Tasikmalaya, MNP – Pembukaan Kejuaraan Tingkat Kota (Kejurkot) Arung Jeram diadakan di Sungai Ciwulan Leuwiliang Kota Tasikmalaya, Jum’at. (27/12/2024).
Haniwan Obech selaku Presiden Republik Air mengatakan, pada Kejurkot tahun 2024 ada 36 atlet yang diturunkan dan ini pertama kali yang dilaksanakan oleh Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI).
“Saya berharap ini merupakan sebuah perubahan, kita akan mengikuti beberapa tahapan, walaupun ini merupakan sebuah tantangan karena apa,” ucapnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebelumnya, pihaknya tidak melakukan Kejurkot, tapi alhamdulillah sudah mendapatkan meraih medali peram di Porprov Tahun 2022.
“Ini momentum akan dijadikan sebuah kebangkitan bagi FAJI Kota Tasikmalaya untuk bisa memaksimalkan hasil,” kata pria yang akrab disapa Mang Obech ini.
Terkait Anggaran atau dana kegiatan tersebut, di support oleh KONI, namun itu tidak akan cukup.
“Kalau cerita tentang pembiayaan tidak bakalan cukup, karena Arung Jeram ini merupakan olahraga yang mahal dan olahraga minat khusus,” ujarnya.
Mang Obech menyampaikan alasan Ciwulan menjadi tempat untuk Kejurkot, bahwa sungai ini salah satu sungai favorit di Indonesia untuk Arum Jeram.
“Saya berharap para pegiat yang datang ke Ciwulan ini bisa berdampak terhadap pariwisata, sehingga berdampak pula terhadap kesejahteraan masyarakat bantaran sungai,” harapnya.
Namun lanjut Mang Obech, hal itu tidak mudah karena perlu ada sebuah sinergitas antara berbagai stakeholder yang ada di Kota Tasikmalaya baik Dispora, KONI, Dinas Lingkungan Hidup.
Di tempat sama Asep Heru selaku Binpres KONI Kota Tasikmalaya sangat mengapresiasi dengan kegiatan Kejurkot Arung Jeram tersebut.
“Alhamdulillah cabor arung jeram sudah melaksanakan Kejurkot, jadi KONI sangat mengapresiasi walaupun mungkin dalam segi support untuk dana masih kurang,” ungkapnya.
“Jadi kalau cabor yang tidak melaksanakan kegiatan, dananya tidak bisa di serap, tapi Arung Jeram melaksanakan kegiatan ini maka bisa diserap untuk kegiatan ini,” tambah Asep Heru.
Bulan Oktober kemarin, KONI sudah melaksanakan visitasi ke setiap cabor salah satunya FAJI, semua anggotanya harus mempersiapkan kerangka atlet untuk persiapan.
Pasalnya, sebentar lagi tahun 2025 akan melaksanakan untuk persiapan Porprov nanti 2026 di kota Bogor.
“Mudah-mudahan FAJI ini kemarin di Polda atau 2022 menyumbangkan Juara perak, mudah-mudahan nanti bisa menyumbangkan medali emas,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan