Ikan Keramat Situ Sangiang Majalengka, Konon Jelmaan Prajurit Kerajaan Talaga Manggung 

Jumat, 12 April 2024 - 09:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majalengka, MNP – Situ Sangiang di Desa Sangiang Kecamatan Banjaran merupakan salah satu destinasi religi di Kabupaten Majalengka Provinsi Jawa Barat.

Tidak jauh dari danau legendaris tersebut terdapat petilasan atau makam Sunan Parung yang diketahui adalah salah satu raja dari Kerajaan Talaga Manggung.

Pengunjung diperbolehkan berziarah tetapi harus didampingi kuncen yang siap mengantar ke lokasi makam.

Talaga Manggung ini sendiri merupakan kerajaan di Majalengka yang diperkirakan ada pada abad ke 15. Dulu, kerajaan ini cukup besar dan termasyhur serta berdaulat didirikan oleh Rakeyan Sudhayasa (Batara Gunung Bitung).

Oleh penduduk setempat, Situ Sangiang sangat dikeramatkan karena memiliki nilai sejarah. Salah satunya dilarang keras mengambil atau memakan ikan di Situ Sangiang.

Pasalnya, meski jinak dipercaya ikan ikan tersebut diyakini merupakan jelmaan para prajurit Kerajaan Talaga Manggung.

Gapura Makam Keramat Sunan Parung

Situ Sangiang adalah legenda, situ yang diyakini sebagai tempat hilangnya Sunan Talaga Manggung dan katanya ketika dikhianati menantunya Pati Palembang Gunung.

Terdapat sejumlah peraturan yang dilarang itu seperti pengunjung dilarang berenang, dilarang memancing, dilarang membuang sampah sembarangan, dilarang menyalakan api unggun.

Selain itu, pengunjung dilarang mencorat-coret fasilitas, dilarang memetik atau mengambil bagian pohon, hingga dilarang ke sembarang tempat tanpa seizin atau tanpa didampingi juru kunci atau kuncen.

Wisatawan bisa sampai ke objek wisata ini dengan menggunakan kendaraan dengan menempuh waktu perjalanan sekitar 60 menit, karena jarak objek wisata Situ Sangiang sendiri kurang lebih 26 km dari pusat kota Majalengka.

Nah, sesampai di lokasi wisata Situ Sangiang, pengunjung dapat menikmati panorama alam dan eksotis dengan spot foto Instagramable.

Loading

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil
Warga Pondok Gelugur Kecewa, Lahan Sitaan Negara Dikelola Swasta Tanpa Libatkan Masyarakat
Cetak Hattrick Juara! Persib Bandung Angkat Trofi BRI Super League 
Adu Mulut KNPI Dramaga vs Humas RSKBP Warnai Kegiatan Baksos Khitanan Massal Gratis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:41 WIB

Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:49 WIB

Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:32 WIB

Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Berita Terbaru