TASIKMALAYA, MNP — Kondisi bangunan SD Negeri Nangoh yang berlokasi di Kampung Nangoh, Desa Cibanteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, sangat memprihatinkan.
Meski telah mengantongi akreditasi B, fasilitas fisik sekolah ini terkesan luput dari perhatian serius pemerintah. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah plafon ruang kelas mengalami bocor dan berlubang.
Lebih miris lagi, beberapa struktur bangunan tampak hampir ambruk hingga pihak sekolah terpaksa menopangnya dengan tiang-tiang bambu seadanya agar tidak roboh.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kondisi tersebut jelas mengganggu kenyamanan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekaligus mengancam keselamatan para siswa dan tenaga pendidik.
Situasi ini dinilai sangat kontras dengan komitmen pemerintah pusat yang saat ini gencar menggelontorkan anggaran revitalisasi sekolah hingga ke pelosok daerah.

Kepala SD Negeri Nangoh, Ida mengungkapkan keprihatinannya atas ancaman bahaya yang membayangi para siswa setiap hari.
Ia menyebut Plafon di beberapa ruang kelas bocor dan berlubang, bahkan ada bagian struktur yang terpaksa kami ganjal menggunakan bambu agar tidak roboh.
Pihak sekolah sangat mengkhawatirkan keselamatan para siswa dan guru saat proses KBM berlangsung. Di tengah masifnya program revitalisasi pendidikan dari pemerintah pusat.
“Kami sangat berharap sekolah kami bisa segera mendapatkan perhatian serius dan perbaikan fisik sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Ida, Kamis (03/09).
Hal senada disampaikan oleh Deni, salah seorang guru di SD Negeri Nangoh. Ia mengaku khawatir jika suatu saat cuaca buruk terjadi di tengah jam pelajaran.
“Proses pembelajaran jadi sangat tidak nyaman dan berisiko, kami dan para siswa selalu dibayangi rasa waswas,” ungkap Deni.
Langkah darurat mengganjal bangunan dengan bambu ini tentu bukan solusi. “Anak-anak di pelosok seperti di Kampung Nangoh ini juga berhak mendapatkan fasilitas sekolah yang layak, aman, dan nyaman untuk belajar,” ujar Deni.
Pihak sekolah beserta warga setempat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat turun tangan menyikapi kondisi tersebut.
Tentunya, dengan cepat untuk meninjau dan merenovasi bangunan SD Negeri Nangoh demi menjamin keselamatan serta kelangsungan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.
![]()
Penulis : Sari
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan