Tasikmalaya, MNP – LPPTKA – BKPRMI Kota Tasikmalaya menggelar kegiatan Seleksi Santri Terbaik PAUD/QU/TKA/TPA/TQA tingkat Kota Tasikmalaya, Rabu (14/06/2023).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung MUI Kota Tasikmalaya ini mengusung tema Menyiapkan Generasi Qur’ani, Menyongsong Masa Depan Gemilang.
Nampak hadir dalam momen tersebut Ketua Umum DPD BKPRMI Kota Tasikmalaya Ust Nuki Anwar Sodik, SHI serta undangan lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya Ust. Nuki Anwar Sidik menyampaikan rasa bahagia sekaligus berbangga dengan menghadiri acara Seleksi Santri Terbaik PAUD/QU/TKA/TPA/TQA Tingkat Kota Tasikmalaya.
Dijelaskan Ust Nuki, dari 4.670 santri peserta yang mengikuti kegiatan Munaqosyah Tahun 2023 ini adalah santri terbaik yang mewakili kecamatannya.
“Mudah-mudahan dengan seleksi santri terbaik ini akan menjadi motivasi bagi seluruh santri untuk lebih rajin belajarnya dan senantiasa meningkatkan prestasinya dikemudian hari,” harap Nuki.
Sehingga lanjut dia, akan banyak terlahir generasi qur’ani yang sholeh/sholehah, dengan manajemen qolbu yang terpelihara.
“Dan pada akhirnya akan melahirkan akhlak yang mulia, cinta damai dan kebersamaan, saling menghargai dan menghormati atas keberadaan masing-masing dari mana pun asalnya,” ucap Ust Nuki.
Ditempat sama, Direktur Daerah LPPTKA BKPRMI Kota Tasikmalaya Ustadz Ade Iman Abdul Rohman, S.PdI menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.
“Saya sampaikan kepada seluruh pengurus khususnya dan umumnya para Ustadz-ustadzah dan semua pihak atas kepedulian dan darma baktinya bagi kemajuan pendidikan Al Qur’an,” ujar Ust Ade.
Tidak lupa dirinya pun menyampaikan rasa terimakasih nya kepada Ketua Baznas Kota Tasikmalaya yang telah memberikan 100 Mushaf Al-Qur’an.
“Saya ucapkan terima kasih juga kami sampaikan kepada Ketua Baznas Kota Tasikmalaya yang memberikan 100 Mushaf Al-Qur’an kepada seluruh peserta santri terbaik Tingkat Kota Tasikmalaya,” jelasnya.
Menurutnya, itu sebagai motivasi untuk mereka agar lebih rajin mempelajari, membaca, memahami dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Semoga kebaikan semua pihak dibalas oleh Alloh dengan Pahala yang berlipat Ganda. Aamiin,” tandas Ust Ade.
Sebagai informasi, pemahaman Al Qur’an hendaknya dimulai sejak dini, dimana orang tua harus sudah menyiapkan dan memberikan bekal dasar keagamaan kokoh dan kuat kepada generasi bangsa.
Diharapkan generasi kita nantinya dapat menyesuaikan diri terhadap perkembangan dan kemajuan zaman tanpa harus berpaling dari ajaran Al Qur’an dengan besar harapan agar anak-anak dapat mengenal dan mencintai Al Qur’an.
Sehingga, jika dewasa nanti mereka akan lebih mengagumi dan mencintainya, sekaligus akan menjadikannya sebagai pedoman dalam segala tindakan dan prilakunya. (Lex)
![]()









Tinggalkan Balasan