Tasikmalaya, MNP – Pengurus Bandung Karate Club (BKC) Cabang Kota Tasikmalaya melakukan pembenahan dengan menggelar konsolidasi membangun infrastruktur organisasi di Gedung Creative Center, Dadaha.
Dalam kesempatan itu juga, para atlet yang berprestasi dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) di Garut mendapat uang pembinaan dari pengurus.
Ketua Harian BKC Cabang Kota Tasikmalaya Suryaman mengatakan, prestasi para atlet terus meningkat serta volume kenaikan tingkat yang dilaksanakan dalam satu tahun pada periode ke satu 2024 tiap Kim kurang lebih 250.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah terakhir kita 100 % mencapai ujian periode 2024 itu sudah mencapai 500, ini suatu prestasi bagi pengurus secara kolektif untuk pengembangan tingkat BKC kota Tasikmalaya,” tutur Suryaman, Senin (11/12/2023).
Untuk pengembangan kata dia, ada beberapa program kegiatan yang memang lagi dihadapi seperti yang telah terlewati yaitu BKC kota Tasikmalaya telah mengikuti Kejuaraan Provinsi di Garut.
“Alhamdulillah hari ini atas ijin ketua umum yang dibanggakan H. Ujang Suganda saya menyampaikan apresiasi kepada atlet atlet yang berprestasi yaitu uang kadeudeuh ini sebagai wujud nyata memotivasi para atlet,” ujarnya.
Suryaman menyebut, para atlet yang kemarin menjadi peraih juara satu dan dua di kejuaraan kemarin akan diprioritaskan nanti tampil dalam kejuaraan nasional BKC pada bulan Oktober 2024 di Bogor.
Menurutnya, dalam hal pengembangan altet harus mendapatkan perhatian pemerintah, khususnya dalam olahraga beladiri BKC.
“Tapi saya yakin Pemerintah melalui KONI biasa menganggarkan dana untuk cabang olahraga. Dana saya apresiasi kepada ketua Forki memberikan uang senilai Rp.5.000.000 bagi atlit Kejurprov.
Kedepannya terang Suryaman, pihaknya ingin sekali mengadakan Kejuaraan Wali Kota Cup dengan support Pemerintah. “Karena saat ini kita baru mengadakan kejuaraan ketua umum, nanti bisa saja Piala Ketua KONI Cup dengan Piala Wali Kota, Polres atau Dandim.
Di tempat sama Sekretaris Umum Cabang BKC Kota Tasikmalaya Agus Herla menambahkan, pemerintah sampai saat ini belum maksimal dalam bantuannya.
Pasalnya kata Agus, bantuannya hanya melalui Forki, tapi itu kan cabang dari induk wadahnya. Sedangkan kalau bidang sosial tupoksi menyangkut keolahragaan seperti Dinas Pariwisata dan Olahraga, itu belum maksimal.
“Saya berharap tahun 2024 akan lebih meningkat sinergi antara pemerintah kota Tasikmalaya melalui Dinas Pariwisata dan Olahraga bersama cabang olahraga BKC Kota Tasikmalaya,” pungkasnya.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Suslia









Tinggalkan Balasan