Tasikmalaya, MNP – PT. Panjunan salah satu distributor makanan, minuman terbesar di kota Tasikmalaya di geruduk empat elemen Ormas / LSM diantaranya Solidaritas Warga Pribumi (SWAP), Gapura, Sajalur dan SBSI, Senin (19/08/2024).
Usut punya usut gerakan aksi tersebut dipicu adanya kabar beberapa karyawan yang tidak diberikan haknya (Gaji, red) oleh pihak perusahaan distributor tersebut, bahkan setelah diidentifikasi perizinan dari gudang tersebut sudah kadaluarsa.
Nanang Nurjamil dari Ormas Jalur mengaku mendapat keluhan dari beberapa pegawai PT Panjunan, sehubungan dengan adanya karyawan tidak di gaji.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tadi terklarifikasi, bahwa itu benar menurut manager operasionalnya inisial “N” dan memang benar ada karyawan yang belum dibayar,” terang Nanang.
Selanjutnya, ormas dan LSM langsung masuk ke masalah perizinan tentang IMB, TDG (Tanda Daftar Gudang) PT Panjunan.
“Tapi semua izin tersebut sudah kadaluarsa, itu bikin 2016 dan IMB nya juga tidak bisa diperlihatkan kepada kami,” jelas Nanang.
“Kemudian sertifikat layak fungsi itu juga tidak bisa di tunjukan, termasuk KLBI pergudangan nya tidak bisa di tunjukan kepada kami,” tambahnya.
Nanang Nurjamil menegaskan, atas dasar dua hal tersebut, seperti itu pihaknya minta kepada Dinas Satpol PP sesuai dengan regulasi yang ada untuk sementara waktu Gudang tersebut harus dilakukan penyegelan.
“Alhamdulillah, tadi oleh Dinas Satpol PP sudah dilaksanakan penyegelan, sampai nanti hal hal terkait semuanya sudah terpenuhi,” tegas Nanang Nurjamil.
“Termasuk gaji karyawan diberikan sesuai dengan Undang undang ketenagakerjaan bahwa selambat lambatnya tujuh hari gaji karyawan sudah di berikan,” katanya lagi.
Di singgung sempat terjadi ketegangan antara pihak perusahaan dengan masa aksi, Nanang menyampaikan bahwa adanya reaksi spontanitas massa aksi atas sikap yang di lakukan oleh HRD PT Panjunan.
“Tadi entah itu HRD nya atau siapa kita saat menanyakan masalah BPJS dan dijawab tidak ada, nah si HRD ini menunjuk nunjuk ke muka saya, nah dari itu mungkin teman teman tersinggung sehingga memancing spontanitas reaksi dari teman teman masa aksi,” paparnya.
Sampai saat berita ini di tayangkan gudang PT Panjunan sudah di segel oleh pihak Satpol PP.
![]()
Penulis : Alex
Editor : Redi Setiawan









Tinggalkan Balasan