Tiang Kabel Optik di Tasikmalaya ‘Beranak Pinak’, Pemerhati Lingkungan Minta Penataan

Senin, 11 Agustus 2025 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Fenomena tiang telepon dan kabel optik yang menumpuk di salah satu sudut Kota Tasikmalaya menjadi sorotan warga. Dari awalnya hanya satu tiang penopang jaringan, kini berdiri berderet hingga menutupi pandangan dan mengganggu estetika kota.

Pemandangan ini terjadi di kawasan yang mestinya rapi dan tertata. Ironisnya, di kota yang terkenal subur dan asri, tiang-tiang tersebut justru “tumbuh” seperti beranak pinak. Alih-alih menandakan kemajuan, kondisi ini dianggap bentuk kelalaian dalam pengelolaan tata ruang.

Pemerhati lingkungan Kota Tasikmalaya, Indra, dalam wawancara pada Senin (11/8/2025) siang di Jalan Yudanegara, menilai penumpukan tiang ini akibat kurangnya koordinasi antara penyedia layanan telekomunikasi dan pemerintah daerah.

“Setiap operator seolah memasang tiang sendiri tanpa memanfaatkan tiang yang sudah ada. Akibatnya, di satu titik bisa ada beberapa tiang dengan fungsi sama,” ujarnya.

Indra menambahkan, persoalan ini bukan hanya soal keindahan, tetapi juga menyangkut keselamatan, pasalnya tiang yang terlalu banyak dan berdiri dekat jalan.

Tentunya hal itu dapat mengganggu mobilitas pejalan kaki dan membahayakan saat terjadi angin kencang atau kabel putus.

“Selain itu, deretan tiang juga menutupi pandangan ke toko atau kios, yang berpotensi menurunkan omset pedagang,” jelas Indra.

Ia mendorong pemerintah kota segera membuat regulasi tegas tentang pemasangan tiang, termasuk opsi sharing pole atau penanaman kabel di bawah tanah (ducting). “Kalau ada koordinasi, kota bisa tetap rapi, aman, dan efisien,” tegasnya.

Indra berharap langkah konkret segera diambil sebelum wajah kota semakin tercoreng. “Kota yang indah bukan hanya soal taman dan lampu, tapi keteraturan semua elemen, termasuk tiang kabel optik,” pungkasnya.

Loading

Penulis : SN

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil
6 Tahun Konsisten, Politisi PKB Asep Endang M Syam Kembali ‘Traktir Qurban’ untuk Lansia Jompo
Saat Prajurit Berbagi Kebahagiaan: Idul Adha Kodim 0612/Tasikmalaya Penuh Makna dan Kepedulian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Ilustrasi

Berita terbaru

Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:54 WIB