Sat Polairud Evakuasi Penemuan Mayat Korban Laka Laut di Pantai Sayang Heulang

Kamis, 3 April 2025 - 11:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, MNP – Sebuah penemuan mayat wisatawan tenggelam yang terjadi di Pantai Sayang Heulang, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut. Kamis (03/04/2025).

Awal mula kejadian pada saat sodara korban Nurohman sedang berenang di Pantai Karangpapak Kecamatan Cikelet kemudian melihat korban tenggelam lalu berteriak meminta bantuan kepada masyarakat sekitar.

Masyarakat sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung melaporkannya ke anggota Sat Polairud yang sedang melaksanakan Patroli di sekitaran pantai.

Kejadian korban tenggelam terjadi pada hari Rabu, 03 April 2025 sekitar pukul 06.30 Wib

Korban yang diketahui berinisial MR (11), warga Kampung Loa, Desa Loa, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung, ditemukan pada pagi hari ini, Kamis, 03 April 2025, sekitar pukul 07.15 WIB.

Kasat Polairud IPTU Aep Saepudin mengatakan mayat korban ditemukan oleh Sdr. Eka, seorang nelayan yang sedang mencari kepiting di sekitar lokasi kejadian.

Eka yang terkejut melihat sesosok tubuh tanpa nyawa segera melaporkan penemuan tersebut kepada aparat setempat.

“Setelah menerima laporan kami bersama BKO Brimob langsung melakukan evakuasi terhadap jenazah korban,” ujar Kasat Polairud.

Pihak medis yang turun ke lokasi kemudian melakukan identifikasi dan memastikan bahwa jenazah tersebut adalah korban dari kecelakaan laut yang terjadi sehari sebelumnya, hari Rabu, 2 April 2025, di Pantai Curugan Sayang Heulang.

Berdasarkan keterangan keluarga yang datang ke Puskesmas Pameungpeuk, identitas korban adalah MR seorang anak berusia 11 tahun yang dilaporkan tenggelam saat sedang berwisata bersama keluarganya.

“Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Bandung, di mana ia akan dimakamkan,” tambahnya.

Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati saat berkunjung ke lokasi-lokasi wisata pantai, terutama pada musim liburan, untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Loading

Penulis : M.Karno

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Saat Sang Merah Putih Berkibar, Semangat Pancasila Kembali Diteguhkan di Tasikmalaya
Semrawut dan Menjuntai, Kabel Fiber Optik di Depan Perum Andalusia Bahayakan Pengguna Jalan
Ketua BBC Kota Tasikmalaya Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Galih LS
Satu Laporan, Tiga Tersangka Tertangkap: 110 Polri Jadi Gerbang Pengungkapan Kasus Narkoba di Palas
Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran
Septyan Hadinata: Pancasila Bukan Sekadar Dasar Negara, Tetapi Tarekat Kebangsaan
Bupati Franc Bernhard Tumanggor Pimpin Upacara Harlah Pancasila 2026 Tingkat Kabupaten Pakpak Bharat
Konsisten Berbagi, CV Assalam Family Rutin Gelar Santunan di Bantarsari Tasikmalaya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 1 Juni 2026 - 22:36 WIB

Saat Sang Merah Putih Berkibar, Semangat Pancasila Kembali Diteguhkan di Tasikmalaya

Senin, 1 Juni 2026 - 19:40 WIB

Semrawut dan Menjuntai, Kabel Fiber Optik di Depan Perum Andalusia Bahayakan Pengguna Jalan

Senin, 1 Juni 2026 - 18:54 WIB

Ketua BBC Kota Tasikmalaya Sampaikan Belasungkawa Mendalam atas Wafatnya Galih LS

Senin, 1 Juni 2026 - 15:54 WIB

Satu Laporan, Tiga Tersangka Tertangkap: 110 Polri Jadi Gerbang Pengungkapan Kasus Narkoba di Palas

Senin, 1 Juni 2026 - 15:42 WIB

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Berita Terbaru

Ilustrasi - AI

Barito Timur

Larangan Memulai Pekerjaan Mendahului Tahun Anggaran

Senin, 1 Jun 2026 - 15:42 WIB