Ratusan PPPK Kabupaten Enrekang Bakal di Evaluasi, Ada Puluhan Terindikasi SK Palsu

Kamis, 22 Mei 2025 - 21:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Enrekang, MNP – Beredar informasi di Enrekang mengenai Surat Ketetapan (SK) Honorer fiktif atau direkayasa oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kasus ini terungkap ketika ada laporan dari masyarakat mengenai adanya Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh waktu kelihatan mengikuti seleksi tahap ke II tahun anggaran 2024 pada tanggal 17 dan 18 Mei 2025 yang ujian seleksinya berlangsung di Universitas Muhammadiyah Makassar.

Laporan masyarakat yang ditujukan kepada Bupati Enrekang mengungkap kecurangan kecurangan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan kronologis bahwa tidak pernah mengabdi sebagai honorer di instansi manapun.

Tetapi anehnya mereka mengantongi SK dan terdaftar sebagai peserta seleksi PPPK Paruh waktu yang diikuti oleh 1851 Orang Honorer Kabupaten Enrekang.

Bahkan informasi hasil penelusuran dari Wartawan diperoleh kabar bahwa sudah ada oknum camat di inisial WM yang sudah terbukti menyelipkan salah satu nama untuk mengikuti seleksi PPPK, padahal nama yang di maksud tidak pernah bertugas sebagai honorer.

Informasi juga didapatkan bahwa pada hari Senin 26 Mei 2025 mendatang oknum Camat tersebut akan dijatuhi sanksi berupa penurunan Pangkat pada Upacara apel pagi di halaman Kantor Bupati Enrekang.

Kepala Inspektorat kabupaten Enrekang Asrul Lode yang dihubungi oleh wartawan lewat telepon pribadinya sampai berita ini dimuat tidak merespon.

Sementara, Plh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Enrekang, Erik yang ditemui wartawan di ruang kerjanya pada hari Kamis (22/5/2025) membenarkan informasi tersebut

“Betul ada informasi dan laporan masyarakat kepada Bupati dan Wakil Bupati,” kata Erik singkat.

Plh Kadis Pendidikan juga menyampaikan bahwa setelah ada laporan masyarakat, Bupati dan Wakil Bupati Enrekang segera menugaskan Inspektorat untuk segera melakukan evaluasi secara menyeluruh honorer dan PPK.

“Untuk lebih jelasnya mengenai hasil audit dan evaluasi inspektorat silahkan ki konfirmasi langsung ke sana,” tutup Erik.

Loading

Penulis : Rahmat Lamada

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum
Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot
PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu
Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban
Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar
Penuhi Syarat Klaim, BPJS Ketenagakerjaan Nias Salurkan Manfaat Rp31 Miliar
Syarat Dipenuhi, Klaim BPJS Ketenagakerjaan Tidak Ada Kendala
Tipikor Polres Bartim Usut Dugaan Proyek Fiktif Desa Pangkan, Sejumlah Pejabat dan Pengawas Mulai Dipanggil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:23 WIB

Polemik Pembangunan Tower Telekomunikasi di Karikil, Warga Pertanyakan Perizinan dan Kepatuhan Hukum

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:11 WIB

Diduga Belum Lengkap Izin, Proyek Tower Telekomunikasi di Cisalam Kembali Disorot

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:58 WIB

PSU Soroti Polemik TNI dan Begal, Minta Negara Perkuat Sistem Keamanan Terpadu

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:48 WIB

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Rumah di Candipuro, Dua Pelaku Ditangkap, Satu Berstatus Pelajar

Berita Terbaru

Barito Timur

Kapolres Bartim Pimpin Penyembelihan dan Pembagian Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:48 WIB