Tampar Muka Pemdes Datara, Warga Swadaya Beli Mobil ‘Ambulans’

Jumat, 18 Juli 2025 - 13:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jeneponto, MNP – Publik dihebohkan dengan pembelian mobil yang dijadikan kendaraan ambulans oleh warga dusun Batu-Batua dan Dusun Karampuang di Desa Datara Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto.

Namun kabar inspiratif tersebut malah membuka isu minor yang menampar muka pemerintahan desa Datara itu sendiri.

Inisiatif ini muncul karena warga menilai keberadaan mobil siaga (ambulans) milik desa Datara seakan tidak bermanfaat bagi warganya.

Digadang gadang bakal bermanfaat, malah selama ini kurang dapat diandalkan, karena sering kali digunakan untuk keperluan pribadi oleh oknum aparat desa.

Padahal mobil siaga itu sangat penting untuk mengantisipasi keadaan darurat, seperti sakit mendadak, kecelakaan, atau keperluan mendesak lainnya.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengaku tidak ingin lagi bergantung pada mobil siaga desa, karena kadang tidak tersedia saat dibutuhkan.

“Maka kami berinisiatif untuk patungan dan membeli mobil ambulans sendiri,” ujar salah satu warga Dusun Batu-Batua, Kamis, 17 Juli 2025.

Ia juga menegaskan bahwa mobil ini murni hasil swadaya masyarakat, bukan bantuan dari pemerintah desa. Oleh karena itu, warga meminta agar identitas pada mobil tersebut mencerminkan sumber pengadaannya.

“Tulisan di mobil nanti bukan ‘Ambulans Desa Datara’, tapi ‘Ambulans Swadaya Masyarakat Dusun Batu-Batua dan Karampuang’, karena ini betul-betul hasil patungan warga, bukan dari Pemdes,” tegasnya.

Langkah ini menjadi bukti bahwa masyarakat mampu bersatu dan bergerak untuk memenuhi kebutuhan bersama bahkan tampa bantuan dari pihak pemerintah.

Saat wartawan mencoba konfirmasi Kepala Desa Datara Jufri Lau melalui aplikasi WhatsApp membenarkan hal berita tersebut.

Saat ditanya betul ini berita pak desa? Dia menjawab,” Ye, arti kata benar adanya. Ketika dimintai tanggapan, sang kades hanya menjawab sangat positif,” singkatnya.

Loading

Penulis : Mahmud Sewang

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Jeneponto Kembali Raih WTP, Bupati Paris Yasir: Bukti Komitmen Transparansi Tata Kelola Keuangan
Bangkit dari WDP, Enrekang Sabet WTP BPK 2025: Energi Baru Tata Kelola Keuangan Daerah
Bantu Warga Penderita Asma, Baznas Kota Tasikmalaya Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Nebulizer
Polisi Turun ke Ladang, Polsek Kuala Cenaku Tanam ‘Harapan’ bersama Petani 
Diduga Lebih Prioritaskan Administrasi, Pelayanan RS TMC Tasikmalaya Dikeluhkan Keluarga Korban Laka Lantas
Mahasiswa FKIP-EDU Penmas Unsil dan FK PKBM Kab Tasikmalaya Sukses Gelar Gebyar Apresiasi Pendidikan Nonformal
Saat Sang Merah Putih Berkibar, Semangat Pancasila Kembali Diteguhkan di Tasikmalaya
Semrawut dan Menjuntai, Kabel Fiber Optik di Depan Perum Andalusia Bahayakan Pengguna Jalan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:42 WIB

Jeneponto Kembali Raih WTP, Bupati Paris Yasir: Bukti Komitmen Transparansi Tata Kelola Keuangan

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:35 WIB

Bangkit dari WDP, Enrekang Sabet WTP BPK 2025: Energi Baru Tata Kelola Keuangan Daerah

Selasa, 2 Juni 2026 - 14:38 WIB

Bantu Warga Penderita Asma, Baznas Kota Tasikmalaya Salurkan Bantuan Alat Kesehatan Nebulizer

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:57 WIB

Polisi Turun ke Ladang, Polsek Kuala Cenaku Tanam ‘Harapan’ bersama Petani 

Selasa, 2 Juni 2026 - 13:48 WIB

Diduga Lebih Prioritaskan Administrasi, Pelayanan RS TMC Tasikmalaya Dikeluhkan Keluarga Korban Laka Lantas

Berita Terbaru