Terapkan Asas Ne Bis In Idem, Hakim PN Tasikmalaya Tolak Gugatan Ratusan Juta ACC Finance 

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kota Tasikmalaya menjatuhkan putusan menolak atau menyatakan gugatan PT Astra Sedaya Finance (ACC Finance) tidak dapat diterima dalam perkara melawan seorang nasabah berinisial NH. Putusan ini dibacakan dalam sidang akhir di PN Kota Tasikmalaya, Kamis (12/02/2026).

Dalam gugatannya, perusahaan pembiayaan raksasa tersebut menuntut ganti rugi materiil yang fantastis kepada NH, yakni sebesar Rp 399.794.500,-.

Namun, Majelis Hakim menilai gugatan tersebut melanggar asas Ne Bis In Idem, yakni prinsip hukum yang melarang seseorang dituntut atau diadili dua kali atas perbuatan yang sama jika sudah ada putusan hakim yang berkekuatan hukum tetap (inkracht).

Kuasa hukum NH, Asep Iwan Restiawan, S.H., M.H., menyambut baik putusan tersebut. Sejak awal, ia menilai gugatan yang dilayangkan pihak ACC Finance sangat tidak manusiawi dan terkesan mengada-ada.

“Bayangkan saja, nasabah berutang untuk beli mobil dan sudah membayar sebagian angsuran. Mobilnya sudah ditarik oleh pihak ACC, namun mereka masih meminta pengadilan menyita rumah nasabah karena alasan denda. Ini ibarat peribahasa ‘beli ayam hilang sapi’. Mau beli mobil, uang angsuran hilang, mobil hilang, dan rumah pun hampir hilang,” ujar Asep kepada media.

Asep berharap putusan ini menjadi pembelajaran berharga bagi perusahaan pembiayaan agar tidak bertindak sewenang-wenang kepada masyarakat di kemudian hari.

Senada dengan Asep, Hendi Haryadi, S.H., yang juga tim kuasa hukum NH, menyoroti ketidakprofesionalan pihak penggugat dalam perkara ini. Menurutnya, penerapan asas Ne Bis In Idem oleh hakim menunjukkan bahwa gugatan tersebut tidak memiliki landasan hukum yang kuat.

“Putusan yang menyatakan gugatan penggugat (A Quo) tidak dapat diterima karena Ne Bis In Idem ini menandakan bahwa pihak penggugat tidak profesional dan gugatannya tidak beralasan,” tegas Hendi.

Kasus ini menjadi sorotan publik karena menyangkut perlindungan hak konsumen terhadap tindakan eksekusi dan tuntutan hukum ganda dari lembaga pembiayaan. Dengan adanya putusan ini, nasabah NH dinyatakan bebas dari tuntutan materiil ratusan juta yang diajukan oleh pihak ACC Finance.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Launching Aplikasi SPMB Jeneponto 2026/2027, Menuju Transformasi Digital Pendidikan 
Raih Nilai IKPA Sempurna 100, Polres Lamsel Terima Penghargaan dari Kapolri dan Kapolda
SMKS Kesehatan Bhakti Kencana Lantik dan Ambil Sumpah 201 Siswa Angkatan XIII
Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok
Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan
Salurkan Bantuan, Dinsos Jeneponto Pastikan Jaminan Kesehatan Keluarga Lansia di Bontoramba
Impian Warga Terwujud, Jalan Penghubung Pakpak Bharat – Humbang Hasundutan Mulai Dikerjakan
Polsek Cibatu Berantas Obat Keras, Remaja Aceh Ditangkap Bersama Ratusan Butir Pil Terlarang 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:33 WIB

Launching Aplikasi SPMB Jeneponto 2026/2027, Menuju Transformasi Digital Pendidikan 

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:27 WIB

Raih Nilai IKPA Sempurna 100, Polres Lamsel Terima Penghargaan dari Kapolri dan Kapolda

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:03 WIB

SMKS Kesehatan Bhakti Kencana Lantik dan Ambil Sumpah 201 Siswa Angkatan XIII

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

Pipa Patah di Jurang Ekstrem, PDAM Enrekang Tuntaskan Perbaikan: Air Dijamin Ngalir Besok

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:50 WIB

Kisruh Dugaan Proyek Fiktif Jalan Bantayum–Badampu Memanas, Kadis PUPR Bartim Dinilai Gagal Jawab Fakta Lapangan

Berita Terbaru