Satresnarkoba Polres Bartim Amankan Dua Residivis Kambuhan Kasus Sabu

Selasa, 27 Juni 2023 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Barito Timur, Polda Kalimantan Tengah berhasil mengamankan dua pengedar narkotika di wilayah setempat.

Penangkapan tersebut dalam pelaksanaan Operasi Anti Narkotika (Antik) Telabang Tahun 2023 yang digelar mulai 29 Mei hingga 22 Juni 2023.

Dua pengedar yang ditangkap yakni berinisial J dan L. Keduanya diamankan di wilayah Ampah Kota, Kecamatan Dusun Tengah.

Kapolres Barito Timur, AKBP Viddy Dasmasela, S.H, S.I.K didampingi Wakapolres Kompol Andika Rama, S.I.K, Kasat Narkoba Iptu Budi Utomo dan Kasi Humas Kholid mengatakan, kedua pelaku yang diamankan anggota berdasarkan informasi yang didapat dari masyarakat.

Dari tangan pelaku J, anggota berhasil menyita dan mengamankan barang bukti 3 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat bersih 5,47 gram.

“Pelaku J ini merupakan mantan residivis kasus narkotika dan pernah ke tangkap pada tahun 2015 lalu,” ungkap Viddy saat Press Release, Senin (26/06/2023).

Sedangkan dari tangan pelaku L, kata AKBP Viddy, anggota berhasil mengamankan barang bukti 5 paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat kotor 17,44 gram, dan 3 butir pil ekstasi atau Inex dengan berat bersih 0,97 gram.

Diketahui, L ini merupakan kurir sabu asal Kecamatan Kelua, Kabupaten Tabalong, Kalsel. Selain itu, L juga merupakan mantan residivis kasus narkotika dan pernah ke tangkap pada tahun 2016 lalu.

“Pelaku L mengambil atau mendapatkan narkotika jenis sabu ini dari AB. Dan saat ini anggota Kepolisian masih terus melakukan pengembangan kasus,” ujarnya.

AKBP Viddy menegaskan, bahwa saat ini kedua pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Barito Timur guna proses hukum lebih lanjut.

“Terhadap kedua pelaku disangkakan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan pidana penjara seumur hidup atau minimal 5 tahun paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum ditambah 1/3,” pungkas Viddy Dasmasela (Adi Suseno).

Loading

Berita Terkait

Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum
Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas
Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan
Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029
Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama
Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis
Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 21:31 WIB

Tanggapi Gelombang Penolakan, Owner Kings Family Karaoke: Asumsi Harus Dibuktikan Melalui Hukum

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Pimpin DPC GAMKI Kota Tasikmalaya, Kepler Sianturi Fokus Konsolidasi Pemuda Lintas Komunitas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Tatap Indonesia Emas 2045, PMII STISIP Tasikmalaya Ingatkan Bonus Demografi Tak Cukup Sebatas Slogan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama

Berita Terbaru