Garut, MNP – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional Tahun 2025.
PGRI Kecamatan Leuwigoong menggelar berbagai kegiatan yang bertempat di gedung PGRI Leuwigoong, dan dalam perlombaan tersebut melibatkan para guru, dari seluruh satuan pendidikan se-Kecamatan Leuwigoong, Rabu (12/11/2025 ).
Kegiatan ini berlangsung meriah dan penuh antusiasme, baik dari peserta maupun masyarakat yang turut menyaksikan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua PGRI Kecamatan Leuwigoong, Asep Cahyadin, S.Pd., M.Pd. menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dirancang tidak hanya sebagai ajang silaturahmi dan hiburan, tetapi juga sebagai upaya memperkuat solidaritas, profesionalitas, serta kebersamaan di kalangan guru.
Asep Cahyadin mengatakan, perlombaan yang diselenggarakan ini bukan sekadar kompetisi, namun sebuah momentum untuk menumbuhkan rasa kebersamaan, memperkuat karakter, mengingat kembali bahwa guru adalah pilar utama dalam membentuk generasi penerus bangsa.
“PGRI terus berkomitmen mendukung peningkatan kualitas pendidikan di Kecamatan Leuwigoong,” ujar Ketua PGRI Kecamatan Leuwigoong dalam sambutannya.
Adapun beberapa cabang perlombaan yang diselenggarakan antara lain Lomba Futsal, Lomba tarik tambang, Lomba catur, Lomba voli ban, Lomba sambung lagu, Lomba video pembelajaran, Lomba badminton, Lomba kahoot, Lomba mamaos pupus dan Lomba alat peraga, dan napak tilas.
Acara perlombaan dimulai pada tanggal 12 sampai tanggal 27 November 2025, perlombaan dimulai dengan futsal, tarik tambang dan catur.
Para guru tampak sangat antusias dalam mengikuti setiap cabang lomba, menunjukkan bahwa guru bukan hanya profesional di ruang kelas, tetapi juga mampu berkreasi dalam bidang seni, olahraga, hingga inovasi pembelajaran.
Kemeriahan ini turut disambut positif oleh masyarakat dan peserta didik. Selain memeriahkan peringatan nasional, kegiatan ini juga menumbuhkan kedekatan antara sekolah, guru, dan lingkungan masyarakat.
“Semoga semangat kebersamaan dan dedikasi ini terus terjaga. Guru harus terus bergerak, belajar, dan beradaptasi dalam setiap perubahan zaman,” tambah Saepuloh, S.pd Ketua pelaksana penyelenggaraan.
Puncak kegiatan akan ditutup dengan upacara peringatan Hari Guru Nasional, dan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PGRI Kecamatan Leuwigoong, berharap peringatan HUT ke-80 PGRI, dan Hari Guru Nasional menjadi momentum refleksi serta motivasi, bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus berkarya, dan memberikan yang terbaik bagi dunia pendidikan.
![]()
Penulis : M.Karno
Editor : Redi Setiawan






