Enrekang, MNP – Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Enrekang, Mukhtar, angkat bicara soal dugaan pekerjaan poros Baraka Cakke yang di kerja asal asalan.
Mukhtar mengatakan bahwa kalau melihat gambar kondisi talud yang dikerjakan, sangat jelas ada kejanggalan serius.
Menurutnya, pondasi dasar yang seharusnya menjadi penopang utama justru hanya disusun dengan satu lapis batu, sementara bagian atas dibuat lebih tebal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pola seperti ini kuat mengarah pada dugaan pemotongan volume atau pekerjaan yang sama sekali tidak mengikuti RAB dan spesifikasi teknis,” kata Mukhtar.
Dirinya menegaskan, jika benar fondasi dasar dibuat tipis seperti ini, maka proyek ini bukan hanya berkualitas buruk, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan merugikan keuangan negara.
“Ini bentuk pekerjaan yang seolah hanya mengejar tampak luar, tapi mengabaikan struktur inti yang sebenarnya paling penting,” cetusnya.
Masyarakat berhak menanyakan, dengan anggaran miliaran rupiah, kenapa pondasinya dibuat seperti bangunan tanpa perhitungan? Pemerintah dan pengawas proyek wajib turun mengecek, memeriksa ulang, dan mengambil tindakan tegas.
Mukhtar juga menambahkan bahwa jangan biarkan praktik seperti ini menjadi kebiasaan, hal seperti ini lah salah satu faktor mengakibatkan jalan di kabupaten Enrekang pada umumnya tidak bisa bertahan lama karena yg di kejar hanya keuntungan semata.
“Ini uang rakyat dan harus dipertanggungjawabkan! Apalagi lokasi poros cakke Baraka tersebut tanahnya sangat rawan longsor dengan fondasi seperti di gambar hampir bisa di pastikan tidak akan bertahan lama,” tegas Mukhtar.
PKN Enrekang mendesak agar pemerintah dan pihak terkait untuk segera melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas terhadap dugaan korupsi ini.
“Kami juga meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dan kritis, serta tidak ragu untuk melaporkan jika ada indikasi penipuan atau kesalahan dalam proses pembangunan,” pintanya.
Dalam kesempatan ini, PKN Enrekang ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan keadilan dan transparansi dalam pembangunan di Kabupaten Enrekang.
“Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan kesadaran bersama, kita dapat menciptakan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Klik berita sebelumnya:
Dugaan Pekerjaan Asal-asalan di Jalan Poros Cakke Baraka: Warga Soroti Kualitas Talud dan Drainase!
![]()
Penulis : Rahmat Lamada
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan