Satgas II Preemtif Ops Keselamatan Toba 2025 Sasar Masyarakat di Inti Kota Salak dan Pekan Onan Klohi

Kamis, 13 Februari 2025 - 18:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakpak Bharat, MNP – Satgas II Preemtif Polres Pakpak Bharat mendatangi masyarakat di sepanjang jalan di inti Kota Salak dan warga yang sedang transaksi jual beli di Pekan Onan Klohi.

Kegiatan tersebut dalam rangka mendukung pelaksanaan Ops Keselamatan Toba 2025, Kamis (13/02).

Dalam kesempatan itu, Kapolres Pakpak Bharat AKBP Oloan Siahaan, S.I.K., M.H melalui Kasatgas II Preemtif AKP Eskia Pasaribu yang di wakili Ps. Kanit Binmas Polsek Salak Aipda Rasoki Siregar bersama anggota Sat Binmas Polres Pakpak Bharat mendatangi setiap warga.

Secara humanis Kepolisian mengimbau masyarakat di sepanjang jalan di inti Kota Salak dan Pekan Onan Klohi, bahwa hari ini tepatnya sudah berjalan selama 4 hari Pelaksanaan Ops Keselamatan Toba 2025.

Adapun yang menjadi sasaran adalah masyarakat selaku pengemudi kendaraan di jalan raya, baik itu pengguna kendaraan jenis roda 2, 3, bahkan roda 4 atau lebih.

Jika terjaring, maka polisi tidak segan – segan akan melakukan tindakan berupa tilang, mulai dari tidak memakai Helm SNI, boncengan lebih dari satu, saat pengemudi menggunakan HP dan pengemudi di bawah umur dan beberapa item sasaran lainnya,” jelas Rasoki Siregar.

Pihaknya mengharapkan atensi dari masyarakat agar dapat mengindahkan dan melaksanakan rutinitas di jalan raya dengan mengedepankan keselamatan baik bagi diri sendiri, khususnya juga kepada pengendara yang lain.

Sementara Ps. Kasi Humas Polres Pakpak Bharat Aiptu Widodo menambahkan, pelaksanaan Ops Keselamatan Toba 2025 yang saat ini sudah memasuki hari ke 4 ada contoh beberapa dari masyarakat selaku pengguna jalan yang telah di berikan tilang oleh Polisi.

Widodo menyebut, hal itu karena berbagai pelanggaran, tidak pakai helm SNI, melanggar rambu lalu lintas, berboncengan lebih dari satu dan tidak dapat menunjukkan surat laik kendaraannya.

“Semua ini dilakukan tindakan Penilangan agar dapat menimbulkan efek jera serta menjadi contoh kepada masyarakat lainnya bahwa polisi tidak main – main dan serius dalam memperhatikan Keselamatan masyarakat di jalan Raya,” pungkas Widodo.

Loading

Penulis : Benny Solin

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029
Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama
Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis
Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam
Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek
Nestapa Warga Bogor Penggali Kubur: Sering Kelaparan, Hidup Sebatang Kara di Rumah Lapuk
Dengar Aspirasi Langsung di Lapangan, Kapolres Bogor Canda Tawa Ngariung Bareng Ojol
Epi Mulyana Tekankan Deteksi Dini Kekerasan Anak: Keluarga dan Lingkungan Jangan Tutup Mata

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:13 WIB

Bantu Kesehatan Masyarakat dan Gelar Verifikasi DPRt, NasDem Kota Tasikmalaya Targetkan Kursi Pemilu 2029

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:58 WIB

Ancaman Digital Mengintai Anak! Sekolah dan Orangtua Dituntut Bersinergi Perkuat Pendidikan Agama

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Andreas Simanjuntak Minta GAMKI Tasikmalaya Lahirkan Kader Berani dan Kritis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:16 WIB

Gandeng Dinas PU dan TNI-Polri, Kades Lentu Pimpin Warga Normalisasi Irigasi Jelang Musim Tanam

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 13:57 WIB

Bau Tak Sedap Pekerjaan Jalan Provinsi Patung-Hayaping, Diduga Jadi Ajang Jual Beli Proyek

Berita Terbaru