Tingkatkan Daya Beli, Warga Bungursari Membludak Datangi Pasar Murah Rakyat

Jumat, 25 November 2022 - 11:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP.com – Gerakan nasional pengendalian inflasi terus digalakkan pemerintahan. Hal itu, dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.

Seperti Pasar Murah Rakyat Kota Tasikmalaya yang dilaksanakan di halaman Kecamatan Bungursari Kota Tasikmalaya dengan menyajikan pangan murah, Jumat (25/11/2022).

Kegiatan ini, hasil kerjasama antara Pemerintahan Kota Tasikmalaya melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan dan Bank Indonesia.

Ketua Panitia Aan Rukiman mengatakan, semua kalangan berpartisipasi dari Komunitas Wanita Tani (KWT) dan pengusaha, bahkan pihak kec Bungursari juga mengeluarkan komoditas daging dan telur.

“Saya apresiasi dan ucapkan terimakasih kepada Bank Indonesia yang sudah memberikan stand, juga kepada Pemkot melalui dinas terkait dan Camat Bungursari yang memfasilitasi tempat,” ungkapnya.

Menurut Aan, adanya pasar murah rakyat ini sangat membantu perekonomian warga pra sejahtera. Itu bisa dilihat dari antusias warga yang membludak mendatangi kegiatan ini.

“Komoditas disini jauh dibawah harga pasar dan terjangkau oleh masyarakat. insyaAlloh pasar murah rakyat ini berlangsung dua hari sampai besok tanggal 26 November 2022,” jelas Aan.

Pria yang notebene menjabat Ketua Gapoktan Bungursari ini berharap, agar Pemkot Tasikmalaya melalui Dinas Indag jangan hanya menuntut hasil produksi, tapi harus memikirkan pemasarannya.

“Kita disini pinta kawasan Minapolitan, potensi besar dalam hal produksi sandang di Kota Tasikmalaya. Harus dimanfaatkan dan didukung penuh oleh pemerintah agar daya jual naik signifikan,” pinta Aan.

Sementara itu, Asep Devo Ketua PAC PDI Perjuangan kecamatan Bungursari mendukung langkah pemerintah mengadakan pasar murah tersebut.

Menurutnya, kondisi masyarakat pasca Pandemi sangat, lantaran itu, dengan adanya pasar murah ikut membantu dalam perekonomian dan membantu dalam daya kebutuhan masyarakat.

“Mudah-mudahan kedepannya bisa seperti ini. Sekarang ada PJ Walikota baru, itu bisa minimal lah sebulan satu kali ada pasar murah di tiap kecamatan,” kata Asep Devo. (Haris).

Loading

Berita Terkait

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan
Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’
Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK
PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab
Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo
Diduga Buang Limbah Ilegal, LSM JSI dan SBT Laporkan Perusahaan di Tasikmalaya
Viral Aksi Dugaan Kekerasan di Medsos, Dandim 0612/Tasikmalaya Bantah Keterlibatan Anggota
BPBD Tasikmalaya Dinilai Lamban, Uus Janur Soroti Longsor di SDN Cikembang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:10 WIB

Pernikahan Massal Katolik di Ampah: 14 Pasangan Resmi Terikat Sakramen Perkawinan

Minggu, 19 April 2026 - 16:56 WIB

Eksotisme Galunggung Memikat Ratusan Peserta Fun Trekking ‘Explore Nature Feel The Energy’

Minggu, 19 April 2026 - 15:33 WIB

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Minggu, 19 April 2026 - 15:03 WIB

PKN Enrekang Bongkar Dugaan Pungli: Jalan Provinsi Jadi Ladang Parkir Liar Pemkab

Sabtu, 18 April 2026 - 15:52 WIB

Uji DNA Identik dengan Bayi, Ungkap Kakek Korban sebagai Pelaku di Sidomulyo

Berita Terbaru

Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Garut, Asep Rahmat

Berita terbaru

Aturan APBD 2027 Mengancam? Ini Jawaban DPRD Garut untuk Para Guru PPPK

Minggu, 19 Apr 2026 - 15:33 WIB