Tasikmalaya, MNP – Sebelum memasuki acara inti pernikahan, calon mempelai biasanya akan melalui ritual siraman.
Pasalnya, bagi masyarakat Jawa dan Sunda, siraman seolah menjadi tradisi yang tak bisa ditinggalkan. Karena, dalam prosesi ini tersirat harapan agar calon pengantin bersih dari kesalahan di masa lalu.
Salah satunya pengantin wanita asal kelurahan Karikil Mangkubumi kota Tasikmalaya Nuriyani Khoerul Istikomah yang akan melangsungkan pernikahan dengan Anas Nasrulloh besok di komplek pesantren Asuhada, Minggu (30/04).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebagai insan yang patuh kepada ajaran agama Islam Nuriyani Khoerul Istikomah tidak seperti pasangan yang lain.
Dia Ta’aruf dengan pasangannya setelah dikenalkan oleh kakaknya sekitar tahun lalu, tidak saling mengenal dan bertatap muka dengan tekad keyakinan bahwa pernikahannya akan bahagia.
Nuriyani Khoerul Istikomah pengantin wanita asal Karikil ini mengaku dengan adanya acara siraman ini berharap sebelum menikah bersih lahir maupun batin.
“Sehingga pernikahannya dengan pasangannya bahagia sampai ajal menjemput,” ungkapnya kepada MNP Sabtu (29/04).
Menurutnya, semuanya prosesi diperlukan untuk menghasilkan rumah tangga yang baik dan dapat berjalan dengan sangat lancar.
“Saling percaya dan saling cinta menjadi satu di antara kunci yang akan menyatukan pasangan selamanya. Perasaan cinta akan benar-benar dapat dibuktikan melalui sebuah pernikahan,” tandasnya. (Gobreg)
![]()









Tinggalkan Balasan