunan prioritas kami, terutama jalan dari RW 10 sampai RW 4 yang sudah lama hancur,” tegas Emas.

Selain jalan, warga juga mengusulkan pembangunan Posyandu dan perbaikan irigasi pertanian yang kini banyak yang jebol dan memicu banjir di areal persawahan.

Lurah Sukalaksana, Rifa Martina, S.Sos., menyatakan bahwa seluruh usulan masyarakat, terutama jalan gang pemukiman dan Posyandu, akan diselaraskan dengan program unggulan Walikota.

Senada dengan Lurah, Asep Roni menyebutkan bahwa estimasi biaya untuk perbaikan jalan utama mencapai sekitar Rp4 miliar lebih. Ia berharap absennya dewan secara fisik tidak memutus aliran aspirasi melalui Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dewan nantinya.

“Kami harap bapak-bapak dewan tetap bisa menerima informasi aspirasi ini secara tertulis. Jangan sampai saat warga merasakan kesulitan, wakil rakyat tidak hadir atau tidak peduli, karena itu akan menimbulkan preseden buruk ke depannya,” pungkas Asep Roni.

Forum Musrenbang ditutup dengan harapan besar agar draf usulan Sukalaksana dapat dikawal ketat di tingkat kecamatan hingga tingkat kota, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat di pinggiran utara Kota Tasikmalaya.

Loading

Penulis : Momon

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung
Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar
Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP
Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam
Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya
Dugaan Pungli di Jembatan Ciloa Jadi Sorotan, Pemkab Tasikmalaya Siapkan CCTV dan Penerangan
Berlaku Hingga 17 November, Ini Syarat Manfaatkan Program Keringanan PBB-P2 Kota Tasikmalaya
Kopi Cakbrun, Hadirkan Aroma Khas Lereng Gunung Cakarabuana, Siap Tembus Pasar Internasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:31 WIB

Polsek Patangkep Tutui Selidiki Temuan Mayat Perempuan Lansia dengan Luka Bakar

Rabu, 28 Oktober 2026 - 09:23 WIB

Bupati Tasikmalaya Soroti Minimnya Minat MIPA, STEM Didorong Sejak PAUD hingga SMP

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:16 WIB

Warga Keluhkan Proyek Drainase di Kelurahan Sukamenak, Pejabat Pemkot dan Pelaksana Bungkam

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:05 WIB

Kemendikdasmen Dorong Terwujudnya Sekolah Aman dan Berintegritas di Tasikmalaya

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polisi Ungkap Penyalahgunaan Solar Subsidi 8.400 Liter di Katibung

Rabu, 28 Okt 2026 - 11:15 WIB