Wabup Tasikmalaya: Kritik Warga Penting, Asal Santun

Kamis, 4 September 2025 - 15:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan bahwa pemerintah daerah selalu membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik dan aspirasi.

Menurutnya, masukan dari warga adalah bagian penting dari proses pembangunan dan juga merupakan hak setiap orang dalam sistem demokrasi.

Asep menyampaikan hal itu saat dimintai tanggapan mengenai dinamika sosial dan politik di berbagai daerah di Indonesia belakangan ini.

Ia mengaku pihaknya menghormati sepenuhnya suara masyarakat, sepanjang disampaikan dengan cara yang santun dan tidak menimbulkan dampak buruk.

“Semua kritik itu baik, karena tujuannya untuk perbaikan. Tapi yang lebih penting adalah cara penyampaian. Kalau disampaikan dengan sopan, maka akan lebih mudah dipahami dan ditindaklanjuti,” ujar Asep, Kamis (4/9/2025).

Ia menekankan bahwa demokrasi tidak bisa dilepaskan dari adanya perbedaan pandangan. Namun perbedaan itu harus dikelola dengan bijak agar tidak berubah menjadi gesekan sosial.

Oleh karena itu, ia berharap masyarakat tetap menjunjung tinggi etika saat mengemukakan pendapat di muka umum.

“Pada akhirnya, semua akan jelas jika aspirasi disampaikan dengan baik. Pemerintah tentu akan menampung dan menindaklanjuti sesuai kemampuan dan kewenangan,” tambahnya.

Di sisi lain, Asep juga menyoroti maraknya aksi unjuk rasa di sejumlah daerah di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir.

Menurutnya, dinamika itu adalah hal wajar dalam iklim demokrasi, namun tidak serta merta membawa pengaruh negatif ke Kabupaten Tasikmalaya.

“Di daerah lain memang ada unjuk rasa, tapi di Kabupaten Tasikmalaya tetap kondusif. Hal ini bisa tercapai karena kerjasama semua pihak, baik aparat, tokoh masyarakat, maupun warga yang sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa stabilitas wilayah adalah modal penting bagi pembangunan daerah. Dengan situasi yang aman, pemerintah bisa lebih fokus menjalankan program kerja, sementara masyarakat dapat beraktivitas tanpa gangguan.

“Yang paling utama adalah kebersamaan kita dalam menjaga situasi tetap damai. Kalau ada yang ingin disampaikan, pintunya selalu terbuka. Tidak perlu dengan cara-cara yang merugikan,” ucap Asep.

Pernyataan Asep ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat.

Ia berharap pola komunikasi yang baik antara warga dan pemerintah bisa terus terjalin sehingga berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan musyawarah.

Di tengah kondisi nasional yang kerap diwarnai gelombang protes, Kabupaten Tasikmalaya dinilai cukup solid dalam menjaga suasana yang aman.

Asep menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang sudah berperan aktif menjaga harmoni di daerahnya.

“Tidak ada yang bisa berjalan sendiri. Pemerintah butuh dukungan masyarakat, dan masyarakat pun butuh pemerintah. Jika semuanya bersinergi, insya Allah pembangunan daerah akan lebih cepat terwujud,” pungkasnya.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Obelix Sea View, Wisata Hits Jogja dengan Sunset Pemandangan Samudra Hindia
Lestarikan Budaya Sunda, Ratusan Siswa SD di Bungursari Kota Tasikmalaya Ikuti FTBI 2026
Tinjau Lokasi, Dinas PUTR Temukan Pelanggaran Serius Bangunan SPPG di Sempadan Sungai Ciwangsa
Miris! Dua Pelajar SMA di Garut Terciduk Jualan Miras, Begini Nasibnya Sekarang
Sungai Sirau Tercemar? Jejak Aktivitas Tambang dan Dugaan Pelanggaran Perizinan di Barito Timur
Sidak Senpi di Pakpak Bharat, Tim Divpropam dan Slog Polri Tidak Temukan Pelanggaran Prosedur
Semangat Kebersamaan Awali Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Meranti
Peluang Emas, Pemerintah Buka Lowongan Posisi Manager Kopdes, Lolos Seleksi Jadi Pegawai BUMN 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:54 WIB

Obelix Sea View, Wisata Hits Jogja dengan Sunset Pemandangan Samudra Hindia

Jumat, 17 April 2026 - 13:29 WIB

Lestarikan Budaya Sunda, Ratusan Siswa SD di Bungursari Kota Tasikmalaya Ikuti FTBI 2026

Jumat, 17 April 2026 - 12:27 WIB

Tinjau Lokasi, Dinas PUTR Temukan Pelanggaran Serius Bangunan SPPG di Sempadan Sungai Ciwangsa

Jumat, 17 April 2026 - 12:00 WIB

Miris! Dua Pelajar SMA di Garut Terciduk Jualan Miras, Begini Nasibnya Sekarang

Jumat, 17 April 2026 - 11:35 WIB

Sungai Sirau Tercemar? Jejak Aktivitas Tambang dan Dugaan Pelanggaran Perizinan di Barito Timur

Berita Terbaru