Puluhan Atlet Ikuti Kejurkot Arung Jeram di Sungai Ciwulan Kota Tasikmalaya 

Jumat, 27 Desember 2024 - 17:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pembukaan Kejuaraan Tingkat Kota (Kejurkot) Arung Jeram diadakan di Sungai Ciwulan Leuwiliang Kota Tasikmalaya, Jum’at. (27/12/2024).

Haniwan Obech selaku Presiden Republik Air mengatakan, pada Kejurkot tahun 2024 ada 36 atlet yang diturunkan dan ini pertama kali yang dilaksanakan oleh Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI).

“Saya berharap ini merupakan sebuah perubahan, kita akan mengikuti beberapa tahapan, walaupun ini merupakan sebuah tantangan karena apa,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, pihaknya tidak melakukan Kejurkot, tapi alhamdulillah sudah mendapatkan meraih medali peram di Porprov Tahun 2022.

“Ini momentum akan dijadikan sebuah kebangkitan bagi FAJI Kota Tasikmalaya untuk bisa memaksimalkan hasil,” kata pria yang akrab disapa Mang Obech ini.

Terkait Anggaran atau dana kegiatan tersebut, di support oleh KONI, namun itu tidak akan cukup.

“Kalau cerita tentang pembiayaan tidak bakalan cukup, karena Arung Jeram ini merupakan olahraga yang mahal dan olahraga minat khusus,” ujarnya.

Mang Obech menyampaikan alasan Ciwulan menjadi tempat untuk Kejurkot, bahwa sungai ini salah satu sungai favorit di Indonesia untuk Arum Jeram.

“Saya berharap para pegiat yang datang ke Ciwulan ini bisa berdampak terhadap pariwisata, sehingga berdampak pula terhadap kesejahteraan masyarakat bantaran sungai,” harapnya.

Namun lanjut Mang Obech, hal itu tidak mudah karena perlu ada sebuah sinergitas antara berbagai stakeholder yang ada di Kota Tasikmalaya baik Dispora, KONI, Dinas Lingkungan Hidup.

Di tempat sama Asep Heru selaku Binpres KONI Kota Tasikmalaya sangat mengapresiasi dengan kegiatan Kejurkot Arung Jeram tersebut.

“Alhamdulillah cabor arung jeram sudah melaksanakan Kejurkot, jadi KONI sangat mengapresiasi walaupun mungkin dalam segi support untuk dana masih kurang,” ungkapnya.

“Jadi kalau cabor yang tidak melaksanakan kegiatan, dananya tidak bisa di serap, tapi Arung Jeram melaksanakan kegiatan ini maka bisa diserap untuk kegiatan ini,” tambah Asep Heru.

Bulan Oktober kemarin, KONI sudah melaksanakan visitasi ke setiap cabor salah satunya FAJI, semua anggotanya harus mempersiapkan kerangka atlet untuk persiapan.

Pasalnya, sebentar lagi tahun 2025 akan melaksanakan untuk persiapan Porprov nanti 2026 di kota Bogor.

“Mudah-mudahan FAJI ini kemarin di Polda atau 2022 menyumbangkan Juara perak, mudah-mudahan nanti bisa menyumbangkan medali emas,”  pungkasnya.

Loading

Penulis : Alex

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Kesaksian Mantan Bupati hingga Kadis PUPR Buka Tabir Lemahnya Legalitas Proyek Liang Saragi II
Lobi Proyek Strategis Nasional, Bupati Pakpak Bharat Ajukan 5 Program Prioritas ke Bappenas RI
Perkuat Sinergitas Legislatif dan TNI, Kodim 0612/Tasikmalaya Sambut Kunker Komisi I DPR RI
Nasi Grombyang Khas Pemalang: Kuliner Ikonik Sejak Era 1960-an, Mahakarya Berjuluk ‘Pusere Jawa’
Mengenal Kakek Yuyun: Pengamen ‘Borju’ dari Pemalang, Sang Maestro Lagu Lawas
Dony Oekon Bekali Masyarakat Cara Urus Rekomendasi BBM Subsidi Non-Barcode di Tasikmalaya
Diduga Pungli! Poswaspal Enrekang Tarik Retribusi di Jalan Nasional, LMR-RI: Perbup Tak Punya Kewenangan
Hadiri Pisah Sambut Dandenpom III/2 Garut, Bupati Harapkan Sinergi dan Kolaborasi Terus Terjalin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:44 WIB

Kesaksian Mantan Bupati hingga Kadis PUPR Buka Tabir Lemahnya Legalitas Proyek Liang Saragi II

Selasa, 28 April 2026 - 15:41 WIB

Lobi Proyek Strategis Nasional, Bupati Pakpak Bharat Ajukan 5 Program Prioritas ke Bappenas RI

Selasa, 28 April 2026 - 14:27 WIB

Perkuat Sinergitas Legislatif dan TNI, Kodim 0612/Tasikmalaya Sambut Kunker Komisi I DPR RI

Selasa, 28 April 2026 - 14:02 WIB

Nasi Grombyang Khas Pemalang: Kuliner Ikonik Sejak Era 1960-an, Mahakarya Berjuluk ‘Pusere Jawa’

Selasa, 28 April 2026 - 13:34 WIB

Mengenal Kakek Yuyun: Pengamen ‘Borju’ dari Pemalang, Sang Maestro Lagu Lawas

Berita Terbaru