Rizki Barokah: Lontong Paris dan Sagon Bakar Asli Tasikmalaya, Sukses Jangkau Konsumen Luar Kota

Selasa, 16 Desember 2025 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kue Kering Lontong Paris dan Sagon Bakar Rizki Barokah terus menunjukkan konsistensi dalam memproduksi makanan olahan khas yang diminati konsumen lokal hingga luar kota.

Usaha produksi rumahan ini berlokasi di Sukamulya/Aboh, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya,

Anto Prawoto, Penanggung Jawab sekaligus Owner produksi rumahan ini, mengungkapkan bahwa usahanya telah berjalan hampir 10 tahun dan berhasil menjaga kualitas produknya.

“Kami sudah punya PIRT [Perizinan Produksi Industri Rumah Tangga] dan Sertifikat Halal dari dinas kesehatan. Pembinaan kami fokuskan agar pengolahan menggunakan bahan yang aman dan tidak berbahaya bagi kesehatan konsumen,” ujar Anto pada Selasa (16/12/2025).

Produksi Rizki Barokah mengandalkan bahan dasar utama seperti kelapa, gula, dan terigu, serta pewangi alami menggunakan daun pandan. Anto memastikan proses pengolahan dilakukan tanpa menggunakan bahan tambahan makanan berbahaya.

Saat ini, produksi hanya terdiri dari dua jenis makanan: Lontong Paris dan Sagon Bakar. Untuk harga, setiap setengah kilo dibanderol Rp 22.500, atau Rp 45.000 per kilogram (dua bungkus).

Anto dibantu oleh lima pekerja yang terdiri dari anggota keluarga dan tetangga. Pemasaran produknya sudah cukup luas, mencakup toko oleh-oleh khas Kota Tasikmalaya, hingga pesanan langsung dari luar kota seperti Bandung dan Depok melalui WhatsApp, serta pembeli yang langsung datang ke rumah.

“Alhamdulillah selama ini berjalan lancar tidak ada kendala. Namanya usaha harus meningkat konsisten, pinginnya sih lebih meningkat lagi biar produksinya lebih banyak,” harap Anto.

Anto Prawoto menyampaikan harapannya kepada Pemerintah Kota Tasikmalaya dapat membantu meningkatkan kapasitas produksi rumahan agar lebih berdaya dan mampu membantu perekonomian masyarakat.

“Harapan ke pemerintah, bantulah home production yang ada di Kota Tasikmalaya khususnya, supaya lebih meningkat dan berdaya,” pintanya.

Dukungan yang diharapkan meliputi permodalan, alat produksi, kemudahan akses bahan baku, dan yang tak kalah penting, bantuan dalam pemasaran yang lebih luas melalui aplikasi online agar dapat dikenal lebih luas lagi.

Loading

Penulis : Gobreg

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya
Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut
Belasan SPBU Regional Kabupaten Bogor Sering Alami Keterlambatan Pasokan BBM, Ada Apa?
Tembus 1.000 Burung Merpati! Arena MBC Yora Tasikmalaya Meledak di Anniversary ke-2
Pesona Budaya Lokal di Milangkala Kuningan ke-528: Ribuan Pasang Mata Terpukau
Operasi Cipkon, Polres Garut Sita Puluhan Botol Miras Berbagai Jenis
Eratkan Silaturahmi, Warga Perum Mutiara Citra Tasikmalaya Gelar Touring ke Pantai Pangandaran
Momentum Tasyakur Maulid Nabi, Masjid Al-Mu’min Kampung Bengkok 1 Siap Difungsikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 09:06 WIB

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Minggu, 13 September 2026 - 21:27 WIB

Gerak Cepat, Koramil Cibatu dan Warga Padamkan Kebakaran Lahan 1 Hektar di Garut

Minggu, 13 September 2026 - 15:30 WIB

Belasan SPBU Regional Kabupaten Bogor Sering Alami Keterlambatan Pasokan BBM, Ada Apa?

Minggu, 13 September 2026 - 14:56 WIB

Tembus 1.000 Burung Merpati! Arena MBC Yora Tasikmalaya Meledak di Anniversary ke-2

Minggu, 13 September 2026 - 13:43 WIB

Pesona Budaya Lokal di Milangkala Kuningan ke-528: Ribuan Pasang Mata Terpukau

Berita Terbaru

Berita terbaru

Remaja 19 Tahun Warga Sumedang Dilaporkan Hilang! Ini Ciri-Cirinya

Senin, 14 Sep 2026 - 09:06 WIB