Sukwan Petugas Kebersihan DLH Kota Tasik Mogok Kerja, Tunggu Wabup Jabar di Stadion Wiradadaha 

Minggu, 15 Juni 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Sejumlah Sukwan DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Tasikmalaya menggeruduk stadion Wiradadaha untuk menyampaikan aspirasi ke Wakil Gubernur Jawa Barat H.Erwan Setiawan S.E, Minggu (15/06/2025).

Mereka mogok kerja, datang dari pagi sekitar pukul 07:00 wib hanya untuk menyampaikan curhatan hati sebagai Sukwan yang sudah mengabdi untuk Kota Tasikmalaya.

Herdi (30) salah Sukwan yang sudah bekerja sekitar 8 tahun mengaku hanya ingin diperhatikan oleh pemerintah.

“Kami ingin diperhatikan Pak dan kami mohon minta kebijakannya untuk dapat gaji bulanan atau ada lagi pengangkatan Sukwan menjadi ASN seperti Tahun-Tahun Kebelakang,” harap Herdi.

Dinas Lingkungan Hidup sendiri waktu lalu melalui Kabid Sampah Feri Arif Maulana meminta 105 Sukwan segera didata supaya bisa masuk ke Data Base.

Sehingga Dinas Lingkungan Hidup bisa mengajukan permohonan untuk diserahkan ke Pemkot Tasikmalaya supaya bisa dapat gaji bulanan, tapi sampai sekarang masih belum ada tanggapan.

“Tolong perhatikan dan hargai kami Pak. Saya berjuang bersama para Sukwan yang lain untuk membantu Pemkot Tasikmalaya membersihkan seluruh sampah,” harap Herdi.

Dirinya menyebut, para Sukwan sampai saat ini selama bekerja tanpa ada APD yang lengkap, bahkan kesehatan tidak terjamin. Padahal mereka juga ingin diperhatikan seperti Srikandi sampah ataupun ASN lain.

“Pekerjaan kami lebih berat bagi mereka dan bergelut dengan sumber penyakit, kotoran, belatung dan pecahan kaca yang mengakibatkan diri kami terluka,” pungkas Herdi.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026
PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup
MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan
Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?
Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum
Arga Hot Spring Hadirkan Wahana Fantastis, Diburu Wisatawan Lokal dan Luar Daerah
Sikap Tertutup Camat Baru Ciampea Terhadap Kiprah Jurnalis, Picu Spekulasi Miring Insan Pers 
Wabup Pakpak Bharat Hadiri Pisah Sambut Kepala Kantor BPN, Ingatkan Keunikan Sistem “Sukit Ni Talun”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:36 WIB

Proyek Jalan Nasional Ampah–Pasar Panas Rp23 Miliar Terus Dikebut, Target Rampung Desember 2026

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:34 WIB

PAD Tidak Tercapai, Siapa yang Bertanggung Jawab? GMNI Minta Bapenda Berhenti Tertutup

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:58 WIB

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:45 WIB

Banyak Sekolah Direvitalisasi, Mengapa SDN 3 Puspahiang Malah Terlewat?

Jumat, 19 Juni 2026 - 15:19 WIB

Desak Penegakan Hukum, Tokoh Pendiri Barito Timur Tuntut Investigasi Tuntas Dugaan Proyek Fiktif Badampu–Bantayum

Berita Terbaru

Sampai Kapan Rakyat Menjadi Kelinci Percobaan Kebijakan?

Berita terbaru

MBG Gagal, Pejabatnya Tersandung Korupsi, Kini KDMP Dipaksakan

Jumat, 19 Jun 2026 - 15:58 WIB