Sat Polairud Polres Garut Periksa Kapal Batubara “Premium Bahari” di Perairan Santolo

Rabu, 21 Mei 2025 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Sebuah kapal tongkang bermuatan batubara dengan nama Premium Bahari dilaporkan lego jangkar di perairan Santolo, Desa Pamalayan, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, akibat cuaca buruk yang terjadi di wilayah perairan selatan Jawa Barat. Rabu (21/05/2025).

Kapal yang dioperasikan oleh PT. Pelayaran Nasional Bina Buana Raya ini bertolak dari Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung pada 17 Mei 2025 pukul 20.23 WIB dengan tujuan akhir PLTU Pelabuhan Cilacap.

Namun, saat memasuki wilayah perairan selatan Tasikmalaya pada Selasa, 20 Mei 2025, kapal mengalami kondisi cuaca buruk yang membahayakan keselamatan pelayaran.

Berdasarkan pertimbangan keselamatan, nakhoda kapal, Dani Herdiana (45), memutuskan untuk memutar haluan ke arah barat dan berlindung di Teluk Cilautereun, Garut Selatan.

Kapal akhirnya lego jangkar di titik koordinat -7°651’889″ S 107°679’840″ E atau sekitar 0,7 mil laut dari bibir pantai Santolo pada Rabu, 21 Mei 2025 pukul 09.45 WIB.

Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Garut segera melakukan pemeriksaan terhadap kapal tersebut.

Kegiatan pengecekan melibatkan lima personel Satpolairud, satu petugas dari Dinas Perikanan Kabupaten Garut, satu petugas dari SDKPWS, serta satu petugas dari Dinas Perhubungan Laut Kabupaten Garut.

Dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa kapal Premium Bahari memiliki tonase 1.059 GT dan membawa muatan batubara seberat 10.059,010 metrik ton.

Kapal diawaki oleh 19 orang Anak Buah Kapal (ABK) dan seluruh dokumen pelayaran seperti Surat Persetujuan Berlayar (SPB) dan surat laut dinyatakan lengkap dan sah.

“Tidak ditemukan pelanggaran dalam pemeriksaan. Kapal hanya berlindung sementara akibat cuaca ekstrem,” ujar Kasat Polairud Polres Garut.

Pihak kepolisian juga menyatakan bahwa mereka telah melaporkan kondisi ini kepada pimpinan dan tetap melakukan pemantauan terhadap aktivitas kapal selama berada di perairan Garut.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kekeringan Meluas, BPBD Kota Tasikmalaya Distribusikan 806 Ribu Liter Air Bersih
Inspiratif, Sosok Nabil Azzahra, Siswi SMPN 16 Tasikmalaya Jadi Penceramah di SDN Panglayungan
Satresnarkoba Polres Garut Gelar Razia Miras, 109 Botol Miras Diamankan
Gencar Program Revitalisasi, Bangunan SDN Nangoh Tasikmalaya Luput Perhatian
Diduga “Mafia Kuota” KPR Subsidi BPD Sulselbar Enrekang, Pengembang Terancam Sanksi Pidana dan Admin
Lewat Tri Dharma, Universitas Sawerigading dan Polrestabes Makassar Bersinergi Cetak SDM Unggul
Miris! Dibayar Rp500 Ribu Jadi Kurir Narkoba, Terancam Hukuman Bertahun-tahun
Jaring Talenta Muda, SD Negeri 1-2 Sukaratu Tuan Rumah Festival Tunas Bahasa Ibu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:58 WIB

Kekeringan Meluas, BPBD Kota Tasikmalaya Distribusikan 806 Ribu Liter Air Bersih

Kamis, 3 September 2026 - 16:01 WIB

Inspiratif, Sosok Nabil Azzahra, Siswi SMPN 16 Tasikmalaya Jadi Penceramah di SDN Panglayungan

Kamis, 3 September 2026 - 14:50 WIB

Satresnarkoba Polres Garut Gelar Razia Miras, 109 Botol Miras Diamankan

Kamis, 3 September 2026 - 14:23 WIB

Gencar Program Revitalisasi, Bangunan SDN Nangoh Tasikmalaya Luput Perhatian

Kamis, 3 September 2026 - 13:43 WIB

Diduga “Mafia Kuota” KPR Subsidi BPD Sulselbar Enrekang, Pengembang Terancam Sanksi Pidana dan Admin

Berita Terbaru