Ribuan Warga Pemalang Berencana Gelar Aksi Demo Pada Awal September 2025

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemalang, MNP – Ribuan Warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Pemalang Bersatu (AMPB) bakal menggelar aksi demo besar-besaran pada 4 September 2025 mendatang.

Aksi tersebut akan melibatkan massa dari berbagai pelosok Kabupaten Pemalang dan ditujukan untuk menuntut penanganan cepat sejumlah persoalan publik yang dinilai belum ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Koordinator AMPB Eky Dirgantara, mengatakan aksi akan diikuti warga dari beberapa kecamatan yang selama ini terdampak bencana dan masalah sosial.

“Untuk tanggal 4 September nanti, aliansi akan mengakomodir warga Kabupaten Pemalang yang benar-benar terdampak, antara lain korban longsor di Desa Wisnu dan warga yang mengalami banjir rob di Kecamatan Ulujami hingga Desa Pesantren Sidomulyo. Sampai sekarang belum ada tindak lanjut nyata,” ujar Eky, Jumat (29/8/2025).

Eky menilai terdapat sejumlah persoalan yang mendesak untuk diselesaikan, tetapi respons dari Pemerintah Kabupaten Pemalang belum memadai.

“Ada beberapa permasalahan yang sangat mendesak untuk penanganan, tetapi dari pihak Pemkab Pemalang sampai sekarang terkesan tidak ada tindakan atau perbaikan nyata. Minimal bantu lah warga,” kata dia.

AMPB menargetkan massa sekitar 5.000 orang dan berencana berkumpul di depan Pendopo Kabupaten.

Salah satu tujuan aksi adalah meminta Bupati menemui perwakilan warga terdampak. Eky menyatakan harapannya agar aspirasi warga dapat diterima dan ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

Selain tuntutan penanganan longsor dan banjir rob, AMPB turut mengangkat dugaan pungutan liar sebesar Rp200.000 yang dialami para guru sebagai salah satu isu yang akan disuarakan dalam aksi.

Mengenai keamanan selama aksi, Eky menegaskan pihaknya berkoordinasi dengan elemen masyarakat lain agar pelaksanaan berjalan kondusif.

Untuk mendukung mobilisasi, AMPB membuka pos donasi di depan kantor Kesbangpol. Donasi yang dihimpun, seperti air mineral, roti, makanan, dan buah, akan digunakan untuk kebutuhan peserta aksi.

Loading

Penulis : Ragil

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Ungkap Jaringan Narkoba Rp235 Miliar, Kapolda Lampung: Tersangka Terancam Hukuman Mati
Jalan Usaha Tani Badampu: Disemprot Obat Rumput di Tengah Isu Proyek Fiktif, Ada Apa Sebenarnya?
Perjuangan Tasikmalaya Turun ke Masyarakat Lewat Aksi Sosial
Miris! Atap Plafon Ditopang Kayu, Ruang Kelas di SDN Lebakgede Tasikmalaya Terancam Ambruk
Setelah Viral Dugaan Proyek Fiktif, Rumput di Lokasi Badampu–Bantayum Mendadak Layu, Ada Apa?
Sederhana Sarat Makna, Isak Haru Warnai Pelepasan 32 Siswa SDN 2 Karang Sambung Tasikmalaya
Satresnarkoba Polres Bartim Ringkus Terduga Pengedar Sabu 1,78 Gram di Tamiang Layang
O2SN Kabupaten Tasikmalaya 2026 Sukses Digelar, Jaring Atlet Potensial Sejak Dini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:54 WIB

Ungkap Jaringan Narkoba Rp235 Miliar, Kapolda Lampung: Tersangka Terancam Hukuman Mati

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:42 WIB

Jalan Usaha Tani Badampu: Disemprot Obat Rumput di Tengah Isu Proyek Fiktif, Ada Apa Sebenarnya?

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:40 WIB

Perjuangan Tasikmalaya Turun ke Masyarakat Lewat Aksi Sosial

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:01 WIB

Miris! Atap Plafon Ditopang Kayu, Ruang Kelas di SDN Lebakgede Tasikmalaya Terancam Ambruk

Kamis, 18 Juni 2026 - 12:04 WIB

Setelah Viral Dugaan Proyek Fiktif, Rumput di Lokasi Badampu–Bantayum Mendadak Layu, Ada Apa?

Berita Terbaru

Berita terbaru

Perjuangan Tasikmalaya Turun ke Masyarakat Lewat Aksi Sosial

Kamis, 18 Jun 2026 - 14:40 WIB