Skandal Proyek Miliar: Apakah Enrekang Terjebak dalam Jebakan Korupsi?

Senin, 17 November 2025 - 10:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemantau Keuangan Negara (PKN) Kabupaten Enrekang, Mukhtar, angkat bicara soal dugaan pekerjaan poros Baraka Cakke yang di kerja asal asalan.

Mukhtar mengatakan bahwa kalau melihat gambar kondisi talud yang dikerjakan, sangat jelas ada kejanggalan serius.

Menurutnya, pondasi dasar yang seharusnya menjadi penopang utama justru hanya disusun dengan satu lapis batu, sementara bagian atas dibuat lebih tebal.

“Pola seperti ini kuat mengarah pada dugaan pemotongan volume atau pekerjaan yang sama sekali tidak mengikuti RAB dan spesifikasi teknis,” kata Mukhtar.

Dirinya menegaskan, jika benar fondasi dasar dibuat tipis seperti ini, maka proyek ini bukan hanya berkualitas buruk, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan dan merugikan keuangan negara.

“Ini bentuk pekerjaan yang seolah hanya mengejar tampak luar, tapi mengabaikan struktur inti yang sebenarnya paling penting,” cetusnya.

Masyarakat berhak menanyakan, dengan anggaran miliaran rupiah, kenapa pondasinya dibuat seperti bangunan tanpa perhitungan? Pemerintah dan pengawas proyek wajib turun mengecek, memeriksa ulang, dan mengambil tindakan tegas.

Mukhtar juga menambahkan bahwa jangan biarkan praktik seperti ini menjadi kebiasaan, hal seperti ini lah salah satu faktor mengakibatkan jalan di kabupaten Enrekang pada umumnya tidak bisa bertahan lama karena yg di kejar hanya keuntungan semata.

“Ini uang rakyat dan harus dipertanggungjawabkan! Apalagi lokasi poros cakke Baraka tersebut tanahnya sangat rawan longsor dengan fondasi seperti di gambar hampir bisa di pastikan tidak akan bertahan lama,” tegas Mukhtar.

PKN Enrekang mendesak agar pemerintah dan pihak terkait untuk segera melakukan investigasi dan mengambil tindakan tegas terhadap dugaan korupsi ini.

“Kami juga meminta kepada masyarakat untuk tetap waspada dan kritis, serta tidak ragu untuk melaporkan jika ada indikasi penipuan atau kesalahan dalam proses pembangunan,” pintanya.

Dalam kesempatan ini, PKN Enrekang ingin mengajak masyarakat untuk bersama-sama memperjuangkan keadilan dan transparansi dalam pembangunan di Kabupaten Enrekang.

“Kami percaya bahwa dengan kerja sama dan kesadaran bersama, kita dapat menciptakan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan untuk masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.

Klik berita sebelumnya:

Dugaan Pekerjaan Asal-asalan di Jalan Poros Cakke Baraka: Warga Soroti Kualitas Talud dan Drainase!

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor
Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk
Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 
Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 
Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang
Guru Penjaskes di Pemalang Ungkap Pentingnya Jalan Kaki bagi Kebugaran Siswa
Gunakan Skema PKTD, Pemdes Tampa Mulai Pembangunan Gang Manguleng
Tiga Pilar Keamanan Tasikmalaya Satukan Langkah di Makodim 0612/Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:09 WIB

Soal Polemik Acara Safari Jurnalis Desa Kemang, Ini Klarifikasi Ketua PWI Kabupaten Bogor

Selasa, 14 Juli 2026 - 20:27 WIB

Di Balik Angka, Ada Hak Warga yang Terpenuhi: Dukcapil Jeneponto Terus Tingkatkan Layanan Adminduk

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:52 WIB

Gubernur Jabar Ingkar Janji? Tokoh Masyarakat Desak Realisasi Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya 

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:00 WIB

Cemari Saluran Air, Satpol PP Pemalang Ancam Tutup Rumah Makan di Jalan Jenderal Sudirman 

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:43 WIB

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bolos ke Pantai Widuri, Belasan Pelajar Apes Diciduk Satpol PP Pemalang

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:43 WIB