Program Ketahanan Pangan di Desa Manggungsari, Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 September 2022 - 14:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Pemerintahan Desa (Pemdes) Manggungsari Kecamatan Rajapolah Kabupaten Tasikmalaya, serahkan program ketahanan pangan.

Ucu Komara Awaludin Kepala Desa Manggungsari mengatakan, untuk program Ketahanan Pangan ini, diserahkan terhadap kelompok Tani Asta Lestari Kampung Cimanggung Desa Manggungsari.

Program ketahanan pangan ini kata Ucu, bersumber dari Dana Desa tahun anggaran 2022. Kami serap sekitar dua ratus dua puluh juta rupiah lebihan.

“Anggaran dialokasikan untuk pembangunan Jalan Usah Tani Kampung Sukarasa, Saluran Irigasi Kampung Manggungsari dan Perikanan jenis Mujair Gesit dengan metode Bioflok, ucapnya, Rabu (28/9/2022).

Terkait dengan program Mujair Gesit, untuk kapasitas satu Bioflok 20 kg dan untuk proses dari bibit sampai panen diperkirakan 3 bulan.

Untuk pemasaran, Ucu menyebut, hasilnya ditampung dulu lewat Karangtaruna, kalau sudah mentok untuk pemasaran sudah Pemdes persiapkan.

“Saya berharap dengan adanya program ketahan pangan ini bisa menyebar dan bisa menuntut ilmu untuk sekolah, kususnya, semua warga yang belum memahami pengelolaan dengan metode Bioflok bisa belajar di sini, supaya kedepanya lebih berkembang,” harapnya.

Ditempat sama Agung Gunawan anggota Karang Taruna menambahkan, sebagai perwakilan pemuda dan masyarakat yang diamanati mengelola program Bioflok.

Agung mengaku, sebelumya program ini sudah diusulkan oleh karang taruna, karena pihaknya berfikir, perlu adanya kegiatan yang bermanfaat di Desa Manggungsari.

“Intinya dapat mengembangkan ekonomi masyarakat, alhamdullilah pihak pemerintahan Desa sudah membuktikan adanya program ketahanan pangan,” tuturnya.

Agung berharap, dengan adanya program ini, fokus mendapatkan ilmu dulu tentang cara pengelolaan yang benar dan baik.

“Harapan kedepan, apabila ini sukses nanti bisa diperbanyak (hasil program, red) dan ilmunya bisa disebarkan ke masyarakat, agar menjadi ketahanan pangan di Desa Manggungsari ini,” pungkasnya. (Wk)

Loading

Berita Terkait

FATAS Season 2: Gandeng Satlantas Polres Tasikmalaya, Bagikan 1.000 Takjil dan Santuni Puluhan Yatim
KPM Menjerit! Dana PKH di Kampung Cipeundeuy Garut Dipotong Rp20 Ribu
Reses di Hotel Mangkubumi, Cahyo Nasdem Edukasi Warga Soal Mekanisme Anggaran APBD
Rakyat Mujahid RI Dukung Panglima TNI, Perintahkan Siaga 1 Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah
Polemik Data Bansos Panglayungan: JSI Protes Disabilitas Dituduh Main “Judol” Hingga Bantuan Hilang
Sisi Religius Sang Petarung: Indoboxing Laga Inau Santuni 240 Anak Yatim di Cafe Legend
Sinergi Kemenag, Baznas, dan Ponpes Daarussa’adah: Membumikan Al-Qur’an di Bumi Puspahiang
Satu Hari, Seribu Kebaikan: YNCI Chapter Tasikmalaya Bagikan 1.000 Paket Takjil di Jl. SL Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Senin, 9 Maret 2026 - 04:37 WIB

FATAS Season 2: Gandeng Satlantas Polres Tasikmalaya, Bagikan 1.000 Takjil dan Santuni Puluhan Yatim

Minggu, 8 Maret 2026 - 20:44 WIB

KPM Menjerit! Dana PKH di Kampung Cipeundeuy Garut Dipotong Rp20 Ribu

Minggu, 8 Maret 2026 - 18:00 WIB

Reses di Hotel Mangkubumi, Cahyo Nasdem Edukasi Warga Soal Mekanisme Anggaran APBD

Minggu, 8 Maret 2026 - 17:34 WIB

Rakyat Mujahid RI Dukung Panglima TNI, Perintahkan Siaga 1 Antisipasi Dampak Konflik Timur Tengah

Minggu, 8 Maret 2026 - 03:29 WIB

Polemik Data Bansos Panglayungan: JSI Protes Disabilitas Dituduh Main “Judol” Hingga Bantuan Hilang

Berita Terbaru

Ilustrasi

Berita terbaru

KPM Menjerit! Dana PKH di Kampung Cipeundeuy Garut Dipotong Rp20 Ribu

Minggu, 8 Mar 2026 - 20:44 WIB