Rayakan HSN 2025, Tim ‘Santuy’ Tebar Kebaikan dan Dorong Santri “Ngigelan Zaman”

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2025 di Kota Tasikmalaya turut dimeriahkan oleh aksi sosial Tim Sahabat Cep Ayuy (Santuy).

Tim ini membagikan 50 paket snack dan 50 karton air mineral kemasan botol kepada ribuan santri yang mengikuti kirab di sepanjang Jl. HZ Mustofa, Rabu (22/10/2025).

Koordinator Tim Santuy, Azian Fahmi Nurdin (Ojos), menjelaskan bahwa aksi sosial ini merupakan wujud nyata dari politik kehadiran yang mereka usung.

“Secara politik mapdasiasi yang disiasati oleh Partai Kebangkitan Bangsa, maka politik kehadiran kami hari ini hadir dalam lautan santri. Oleh karena itu, kegiatan kami diisi oleh bentuk kegiatan sosial,” ujar Ojos di sela-sela pembagian logistik.

Ia menambahkan, inisiatif ini murni berasal dari Sahabat Santuy sebagai agenda untuk menyambut HSN dan kirab yang sedang berlangsung di Kota Tasikmalaya.

Di lokasi yang sama, Ajengan Faruq dari Ponpes Sabilul Huda Cicurug, yang juga bertindak sebagai Koordinator Ajengan Muda Santuy, menyoroti pentingnya peran santri di era digitalisasi menuju Indonesia Emas 2045.

Menurut Ajengan Faruq, santri masa kini tidak hanya dituntut mengkaji kitab kuning, Al-Qur’an, dan Hadis, tetapi juga harus mampu berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk membangun ukhuwah islamiah (persaudaraan sesama umat Islam) dan ukhuwah watoniah (persaudaraan sesama anak bangsa).

“Misalkan dalam bidang pertanian, maka diperlukan kerjasama atau kolaborasi dengan dinas terkait, begitu juga yang lainnya,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menyebutkan keberadaan Undang-Undang Pesantren No. 18 dan dana abadi pesantren merupakan afirmasi pemerintah yang mengakui pesantren sebagai tempat pendidikan, sosial, dan kemasyarakatan.

“Oleh karena itu, santri saat ini dituntut untuk bisa “ngigelan zaman” (mengikuti perkembangan zaman),” jelasnya.

Ajengan Faruq pun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Sahabat Cep Ayuy atas aksi sosialnya, serta kepada anggota dewan dari PKB yang dinilai berperan besar dalam lahirnya Undang-Undang Pesantren.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Hardiknas 2026 Enrekang Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi Peradaban
Ketua FATAS: Pers Adalah Pengawal Kebenaran dan Keadilan dalam Implementasi Hukum
Utan Loro Mengguncang Hardiknas: Batik Enrekang Karya Putra Daerah Tembus 4 Besar Nasional, Kalahkan Desainer Pulau Jawa!
32 Tahun Menjaga “Sanad Rasa”, Alumni Darul Arqam XI Lepas Atribut Duniawi untuk Perkuat Ukhuwah dan Ekonomi
Asep Endang M. Syams Sebut Pers Organ Vital Realisasi Transparansi Publik
Pasca Musibah Longsor, Bupati Pakpak Bharat Resmikan Gereja Katolik Stasi St. Fransiskus Assisi Simervara
Evakuasi Truk Tronton di Lebak Jero, Polisi Terapkan Sistem Buka Tutup Arus
Abdusy Syakur Buka Fun Bike dan Senam Sehat Bersama Garut Hebat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 19:36 WIB

Hardiknas 2026 Enrekang Tegaskan Pendidikan sebagai Investasi Peradaban

Senin, 4 Mei 2026 - 14:26 WIB

Ketua FATAS: Pers Adalah Pengawal Kebenaran dan Keadilan dalam Implementasi Hukum

Senin, 4 Mei 2026 - 14:19 WIB

Utan Loro Mengguncang Hardiknas: Batik Enrekang Karya Putra Daerah Tembus 4 Besar Nasional, Kalahkan Desainer Pulau Jawa!

Senin, 4 Mei 2026 - 11:43 WIB

32 Tahun Menjaga “Sanad Rasa”, Alumni Darul Arqam XI Lepas Atribut Duniawi untuk Perkuat Ukhuwah dan Ekonomi

Senin, 4 Mei 2026 - 11:33 WIB

Asep Endang M. Syams Sebut Pers Organ Vital Realisasi Transparansi Publik

Berita Terbaru