Meriah, Hari Santri Nasional Tingkat Kota Tasikmalaya Dipusatkan di Dadaha

Sabtu, 22 Oktober 2022 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Apel Besar Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2022 tingkat Kota Tasikmalaya dipusatkan di Lapangan Dadaha Kota Tasikmalaya, Sabtu (22/10/2022).

Turut hadir Ketua DPRD Kota Tasikmalaya, Walikota Tasikmalaya, Forkopimda Kota Tasikmalaya, Sekretaris Daerah, Sekretaris MUI, para kiyai, ulama, pimpinan Pondok Pesantren se-Kota Tasikmalaya dan tamu undangan lainnya.

Berdasarkan Keputusan Presiden No. 22 tahun 2015 telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya “Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Untuk tahun 2022 ini, peringatan Hari Santri mengangkat tema Berdaya Menjaga Martabat Kemanusiaan.

Pada sambutan Menteri Agama yang disampaikan oleh Walikota Tasikmalaya Muhammad Yusuf mengatakan, maksud tema berdaya menjaga martabat kemanusiaan adalah bahwa santri dalam kesejarahannya selalu terlibat aktif dalam setiap fase perjalanan Indonesia.

“Santri dengan berbagai latar belakangnya siap sedia mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara,” ucapnya.

Beliau mengajak semua masyarakat Indonesia untik turut serta merayakan Hari Santri dengan napak tilas perjuangan santri menjaga martabat kemanusiaan untuk Indonesia. (Eris/Kominfo).

Loading

Berita Terkait

Tempuh Ratusan Kilometer, Sopir Bus Sinar Jaya Kembalikan Dompet Penumpang asal Pemalang
Gandeng TNI hingga Swasta, Irjen Kemendes Gelar Aksi Sosial Akbar di Tasikmalaya
Pamit ke Pesantren, Dua Remaja Kembar Asal Garut Hilang Kontak Pasca Turun di Terminal Singaparna
Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran
Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”
Masyarakat Dua Wilayah Kecamatan Desak PemKab Bogor Percepat Rekonstruksi Ruas Jalan Ciherang-Ciapus
Pasca Blackout Hari Kedua di Sumbagut, Situasi Kamtibmas di Pakpak Bharat Aman dan Kondusif
Polres Bartim Mulai Selidiki Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta di PUPR Perkim, Sejumlah Saksi Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 13:45 WIB

Tempuh Ratusan Kilometer, Sopir Bus Sinar Jaya Kembalikan Dompet Penumpang asal Pemalang

Senin, 25 Mei 2026 - 12:31 WIB

Gandeng TNI hingga Swasta, Irjen Kemendes Gelar Aksi Sosial Akbar di Tasikmalaya

Senin, 25 Mei 2026 - 10:28 WIB

Pamit ke Pesantren, Dua Remaja Kembar Asal Garut Hilang Kontak Pasca Turun di Terminal Singaparna

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:16 WIB

Misteri Hilangnya Petani Barito Timur, Korban Ditemukan Meninggal di Hutan Desa Wuran

Minggu, 24 Mei 2026 - 19:59 WIB

Kadis PUPR Bartim Bantah Dugaan Proyek Fiktif Rp400 Juta, Tantang Cek Lapangan: “Kalau Dibilang Tidak Ada Proyek, Itu Bohong”

Berita Terbaru