Tambang “Lipat” Dibantah, Dua Versi Muncul di CV. IUP HK

Kamis, 9 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto - Direktur CV SEGA, Asmadi Ranji

Poto - Direktur CV SEGA, Asmadi Ranji

BARITO TIMUR, MNP — Polemik dugaan praktik “tambang lipat” di wilayah Desa Betang Nalong, Kecamatan Patangkep Tutui, kian memanas dan membuka dua versi yang saling bertolak belakang.

Di satu sisi, pelaku usaha mengklaim seluruh aktivitas legal. Di sisi lain, pemegang IUP justru menyatakan tidak pernah memberikan izin.

Publik pun dibuat bertanya, siapa yang sebenarnya bermain di dalam wilayah tambang ini?

Direktur CV SEGA, Asmadi Ranji, tampil ke publik membantah keras tudingan adanya praktik tambang ilegal di dalam area Izin Usaha Pertambangan (IUP) milik CV Hutan Kalimantan (HK).

“Kita bekerja sesuai aturan. Semua dokumen lengkap dan aktivitas kami berada dalam area IUP HK dengan izin resmi,” tegas Asmadi dalam klarifikasinya di Tamiang Layang, Kamis (09/04/2026).

Ia mengaku kegiatan tambang telah berjalan sekitar tiga tahun dengan luasan mencapai 300 hektare.

Menurutnya, tidak ada persoalan hukum maupun pelanggaran selama operasional berlangsung. Bahkan, pihaknya disebut telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat sebelum memulai aktivitas.

Namun, pernyataan itu justru berseberangan dengan keterangan pemegang IUP, Hengky A. Garu alias Amber.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah memberikan izin kepada siapa pun untuk melakukan aktivitas penambangan di area yang kini dipersoalkan.

“IUP kami resmi dan masih berlaku. Tapi kami tidak pernah mengeluarkan SPK kepada pihak mana pun,” tegas Hengky.

Ia mengungkapkan, polemik ini berawal dari kesepakatan lama pada 2018 dengan seseorang bernama Rian yang mengklaim sebagian lahan dalam IUP sebagai milik keluarganya.

Saat itu, Rian sempat diberikan ruang bekerja dengan kesepakatan tertentu. Namun setelah ditelusuri, klaim tersebut tidak terbukti.

“Kesepakatan itu sudah tidak berlaku. Tapi sekarang masih ada oknum yang memanfaatkannya, bahkan mengaku pegang SPK. Itu tidak benar,” ungkapnya.

Hengky juga menegaskan bahwa aktivitas di lapangan, khususnya yang berada tak jauh dari jalan Pertamina, tidak pernah mendapat persetujuan perusahaan maupun arahan dari Kepala Teknik Tambang (KTT).

Di tengah silang pernyataan tersebut, fakta di lapangan justru memicu kekhawatiran warga. Aktivitas tambang yang diduga berlangsung sangat dekat dengan jalan dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan.

Desakan pun menguat agar aparat penegak hukum dan instansi teknis segera turun tangan melakukan investigasi menyeluruh.

Publik menuntut kejelasan: apakah aktivitas tersebut benar legal seperti klaim pelaku usaha, atau justru ilegal seperti yang disinyalir pemegang IUP dan warga?

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pernyataan resmi dari instansi berwenang terkait status RKAB maupun keabsahan aktivitas tambang di lokasi tersebut.

Jika dibiarkan, polemik ini bukan hanya berpotensi memicu konflik hukum, tetapi juga membuka celah kerusakan lingkungan dan ancaman keselamatan masyarakat.

Loading

Penulis : Yulius Yartono

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Cepy Avey Perbanyak Jam Terbang, Dorong Lahirnya Pilot Tandem Putra Daerah di Pasirgowong
DPD BBC Kota Tasikmalaya Ucapkan Selamat kepada Pengurus Karang Taruna Kecamatan Mangkubumi
Diikuti 37 Peserta, Ajang Kebaya dan Batik Tasik Jadi Benteng Regenerasi Budaya
Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Margaluyu Garut Gelar Tausiyah di Masjid Al-Barokah
Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja
Tunggakan Renovasi Diduga Belum Lunas, Hotel Suminar Garut Ditutup Sementara
H. Wahid: Turnamen U-40 Piala Ketua PSSI Kota Tasikmalaya Memasuki Babak Akhir Putaran Pertama
Pemkot Tasikmalaya Gagal Genjot PAD? TPP ASN Jadi Korban Pemangkasan 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:08 WIB

Cepy Avey Perbanyak Jam Terbang, Dorong Lahirnya Pilot Tandem Putra Daerah di Pasirgowong

Minggu, 20 September 2026 - 19:19 WIB

DPD BBC Kota Tasikmalaya Ucapkan Selamat kepada Pengurus Karang Taruna Kecamatan Mangkubumi

Minggu, 20 September 2026 - 19:13 WIB

Diikuti 37 Peserta, Ajang Kebaya dan Batik Tasik Jadi Benteng Regenerasi Budaya

Minggu, 20 September 2026 - 14:19 WIB

Peringati Maulid Nabi 1448 H, Warga Margaluyu Garut Gelar Tausiyah di Masjid Al-Barokah

Sabtu, 19 September 2026 - 16:27 WIB

Pengukuhan Pengurus Pusat Akademi Indoboxing Indonesia, Olahraga Jadi Benteng Kenakalan Remaja

Berita Terbaru