Terkait Sengketa Tanah Perumahan, LSM FORDEM Sambangi BPN Kota Tasikmalaya

Selasa, 25 November 2025 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Polemik sengketa tanah milik ahli waris H. Enjang dan sejumlah warga di kawasan Perumahan Bumi Pesona Siliwangi seperti bola panas yang siap melihat oknum yang terlibat.

Pasalnya, sampai saat ini belum juga menemukan titik terang. Hal itu membuat LSM Fordem (Forum Demokrasi Masyarakat Madani) menggelar audiensi resmi dengan BPN Kota Tasikmalaya, Selasa (25/11/2025).

Audiensi tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat BPN, antara lain Herman dari bagian Pengadaan Tanah, Fajar dari bidang Pengukuran, Kabag Hukum BPN, serta Zam-Zam dari unsur kepolisian (APH) Polres Tasikmalaya.

Dalam forum tersebut, Tatang Sutarman, Penasehat Fordem, mempertanyakan keabsahan Sertifikat Hak Milik atas nama H. Lukman yang diketahui memiliki luas hampir 22.000 m².

“Kami menyoroti proses pelepasan hak kepemilikan sebelum tanah tersebut dibeli oleh H. Lukman,” tegasnya.

Menurut Tatang, H. Lukman memang benar pernah membeli tanah seluas 300 bata dari almarhum Gaos, namun ia menegaskan bahwa lokasi tanah tersebut berbeda dengan titik lokasi yang kini dipersoalkan.

“Data tanah yang dibeli H. Lukman itu bukan berada di lokasi yang sekarang jadi objek sengketa. Lokasinya berbeda,” tegas Tatang.

Sementara itu, Ade Gunawan (Degun) dari Fordem menegaskan bahwa pihak BPN harus lebih kooperatif dalam menyelesaikan persoalan tanah milik ahli waris H. Enjang.

Ia bahkan menduga adanya keterlibatan oknum BPN di bagian pengukuran dalam penerbitan sertifikat melalui program PTSL.

Degun juga menyoroti proses pengukuran tanah yang dinilai janggal, terutama karena para pemilik lahan berbatasan tidak dihadirkan saat pengukuran dilakukan.

Dalam audiensi, Degun bertanya langsung. “Jika sertifikat H. Lukman itu sah diterbitkan BPN, tapi saat pengukuran batas barat, utara, timur, selatan tidak disaksikan pemilik lahan berbatasan, apakah itu sah secara hukum?”

Menanggapi desakan itu, Herman, staf BPN bagian Pengadaan Tanah, mengaku belum bisa memastikan legalitas proses penerbitan sertifikat tersebut.

“Untuk masalah itu saya tidak bisa langsung menyatakan sah atau tidaknya. Harus dilihat dulu data dan faktanya,” sebutnya.

Herman juga baru bertugas di BPN Kota Tasikmalaya setelah sebelumnya di Pontianak, dan belum mengkaji detail kasus sengketa tanah milik almarhum H. Enjang.

Ketua Umum Fordem, H. Ade Irawan, menegaskan bahwa pihaknya sudah melaporkan pengaduan resmi ke Polres Tasikmalaya terkait dugaan maladministrasi ini.

“Saya kira instansi pemerintah khususnya BPN dan Bapenda harus lebih kooperatif menyelesaikan persoalan krusial ini. Kasus ini sudah berlarut-larut tanpa titik terang,” ujarnya.

Degun kembali menekankan agar BPN segera membuat notulen resmi dan melakukan pengukuran ulang dengan menghadirkan semua pihak terkait.

Ia juga mengingatkan bahwa jika ditemukan bukti kuat terkait dugaan manipulasi data, tanda tangan saksi batas palsu, penyimpangan SOP penerbitan sertifikat, maka APH diminta untuk segera menindaklanjuti secara hukum.

“Jika ditemukan perbuatan manipulasi data oleh oknum BPN, Bapenda, atau pihak H. Lukman, maka aparat penegak hukum jangan pandang bulu. Tegakkan hukum secara profesional,” tegas Degun menutup audiensi.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi
Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan
Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan
Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel
Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global
Perangi Narkoba, Satresnarkoba Polres Pakpak Bharat Ringkus Seorang Petani Pemilik Sabu
Dibalik Gemuruh May Day: Suara Sunyi Buruh Masih Terpinggirkan
Kapolres Pakpak Bharat Tegaskan Personel Siap Siaga Amankan May Day: Jangan Underestimate!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:23 WIB

PD Baso Momo Jaya dan CV Assalam Family Rutin Berbagi, Karang Taruna Bantarsari: Semoga Menjadi Inspirasi

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:23 WIB

Respons Cepat Polsek Malangbong, Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Limbangan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 12:21 WIB

Bawa Kabur Mobil dan Ratusan Gas LPG, Dua Begal Perusahaan di Karangpawitan Masuk Sel

Jumat, 1 Mei 2026 - 11:32 WIB

Ketua DPD PAN Bartim Soroti Kesejahteraan Buruh di Tengah Tekanan Global

Berita Terbaru

Berita terbaru

Polsek Malangbong Tanggap Bencana, Rumah Warga Ambruk Diterjang Hujan

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:15 WIB