Prioritaskan Honorer Lama? FKHN Nakes Non Nakes Kab Tasik Sambangi Dirjen Kesehatan Indonesia

Jumat, 12 Agustus 2022 - 14:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, MNP – Forum Komunikasi Honorer Nakes dan non nakes (FKHN) Kab Tasikmalaya didampingi Komisi IV DPRD, serta Dinas Kesehatan berangkat ke Jakarta.

Tujuan kedatangan tersebut, guna kejelasan akan nasib tenaga kesehatan bagaimana kedepan dengan cara  membuka komunikasi dengan pemerintah terkait, dalam hal ini Direktorat Jendral Kesehatan Indonesia.

Perwakilan Forum Komunikasi Honorer Nakes non nakes (FKHN) kabupaten Tasikmalaya, Rudi hartono, Selasa (08/08/22) mengatakan, pemerintah melalui Menpan RB di 2023 memastikan sudah tidak ada lagi tenaga honorer di instansi pemerintah, karena hanya akan ada ASN maupun tenaga P3K.

Namun, Rudi berharap kedepannya, pemerintah mengutamakan pengangkatan honorer yang sudah lama mengabdi melalui tahapan seleksi.

Rudi menegaskan, permintaan FKHN kab Tasikmalaya, meminta keterbukan data yang sudah masuk data base KEMENKES melalui Aplikasi SISDMK (sistem informasi sumber daya manusia kesehatan), terusnya minta adanya Afirmasi.

“Jadi Afirmasi pengangkatan untuk tenaga honorer yang sudah mengabdi, selain itu juga yang pasti menegaskan supaya mohon tidak ada pemutusan hubungan kerja di 2023 akibat kebijakan Kemenpan RB, tetapi kami mohon adanya penataan tempat pada SDM nakes dan non nakes yang lebih baik,” tegasnya.

Untuk langkah selanjutnya, FKHN Kabupaten Tasikmalaya akan terus mengupayakan komunikasi terhadap semua pemangku kepentingan. Baik itu Menpan RB, Menkes maupun dengan komisi IX DPR, bahkan ke Presiden RI.

Ditanya terkait hasil pertemuan dengan Kemenkes, Rudi secara gamblang menyebut, FKHN lebih memberikan support dan akan segera mengusulkan.

“Tadi melalui ibu Dirjen Kemenkes, beliau support kita dengan adanya gerakan FKHN kab Tasikmalaya serta membawa data analisis permasalahan kesehatan yang ada di kab Tasikmalaya khususnya, umumnya yang ada d Indonesia,” pungkas Rudi. (Anita).

Loading

Berita Terkait

Polsek Dusun Tengah Olah TKP Jenazah Diduga Gantung Diri di Komplek Pasar Subuh Ampah
14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri
Bongkar Gudang Miras, Polsek Cibatu Sita 308 Botol Berbagai Jenis
Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Siswa-Siswi tentang Literasi Keuangan di UPT SD Negeri 11 Binamu
Bongkar-Pasang Jabatan ala Pemkab Tasikmalaya: Kenapa ‘Karpet Merah’ Diisi Pejabat Impor?
Bartim Peringati HUT ke-24, Sekda Kalteng Jadi Inspektur Upacara
72 Pekan Menjaga Kebersihan, Jumat Bersih Jadi Gerakan Nyata Wujudkan Jeneponto Bahagia
Semarak HUT ke-81 RI, Kalapas Kendal Resmi Buka Pekan Olahraga Petugas dan Warga Binaan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Polsek Dusun Tengah Olah TKP Jenazah Diduga Gantung Diri di Komplek Pasar Subuh Ampah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:14 WIB

14 Tahun Mengabdi, IWO Berbagi Kebahagiaan di SD Muhammadiyah Bukit Duri

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Bongkar Gudang Miras, Polsek Cibatu Sita 308 Botol Berbagai Jenis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:40 WIB

Mahasiswa KKN Unhas Edukasi Siswa-Siswi tentang Literasi Keuangan di UPT SD Negeri 11 Binamu

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Bongkar-Pasang Jabatan ala Pemkab Tasikmalaya: Kenapa ‘Karpet Merah’ Diisi Pejabat Impor?

Berita Terbaru

Berita terbaru

Bongkar Gudang Miras, Polsek Cibatu Sita 308 Botol Berbagai Jenis

Sabtu, 8 Agu 2026 - 11:59 WIB