Gencar Program Revitalisasi, Bangunan SDN Nangoh Tasikmalaya Luput Perhatian

Kamis, 3 September 2026 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plafon Berlubang Hingga Atap Diganjal Bambu, Siswa SDN Nangoh Tasikmalaya Dibayangi Bahaya

Plafon Berlubang Hingga Atap Diganjal Bambu, Siswa SDN Nangoh Tasikmalaya Dibayangi Bahaya

TASIKMALAYA, MNP — Kondisi bangunan SD Negeri Nangoh yang berlokasi di Kampung Nangoh, Desa Cibanteng, Kecamatan Parungponteng, Kabupaten Tasikmalaya, sangat memprihatinkan.

Meski telah mengantongi akreditasi B, fasilitas fisik sekolah ini terkesan luput dari perhatian serius pemerintah. Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah plafon ruang kelas mengalami bocor dan berlubang.

Lebih miris lagi, beberapa struktur bangunan tampak hampir ambruk hingga pihak sekolah terpaksa menopangnya dengan tiang-tiang bambu seadanya agar tidak roboh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kondisi tersebut jelas mengganggu kenyamanan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sekaligus mengancam keselamatan para siswa dan tenaga pendidik.

Situasi ini dinilai sangat kontras dengan komitmen pemerintah pusat yang saat ini gencar menggelontorkan anggaran revitalisasi sekolah hingga ke pelosok daerah.

SDN Nangoh Butuh Segera Bantuan Revitalisasi

Kepala SD Negeri Nangoh, Ida mengungkapkan keprihatinannya atas ancaman bahaya yang membayangi para siswa setiap hari.

Ia menyebut Plafon di beberapa ruang kelas bocor dan berlubang, bahkan ada bagian struktur yang terpaksa kami ganjal menggunakan bambu agar tidak roboh.

Pihak sekolah sangat mengkhawatirkan keselamatan para siswa dan guru saat proses KBM berlangsung. Di tengah masifnya program revitalisasi pendidikan dari pemerintah pusat.

“Kami sangat berharap sekolah kami bisa segera mendapatkan perhatian serius dan perbaikan fisik sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Ida, Kamis (03/09).

Hal senada disampaikan oleh Deni, salah seorang guru di SD Negeri Nangoh. Ia mengaku khawatir jika suatu saat cuaca buruk terjadi di tengah jam pelajaran.

“Proses pembelajaran jadi sangat tidak nyaman dan berisiko, kami dan para siswa selalu dibayangi rasa waswas,” ungkap Deni.

Langkah darurat mengganjal bangunan dengan bambu ini tentu bukan solusi. “Anak-anak di pelosok seperti di Kampung Nangoh ini juga berhak mendapatkan fasilitas sekolah yang layak, aman, dan nyaman untuk belajar,” ujar Deni.

Pihak sekolah beserta warga setempat sangat berharap Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat turun tangan menyikapi kondisi tersebut.

Tentunya, dengan cepat untuk meninjau dan merenovasi bangunan SD Negeri Nangoh demi menjamin keselamatan serta kelangsungan pendidikan anak-anak di wilayah tersebut.

Loading

Penulis : Sari

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Diduga “Mafia Kuota” KPR Subsidi BPD Sulselbar Enrekang, Pengembang Terancam Sanksi Pidana dan Admin
Lewat Tri Dharma, Universitas Sawerigading dan Polrestabes Makassar Bersinergi Cetak SDM Unggul
Miris! Dibayar Rp500 Ribu Jadi Kurir Narkoba, Terancam Hukuman Bertahun-tahun
Jaring Talenta Muda, SD Negeri 1-2 Sukaratu Tuan Rumah Festival Tunas Bahasa Ibu
Heboh! Diduga Ada Monopoli Kuota KPR Subsidi di BPD Sulselbar, Dana Pencairan Pengembangan Ditahan?
Ingatkan Personel Tak Ngebut, Kodim 0612/Tasikmalaya Gencarkan Edukasi Safe Riding
HUT ke-81 Kejaksaan RI, Kajari Kota Tasikmalaya Tegaskan Penegakan Hukum Berintegritas
17 Tahun Menggantung! Sengketa Lahan Emy Lenda vs PT MUTU Kembali ke Meja Pemkab Bartim, Ada Apa?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:23 WIB

Gencar Program Revitalisasi, Bangunan SDN Nangoh Tasikmalaya Luput Perhatian

Kamis, 3 September 2026 - 13:43 WIB

Diduga “Mafia Kuota” KPR Subsidi BPD Sulselbar Enrekang, Pengembang Terancam Sanksi Pidana dan Admin

Kamis, 3 September 2026 - 12:05 WIB

Lewat Tri Dharma, Universitas Sawerigading dan Polrestabes Makassar Bersinergi Cetak SDM Unggul

Kamis, 3 September 2026 - 11:38 WIB

Miris! Dibayar Rp500 Ribu Jadi Kurir Narkoba, Terancam Hukuman Bertahun-tahun

Kamis, 3 September 2026 - 11:29 WIB

Jaring Talenta Muda, SD Negeri 1-2 Sukaratu Tuan Rumah Festival Tunas Bahasa Ibu

Berita Terbaru