Dugaan Korupsi Proyek Cetak Sawah di Enrekang: Oknum Main-main dengan Anggaran Rakyat

Senin, 13 April 2026 - 15:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

ENREKANG, MNP – Proyek cetak sawah tahun anggaran 2025 dan 2026 di Kabupaten Enrekang diduga kuat menjadi sarang korupsi.

Warga Enrekang yang menjadi penerima manfaat merasa dicurangi, karena anggaran bantuan per hektarnya yang seharusnya Rp 35.000.000, hanya diterima Rp 15.000.000. Hal ini membuat proyek tidak tuntas dan dikerjakan seadanya.

Konsultan pelaksana kegiatan cetak sawah di Enrekang, Andi, tidak menanggapi pertanyaan wartawan tentang besaran bantuan per hektarnya.

Sementara, Ilyas, Direktur Perusahaan pelaksana, mengatakan bahwa masyarakat tidak menerima bantuan langsung, tapi hanya penerima manfaat dari program cetak sawah baru.

Ilyas juga membantah bahwa anggaran bantuan per hektarnya Rp 35.000.000, dan mengatakan bahwa pelaksana dibayar sesuai hasil kerja di lapangan yang diopname oleh konsultan pengawas. Namun, warga Enrekang tetap merasa dicurangi dan menuntut transparansi.

“Dugaannya kuat ada permainan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Kami menuntut pemerintah untuk mengusut tuntas kasus ini dan memberikan keadilan bagi masyarakat Enrekang,” kata salah satu warga Enrekang, Senin (13/04/2026).

Pemerintah harus bertindak tegas untuk menghentikan dugaan korupsi ini dan memastikan bahwa anggaran rakyat digunakan untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan
Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan
Paturay Tineung SMKS Krija Bhakti Utama, 294 Siswa Kelas XII Resmi Dilepas
Upacara Harkitnas, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Nasionalisme dan Solidaritas Kebangsaan
Bupati Pakpak Bharat Kunjungi Warga Terdampak Luapan Sungai Lae Sibintoha Desa Kuta Tinggi
Ketua RW 01 Margaluyu Soroti Lambannya Penanganan Kebocoran Pipa SPAM Cibatu
Jelang PPDB, Aliansi Masyarakat Bungursari Desak Kejelasan Akses Jalan SMAN 11 Tasikmalaya
“Polisi Sahabat Santri”, Edukasi Santri Madrasah Diniyah Al Huda Tasikmalaya Cegah Kejahatan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:54 WIB

Pantau Percepatan Penuntasan TBC, Bupati Jeneponto Tekankan Kolaborasi dan Penguatan Layanan

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:23 WIB

Resmi Ikrar di Tasikmalaya, Yayasan Peduli Kasih Insani Siap Layani Kebutuhan Darah dan Kesehatan

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:14 WIB

Paturay Tineung SMKS Krija Bhakti Utama, 294 Siswa Kelas XII Resmi Dilepas

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:38 WIB

Upacara Harkitnas, Kodim 0612/Tasikmalaya Perkuat Nasionalisme dan Solidaritas Kebangsaan

Kamis, 21 Mei 2026 - 09:28 WIB

Bupati Pakpak Bharat Kunjungi Warga Terdampak Luapan Sungai Lae Sibintoha Desa Kuta Tinggi

Berita Terbaru