Tasikmalaya, MNP – Kawasan Dadaha akan dijadikan sebagi etalase kota Tasikmalaya, karena posisinya yang strategis. Selain itu, pengelolaan Situ Gede yang menjadi destinasi wisata kota Tasikmalaya.
Hal itu dikatakan Deddy Mulyana,S.STP. M.Si Kadis Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporabudpar) saat sambutan acara Musrenbang lintas sektoral di Gedung Kesenian Kota Tasikmalaya, Selasa (14/02).
Dalam kesempatan itu, Deddy juga memaparkan beberapa program yang telah berjalan di Internal Disporabudpar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ya, mulai dari pengelolaan sampah organik, budidaya maggot hingga orang tua asuh untuk anak stunting,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Tasikmalaya Ivan Dicksan meminta antara kedinasan harus saling berkolaborasi, saling mendukung bekerja sama dan saling bersinergi, termasuk dengan stakeholder lainnya.
“Agar pembangunan Kota Tasikmalaya terus tumbuh maju dan berkembang dari bagaimana cara pengemasannya,” tandasnya.
Turut hadir Anggota DPRD Komisi II Kota Tasikmalaya, Perwakilan OPD Se-Kota Tasikmalaya, Budayawan Kota Tasikmalaya, Ketua DKKT, Ketua TCIC, Ketua KONI, Ketua KNPI, serta tamu undangan lainnya. (Sn)
![]()









Tinggalkan Balasan