Lampu PJU Mati, Warga Panunggal Sesalkan Sikap Oknum Dishub Kota Tasikmalaya

Sabtu, 8 Oktober 2022 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Penerangan jalan umum (PJU) lingkungan perumahan di berbagai kecamatan banyak yang padam, padahal sangat dibutuhkan masyarakat.

PJU yang padam, menjadi indikasi rawan tindak kejahatan serta memberi peluang besar terhadap berbagai tindak kriminalitas.

Salah satunya, PJU yang berada di jalan Panunggal RT 01/06 kelurahan / kecamatan Cipedes Kota Tasikmalaya, dengan nama Gardu MCG tiang 207 dan Gardu CKA serta Gardu Gunung Lipung yang diduga dibiarkan mati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut salah satu tokoh masyarakat RT 01 RW 06 (OR) 61 tahun mengaku sudah mencoba melaporkan kepada Dinas Perhubungan kota Tasikmalaya, tapi malah dijawab dengan nada apatis.

“Oknum pihak dishub berkata lampu PJU itu tanggung jawab masyarakat, kalau mati, beli lampunya,” ucap OR kepada MNP saat menirukan oknum tersebut, Sabtu (08/10/2022).

Padahal, lanjutnya, masyarakat harusnya menikmati lampu penerangan jalan, karena pada dasarnya, sudah membayar Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar 7 persen dari pembayaran rekening listrik setiap bulannya.

“Masalah lampu jalan merupakan tanggungjawab Pemerintah kota Tasikmalaya dan harusnya dianggarkan setiap tahunnya, baik pemeliharaan dan pemasangan baru,” kata OR.

Pada titik-titik tersebut, lampu dalam kondisi mati menyebabkan kondisi jalan gelap-gulita. Dinas Perhubungan selaku instansi yang bertanggung jawab atas lampu PJU.

“Bukan malah dibebankan kepada masyarakat dengan membayar Rp 150 ribu seperti yang dikatakan oleh oknum pegawai dishub,” tandasnya.

“Kami atas nama warga sangat menyesalkan oknum pegawai Dishub kota Tasikmalaya yang mengatakan listrik PJU untuk pengganti Bohlamnya harus memakai biaya masyarakat,” ujar OR.

Sampai berita ini dilansir, awak media belum mendapatkan klarifikasi dari pihak Dinas Perhubungan Kota Tasikmalaya terkait dugaan prilaku Oknum tersebut. (Sn)

Loading

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, BPBD Kota Tasikmalaya Distribusikan 806 Ribu Liter Air Bersih
Inspiratif, Sosok Nabil Azzahra, Siswi SMPN 16 Tasikmalaya Jadi Penceramah di SDN Panglayungan
Satresnarkoba Polres Garut Gelar Razia Miras, 109 Botol Miras Diamankan
Gencar Program Revitalisasi, Bangunan SDN Nangoh Tasikmalaya Luput Perhatian
Diduga “Mafia Kuota” KPR Subsidi BPD Sulselbar Enrekang, Pengembang Terancam Sanksi Pidana dan Admin
Lewat Tri Dharma, Universitas Sawerigading dan Polrestabes Makassar Bersinergi Cetak SDM Unggul
Miris! Dibayar Rp500 Ribu Jadi Kurir Narkoba, Terancam Hukuman Bertahun-tahun
Jaring Talenta Muda, SD Negeri 1-2 Sukaratu Tuan Rumah Festival Tunas Bahasa Ibu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:58 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Kota Tasikmalaya Distribusikan 806 Ribu Liter Air Bersih

Kamis, 3 September 2026 - 16:01 WIB

Inspiratif, Sosok Nabil Azzahra, Siswi SMPN 16 Tasikmalaya Jadi Penceramah di SDN Panglayungan

Kamis, 3 September 2026 - 14:50 WIB

Satresnarkoba Polres Garut Gelar Razia Miras, 109 Botol Miras Diamankan

Kamis, 3 September 2026 - 14:23 WIB

Gencar Program Revitalisasi, Bangunan SDN Nangoh Tasikmalaya Luput Perhatian

Kamis, 3 September 2026 - 13:43 WIB

Diduga “Mafia Kuota” KPR Subsidi BPD Sulselbar Enrekang, Pengembang Terancam Sanksi Pidana dan Admin

Berita Terbaru