TASIKMALAYA, MNP – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tasikmalaya terus melakukan pendistribusian air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan selama musim kemarau 2026.
Berdasarkan data Infografis Distribusi Air Bersih Wilayah Terdampak Kekeringan 2026 yang diperbarui pada Rabu, 2 September 2026 pukul 19.00 WIB, tercatat sebanyak 9 dari 10 kecamatan dan 30 dari 69 kelurahan di Kota Tasikmalaya terdampak kekeringan.
Dalam penanganannya, BPBD bersama berbagai pihak telah mendistribusikan 806.000 liter air bersih melalui 178 rit pengiriman ke 102 titik distribusi. Bantuan tersebut telah menjangkau sekitar 12.917 kepala keluarga (KK) atau 41.908 jiwa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah wilayah yang tercatat mendapatkan distribusi air bersih antara lain Kecamatan Bungursari, Cihideung, Mangkubumi, Indihiang, Cipedes, Purbaratu, Cibeureum, Kawalu dan Tamansari.
Pendistribusian air bersih tersebut dilakukan BPBD Kota Tasikmalaya dengan melibatkan sejumlah unsur dan mitra, di antaranya Pemerintah Kota Tasikmalaya, Plaza Asia, BBWS, DPD/DPR RI, BAZNAS, PMI, komunitas NMAX, PLN, serta berbagai organisasi dan komunitas lainnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tasikmalaya Budi Martanova, S.T., M.Si. mengimbau seluruh masyarakat untuk bersama-sama menghadapi kondisi musim kemarau dengan menghemat dan menggunakan air bersih secara bijak.
“Kami mengimbau gunakan air sesuai kebutuhan dan hindari pemborosan, karena kondisi kekeringan dapat berdampak terhadap ketersediaan air bagi masyarakat,” ujar Budi Martanova.
Selain persoalan ketersediaan air, Budi juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang biasanya meningkat selama musim kemarau.
Lantaran itu, BPBD mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan sembarangan membakar sampah, lahan, atau benda apa pun yang dapat memicu dan menimbulkan kebakaran.
“Kondisi cuaca yang kering membuat api lebih mudah menjalar dan dapat membahayakan lingkungan maupun permukiman,” tegasnya.
BPBD mengajak masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas pembakaran secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran maupun membutuhkan bantuan air bersih.
Sebagai informasi, berikut data distribusi per 2 September 2026:
9/10 kecamatan terdampak, 30/69 kelurahan terdampak. 12.917 KK terlayani. 41.908 jiwa terlayani. 102 titik pengiriman. 178 rit air bersih terdistribusi. 806.000 liter air bersih telah disalurkan. (Sumber data: BPBD Kota Tasikmalaya, pembaruan 2 September 2026 pukul 19.00 WIB).
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan