Tasikmalaya, MNP – Kelurahan Bantarsari Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya menggelar Pelatihan Keterampilan Kemampuan Berbahasa Formal (Public Speaking) bagi masyarakat.
Kegiatan dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia di tingkat kelurahan ini dibuka langsung oleh Camat Bungursari, Selasa (07/10/2025).
Nampak hadir unsur Muspika, Babinsa, Pokmas, Karang Taruna, Ketua RW, kader, serta perwakilan masyarakat dari tiap RW dengan menghadirkan dua narasumber dari SKB Kota Tasikmalaya dan LPK Talita Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Lurah Bantarsari, Yanuar Yoan Nugraha, menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.
“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan pelatihan public speaking untuk masyarakat, terutama generasi muda, agar mereka memiliki bekal kemampuan berbahasa yang baik dan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Yoan.
Adapun lanjutnya, peserta berjumlah sekitar 32 orang yang merupakan utusan dari tiap RW, termasuk kader.
“Harapannya, para peserta dapat menyerap ilmu yang disampaikan narasumber, meningkatkan rasa percaya diri, serta menjadi contoh dalam berkomunikasi yang baik dan efektif di masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Tatang Supriadi, selaku Ketua Pokmas Kelurahan Bantarsari, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan hasil koordinasi berbagai pihak.
“Alhamdulillah kegiatan pelatihan public speaking dapat terlaksana dengan baik. Kami sebagai Pokmas selalu berkoordinasi dengan semua elemen, termasuk media, agar setiap kegiatan memberi manfaat dan solusi terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.
Salah satu narasumber dari SKB Kota Tasikmalaya, Dede Tintin, S.Pd., menjelaskan pentingnya kemampuan berbicara di depan umum bagi masyarakat.
“Public speaking ini sangat berguna, terutama bagi warga belajar yang belum mengenalnya,” ucap Dede Tintin.
Dirinya menyebut, dengan pelatihan ini mereka bisa memahami komunikasi verbal dan nonverbal, serta menggunakannya sebagai alat komunikasi yang baik di masyarakat.
“Bahkan bagi mereka yang suatu saat menjadi pemimpin, kemampuan berbicara yang baik akan sangat penting,” katanya.
Narasumber lainnya dari LPK Talita Indonesia, Elisa Tri Wahyuni, S.Sos., M.M., menyoroti aspek teknis dalam komunikasi efektif.
“Komunikasi adalah kunci utama dalam kehidupan bermasyarakat. Tanpa komunikasi yang efektif, sulit tercapai kesepahaman,” bebernya.
Elisa menambahkan, pelatihan ini mengajarkan bagaimana menggunakan bahasa formal secara tepat agar pesan bisa diterima dan dipahami dengan baik.
“Dengan begitu, masyarakat dapat menyalurkan keinginan dan kepentingannya secara selaras,” jelasnya.
Salah satu peserta pelatihan, Aam Amalia, mengaku antusias mengikuti kegiatan ini.
“Pelatihan public speaking ini sangat menarik. Kami jadi tahu teknik berbicara di depan umum agar tidak grogi. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini bisa rutin dilaksanakan karena sangat bermanfaat,” ujarnya.
Kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menjadi langkah nyata dalam pemberdayaan masyarakat Kelurahan Bantarsari untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan berbahasa formal.
Dampaknya kedepan warga lebih percaya diri, berwawasan luas, dan siap menghadapi tantangan sosial di masa mendatang.
![]()
Penulis : Hendrik
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan