Situs Karangkamulyan Dikuasi Monyet, Pengunjung Jangan Sembarang Bawa Makanan

Minggu, 21 Juli 2024 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ciamis, MNP – Tatar Galuh atau sekarang Kabupaten Ciamis provinsi Jawa Barat memiliki banyak peninggalan sejarah kerajaan dengan sosok terkenal Prabu Siliwangi.

Salah satunya, situs sejarah Karangkamulyan yang berlokasi di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing, menjadi spot rest area bagi pengunjung.

Di lokasi itu terdapat sejumlah situs mulai Pangcalikan atau tempat duduk Raja Adimulya Permadikusumah (732 M), hingga benteng dan parit kuno.

Ada juga sisa jalan kuno yang menghubungkan Kerajaan Pajajaran dengan Kerajaan Majapahit pada Abad 13.

Sementara, bagian belakang Situs Karangkamulyan berbatasan langsung dengan Sungai Citanduy dan Sungai Cimuntur, bahkan terdapat Patimuan yakni lokasi pertemuan dua sungai besar di Jawa Barat tersebut.

Sedangkan bagian depan adalah Jalan Raya Ciamis-Banjar menuju Jawa Tengah, jalan nasional yang sebelah timurnya kini menjadi satu jalur dari arah Banjar.

Menurut Ibu Desi, penjaga tiket di lokasi mengatakan, pengunjung biasanya membludak pada hari Weekend (Sabtu dan Minggu).

“Hari-hari ramai biasanya Sabtu sampai Minggu,” ungkap Ibu Desi kepada wartawan, Minggu (21/07/2024).

Ia juga menginformasikan adanya kenaikan harga tiket masuk yang sebelumnya Rp3.500 per orang kini menjadi Rp6.500 per orang terhitung dari per satu Maret 2024.

Ibu Desi mengimbau para pengunjung untuk selalu berhati-hati dan mematuhi peraturan, terutama larangan membawa makanan ke dalam area situs.

“Takut diambil sama monyet yang berada disekitar situs, jumlahnya terbilang ada lima ratusan, belum lagi lutung, kadang sering mengambil makanan pengunjung,” pesannya.

Dengan semakin meningkatnya minat wisatawan, Ibu Desi berharap, kedepannya di area Karangkamulyan bisa dibangun permainan untuk anak-anak.

“Diharapkan situs sejarah Karangkamulyan tidak hanya menjadi destinasi wisata yang edukatif tetapi juga ramah keluarga,” pungkasnya.

Loading

Penulis : DHS

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Penuh Gelak Tawa, Warga Dusun Sekayan Deras Antusias Ikuti Lomba 17-an
Rajut Kebersamaan, Warga Mutiara Citra Tasikmalaya Tumplek Ikuti Lomba HUT RI
Semangat Kemerdekaan Dusun Lumu Kampung, Warga Teluk Sungkai Antusias Ikuti Perlombaan 
Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-81 di Kabupaten Jeneponto Berlangsung Khidmat
Sambut Kemeriahan HUT ke-81 RI, Warga Bungursari Gotong Royong Bersihkan Akses Jalan Kecamatan
HUT ke-81 RI di Pakpak Bharat: Kapolres dan Danyonif 906/SG Terima Penghargaan Ketahanan Pangan
Dugaan Pelecehan Seksual di Dapur MBG Kabupaten Tasikmalaya Masuk Laporan Polisi
Bupati Jeneponto Bacakan Sambutan Gubernur Sulsel pada Upacara Hari Kesadaran Nasional

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 20:35 WIB

Penuh Gelak Tawa, Warga Dusun Sekayan Deras Antusias Ikuti Lomba 17-an

Senin, 17 Agustus 2026 - 19:02 WIB

Rajut Kebersamaan, Warga Mutiara Citra Tasikmalaya Tumplek Ikuti Lomba HUT RI

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Semangat Kemerdekaan Dusun Lumu Kampung, Warga Teluk Sungkai Antusias Ikuti Perlombaan 

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:38 WIB

Upacara Pengibaran Bendera HUT RI ke-81 di Kabupaten Jeneponto Berlangsung Khidmat

Senin, 17 Agustus 2026 - 17:26 WIB

Sambut Kemeriahan HUT ke-81 RI, Warga Bungursari Gotong Royong Bersihkan Akses Jalan Kecamatan

Berita Terbaru

Berita terbaru

Penuh Gelak Tawa, Warga Dusun Sekayan Deras Antusias Ikuti Lomba 17-an

Senin, 17 Agu 2026 - 20:35 WIB