Tasikmalaya, MNP.com – Sebagai upaya untuk mengatasi permasalahan sampah di Kota Tasikmalaya, PJ. Wali Kota Tasikmalaya Cheka menghadiri acara Panen Perdana Maggot di Bank Sampah Tunas Mulia, Kel Ciherang Kec Cibeureum, Kamis (12/01/2023).
Turut hadir Unsur Forkopimda Kota Tasikmalaya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tasikmalaya, Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, perwakilan Bank BJB Kota Tasikmalaya, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Pj. Wali Kota Tasikmalaya Cheka berencana akan menyiapkan Maggot Award dengan berbagai kategori sebagai apresiasi kepada masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selain itu, ada tambahan program dengan memberikan poin kepada masyarakat yang telah mengumpulkan maggot dan diakumulasi dalam 3 bulan yang nantinya dapat ditukarkan dengan hadiah,” tandasnya.
Sebagai informasi, di Kota Tasikmalaya, sampah yang masuk ke TPA Ciangir sebanyak 220 Ton dan 70% nya adalah sampah organik. Angka ini terus bertambah dan akan mengakibatkan TPA Ciangir sulit untuk menampung sampah.
Untuk itu perlu dilakukan upaya serius untuk menanggulangi sampah di Kota Tasikmalaya yang salah satunya adalah budidaya maggot yang merupakan salah satu upaya dalam mengurangi produksi sampah organik sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.
Beberapa waktu lalu Bank Sampah Tunas Mulia yang berada di Kelurahan Ciherang mulai melakukan budidaya maggot sebagai upaya alternatif dalam mengurangi sampah organik, dan pada hari ini dilaksanakan panen maggot perdana.
Sampai saat ini data yang diperoleh dari Biomag untuk jumlah sampah organik yang telah diurai di 50 titik sebaran Maggot Area Ciherang sudah mengurai sampah sebanyak 1.436 Kg sampah, Sehingga lambat laun Kota Tasikmalaya diharapkan akan kembali menjadi Kota yang resik. (Insani)
![]()









Tinggalkan Balasan