Viral Video Mesum, Al Mumtaz Sambangi Hotel Horison

Rabu, 17 Mei 2023 - 10:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Video pasangan yang diduga melakukan adegan mesum di salah satu Hotel Horison Kota Tasikmalaya menjadi topik hangat.

Menyikapi itu, sejumlah aktifis ormas Islam yang tergabung dalam wadah A l Mumtaz (Aliansi Aktifis dan Masyarakat Muslim Tasikmalaya) mendatangi Hotel yang berada di kawasan Jl.Yudanegara Kota Tasikmalaya, Selasa (16/5/2023).

Kedatangan para tokoh agama tersebut untuk meminta klarifikasi atas peristiwa yang mencoreng nama baik kota santri.

Ketua Almumtaz Ust Hilmi Afwan Hilmawan mendesak pihak berwenang untuk segera menyelidiki kasus tersebut dan memprosesnya sampai tuntas bila terbukti melanggar hukum.

“Pihak hotel diminta agar mematuhi Perda Tata Nilai No 7 Tahun 2014 sehingga marwah kota santri tetap terjaga dengan baik,” pinta Ust Hilmi.

Sementara itu, Ketua LPD MM (Lajnah Perwakilan Daerah Majelis Mujahidin) Kota Tasikmalaya Ust Acep Lugeza memaparkan tentang latar belakang kedatangan Almumtaz adalah untuk meminta klarifikasi mengenai video yang beredar.

Ust Acep menegaskan, kalau benar lokasi di video tersebut terjadi di horison, maka pihaknya terpanggil untuk menyampaikan nasihat kepada pengelola hotel.

“Agar pelaku tidak senonoh tersebut dapat segera terlacak, dengan memberikan informasi sedetail mungkin kepada pihak penegak hukum,” tegas Acep di hadapan peserta audiens.

“Kami juga meminta agar PHRI sebagai wadah organisasi perhotelan untuk tidak ragu memberikan teguran kepada pengelola hotel yang terbukti melanggar Perda Tata Nilai,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Ust Abu Hazm selaku Sekjen Al Mumtaz meminta penjelasan pengelola hotel yang lebih mendalam terkait kejadian tersebut.

Menurut Abi Hazm, penjelasan pihak management di media dianggap terlalu sederhana, seolah menyepelekan masalah.

Ketua DPW FPI Kota Tasikmalaya KH Muhammad Yan yan Al Bayani.S.Kom.I., M.Pd menegaskan, bahwa kedatangan para ulama dan pimpinan ormas Islam Kota Tasikmalaya murni dengan membawa cinta.

“Ini cinta terhadap kota santri yang mesti dijaga bersama sama oleh semua elemen. Beredarnya video tersebut sangat mencoreng moreng nama baik kota santri,” sebutnya.

“Andai benar bahwa isi dari video tsb adalah adegan dewasa maka pelaku adegan tsb dan penyebarnya harus diusut sesuai perundang undangan yang berlaku,” sambung Ust Yan Yan.

Bahkan dirinya mendesak agar pihak hotel lebih selektif lagi dalam menerima tamu, sehingga tidak ada celah bagi pasangan selingkuh atau pelaku prostitusi (zina) masuk menggunakan fasilitas hotel yang seyogianya digunakan untuk beristirahat bukan untuk melakukan tindakan mesum atau kemaksiyatan lainnya.

“Bila ada para pengelola hotel yang terbukti membiarkan perilaku mesum di hotelnya, maka ia dan segenap para ulama serta ormas ormas islam tidak segan segan untuk mengajukan permohonan pembekuan izin hotel yang bersangkutan,” tegas ust Yan Yan dengan nada berapi api.

Pada kesempatan itu pula, dirinya meminta pengelola hotel Horison serta hotel lainnya yang ada di Kota Tasikmalaya untuk memasang papan himbauan di tiap kamar berupa larangan tamu hotel membawa pasangan haram/bukan mahromnya.

Himbauan ini langsung direspon management hotel dengan menyatakan kesiapannya melaksanakan saran tersebut.

Menjawab desakan para ulama dan ormas islam , GM Hotel Horison meminta maaf atas kejadian dan pernyataannya di media, sekaligus menyampaikan kasus ini sudah diserahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan sejak tadi malam sudah dilakukan olah TKP oleh kepolisian, namun hasilnya masih menunggu rilis resmi kepolisian.

Kapolsek Cihideung AKP Erustiana mewakili Polresta menjelaskan bahwa benar kasus ini sudah ditangani Satreskrim Polres Kota Tasikmalaya dan saat ini dalam proses penyelidikan. Mudah mudahan dalam satu minggu sudah bisa terungkap, tegasnya.

Diakhir audiensi, Camat Cihideung, Drs H.Soni.M.Si menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian Ormas Islam atas kasus yang cukup mencoreng nama baik kota santri.

“Sehingga ke depan sinergitas antara ulama, ormas islam dan umaro terus ditingkatkan dalam merawat dan menjaga marwah kota santri,” pungkas Soni. (Red)

Loading

Berita Terkait

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid
Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal
Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia
Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 
Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?
Kader TPK Bungursari dan Sub Pos KB Harapkan Pencairan Insentif Lancar untuk BPJS
Pertamina dan Hiswana Migas Mangkir, Aliansi Lingkungan Desak DPRD Tasikmalaya Jadwal Ulang Audiensi SPBU
Keroyok Penjaga Pintu Perlintasan KA di Garut, 4 Pelaku Ditangkap Polisi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:06 WIB

Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:31 WIB

Selamatkan Sungai Kuantan, Polsek Cerenti Tertibkan 48 Rakit Tambang Emas Ilegal

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:30 WIB

Bupati Jeneponto Hadiri Upgrading dan Silaturahim Muballigh Yayasan Dewan Dakwah Turatea Indonesia

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:04 WIB

Kades Wuran Geram, PT Mulia Pilar Nusantara Diduga Bebaskan Lahan Tanpa Sosialisasi 

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:11 WIB

Tagih Janji Dedi Mulyadi, Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya Masih “Slogan”, Apakah Menguap di Dinas Terkait?

Berita Terbaru