Tasikmalaya, MNP – Jalan penghubung kota/kabupaten yang berlokasi di Kampung Pasanggrahan, Desa Gunungsari, Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya sudah hampir 21 tahun tak kunjung diperbaiki.
Padahal jalan tersebut merupak akses strategis menuju wisata gunung Galunggung yang menjadi jalur alternatif karena sering dilewati warga masyarakat kota Tasikmalaya.
Saking bosannya menunggu perbaikan dari pemerintah, sampai sampai warga setempat membuat sarkasme tulisan Selamat Datang di Kawasan Wisata Seribu Lobang, Naek Motor Serasa Naek Kuda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Warga sekitar kawasan ini selalu mengeluhkan kondisi jalan yang semakin hari semakin hancur, apalagi kalau musim hujan, batu kerikil tergerus oleh air, hal ini menambah kawasan ini menjadi kotor dan becek.
“Belum lagi pada saat musim kemarau jalanan ini berdebu ini sangat menggangu pada kesehatan kami,” cetus warga sekitar yang enggan disebutkan namanya, Rabu (03/05/2023).
Menurutnya, akses jalan di area wisata Gunung Galunggung yang berlubang sudah seharusnya menjadi perhatian pihak terkait untuk kenyamanan pengguna jalan dan warga setempat.
“Karena bukan tanpa sebab, jalan perbatasan kota dan kabupaten Tasikmalaya jalan berlubang bisa membahayakan pengguna jalan,” jelasnya.
Saat Awak media melakukan konfirmasi kepada Susandi selaku Kepala Desa Gunungsari kecamatan Sukarame Kabupaten Tasikmalaya membenarkan jika kemarin kemarin jalanan ini dipenuhi spanduk protes jalan rusak.
“Insyaallah tahun ini jalan akan di aspal dan kemarin ada pengukuran dari pihak terkait, kami berharap tidak ada penundaan lagi untuk perbaikan jalan ini,” sebut Susandi.
Pemdes Gunungsari berserta elemen masyarakat akan mengawal program ini, dengan harapan perbaikan jalan ini tidak ada lagi keluhan warga maupun pengguna jalan.
“Karena jalan ini merupakan akses menuju objek wisata gunung Galunggung kebanggaan Kabupaten Tasikmalaya,” pungkasnya. (SN)
![]()









Tinggalkan Balasan