Study Tour Akhir Tahun, Perpisahan Kelas, antara Dilarang atau malah Dianjurkan?

Selasa, 14 Mei 2024 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis Ahmad Sofwan

Pemerhati Pendidikan

Masih ingatkan dengan Viralnya SANTRI GOES TO MECCA, 2 tahun belakangan ini (Sebenarnya sudah berlangsung 3 tahun, hanya untuk tahun pertama tidak diikuti semua lulusan santri karena alasan kondisi pasca Covid).

Bagaimanapun caranya, jika panggilan itu terjadi, maka terjadilah.

Banyak komen dan anggapan bahwa para santri Darul Arqam Muhammadiyah Garut ini adalah dari keluarga berduit.

Ya, boleh dibilang nabungnya pasti gede gede hingga di akhir tahun kelulusan mereka, mereka bisa mengadakan perpisahan kelasnya di Mekkah sambil Umroh.

Nyatanya, urusan mampu tidak selamanya nominal. Mampu itu urusan sang maha mampu. Jika DIA mau, siapa saja pasti mampu dan akan di mampukan.

Alhamdulillah, untuk kegiatan tahunan itu, pihak pondok tidak membebankan uang iuran untuk keberangkatan umroh para santri baik kepada orang tua terlebih kepada santrinya.

Keberangkatan mereka untuk umroh ke Mekkah (bagi semua santri kelas 12) sebagai bentuk reward dan apresiasi pihak pondok kepada santrinya yang lulus menyelesaikan jenjang pendidikan mereka selama 6 tahun di pondok.

Bagaimana pihak pondok bisa memberangkatkan umroh para santrinya yang berjumlah ratusan setiap tahunnya?

Tentu ada ikhtiar kuat dan maksimal yang dilakukan jajaran pengelola dalam memanage keuangan dan bidang keekonomian mereka.

Tentunya ikhtiar langit senantiasa mereka lakukan setiap waktu agar diberikan kemampuan untuk mewujudkan program tahunan itu.

Berkaca dari apa yang dilakukan pondok ini, apakah Study tour, perpisahan kelas itu harus dihapuskan?

Meskipun tentunya dengan berbagai keterbatasan, setiap tahunnya selalu diadakan evaluasi untuk memaksimalkan pelayanan dan pendidikan kepada para santri yang nyantri di pondok tersebut.

Sepertinya, pendapat pribadi saya, study tour, perpisahan kelas itu tidak usah dihapuskan.

Yang perlu dilakukan oleh dinas terkait, pihak yayasan, guru dan orang tua siswa adalah mencari solusi yang terbaik sekiranya tidak membebani keuangan orang tua siswa dan juga tidak membebani keuangan sekolah yang bisa jadi sangat terbatas.

Misal, semua keperluan siswa di sekolah, dari mulai seragam, jajanan anak siswa, ATK untuk kegiatan sekolah semua disediakan dan diperjual belikan melalui koperasi sekolah dengan harga yang wajar sesuai dengan harga pasar.

Pedagang pedagang kecil yang biasa mangkal di sekolah diajak kerjasama dengan menjadi anggota koperasi juga mitra koperasi.

Dari perputaran ekonomi di sekolah seperti itu, bisa dicek, bisa dilihat hasilnya.

Nanti SHU dari perputaran ekonomi di lingkungan sekolah yang dimanage secara profesional dan transparan bisa digunakan salah satunya untuk kegiatan study tour atau perpisahan tadi.

Syukur syukur bisa gratis, atau setidaknya bisa meringankan biayanya. Siswa senang, guru dan orang tua tenang.

Loading

Berita Terkait

Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke 62, Rutan Pemalang Salurkan Bansos
Satres Narkoba Polres Garut Ringkus Pengedar Obat Keras di Tarogong Kidul
Odong-odong Masih Bebas di Jalanan Pemalang, Organda Layangkan Kritik Pedas
Akhiri Kunker, Bias Layar Serap Aspirasi Warga Dusmala Tebama di Tamiang Layang
Harga Benur Anjlok, Pengusaha Kecil di Pesisir Lampung Selatan Tertekan
24 Jam Diburu! Bocah 15 Tahun Bobol Konter HP Enrekang, Uang Rp4 Juta Ludes Buat Top Up Game
Harapan Baru di Usia Senja: Sekolah Lansia ‘Bahagia Al-Mu’minin’ Diluncurkan di Tasikmalaya
Sidak Komisi XIII DPR RI ke Rutan Tamiang Layang, Dugaan Pelecehan Disorot, Kapasitas Overload Terungkap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 17:45 WIB

Peringati Hari Bakti Pemasyarakatan ke 62, Rutan Pemalang Salurkan Bansos

Senin, 27 April 2026 - 17:31 WIB

Satres Narkoba Polres Garut Ringkus Pengedar Obat Keras di Tarogong Kidul

Senin, 27 April 2026 - 17:21 WIB

Odong-odong Masih Bebas di Jalanan Pemalang, Organda Layangkan Kritik Pedas

Senin, 27 April 2026 - 16:42 WIB

Akhiri Kunker, Bias Layar Serap Aspirasi Warga Dusmala Tebama di Tamiang Layang

Senin, 27 April 2026 - 15:24 WIB

Harga Benur Anjlok, Pengusaha Kecil di Pesisir Lampung Selatan Tertekan

Berita Terbaru