Soal PJU, Pemkot Tasikmalaya Dianggap Gagal Penuhi Kebutuhan Dasar Masyarakat

Sabtu, 1 Februari 2025 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pemerintah Kota Tasikmalaya dianggap telah gagal dalam memenuhi kebutuhan dasar warganya, khususnya terkait dengan penerangan jalan umum (PJU) yang memadai.

PJU yang belum dimaksimalkan oleh Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya telah menyebabkan banyak masalah, mulai dari kecelakaan lalu lintas, kejahatan, hingga kesulitan bagi warga untuk beraktivitas di malam hari.

Berbicara peraturan, dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor : PM 27 tahun 2018 tentang alat penerangan jalan Mengoptimalkan fasilitas perlengkapan jalan berupa alat penerangan jalan guna mewujudkan keselamatan, keamanan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Riswara AN Ketua Komisariat STISIP Kota Tasikmalaya angkat bicara. Dirinya tidak bisa memahami mengapa Dishub Kota Tasikmalaya tidak dapat memaksimalkan dan membereskan persoalan ini, padahal berbicara anggaran itu besar untuk pengadaan PJU ini.

Pemprov Jabar mengalokasikan anggaran kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya kurang lebih sebesar Rp.16,6 Milyar, salah satunya untuk pengadaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS).

“Saya jadi berperspektif, apakah Dishub Kota Tasikmalaya tidak memiliki kemampuan teknis yang memadai dan tidak bisa melihat dimana titik lokasi yang urgent untuk di pasang PJU,” cetus Riswara, Sabtu (01/02/2025).

Menurutnya, Dishub Kota Tasikmalaya  tidak bisa terus-menerus mengabaikan persoalan ini. Lantaran itu, pihaknya menuntut untuk segera memperbaiki dan memaksimalkan PJU.

Riswara juga menuntut mereka untuk memenuhi kebutuhan dasar warganya dan meminimalisir terjadinya kecelakaan dan kriminalitas.

“Jika tidak, maka masyarakat akan terus-menerus menghadapi masalah yang sama. Masyarakat akan terus-menerus menjadi korban. Saya tidak bisa membiarkan hal ini terjadi,” pungkasnya.

 

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding
HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas
17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?
Geger Penemuan Bayi di Perum Mutiara Citra, Polisi Buru Pelaku Pembuangan
Penganiayaan Berdarah di Cisompet Garut, Kakek 74 Tahun Meninggal Dunia
Irvan Fauzi Ass, Apt, “Unang Preman Pensiun” Maju di Pilkades Sayang 2026
Polisi Tertibkan PETI di Sungai Ojolali Kuansing, Dua Rakit Dompeng Dimusnahkan
Jaga Marwah Lembaga, Ketum DAD Bartim Minta Penyelesaian Sengketa Lahan Sesuai Koridor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 19:43 WIB

Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding

Rabu, 2 September 2026 - 19:09 WIB

HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas

Rabu, 2 September 2026 - 15:16 WIB

17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?

Rabu, 2 September 2026 - 14:20 WIB

Geger Penemuan Bayi di Perum Mutiara Citra, Polisi Buru Pelaku Pembuangan

Rabu, 2 September 2026 - 13:24 WIB

Penganiayaan Berdarah di Cisompet Garut, Kakek 74 Tahun Meninggal Dunia

Berita Terbaru