Polemik Pembangunan KCD Wilayah XII Berakhir dengan Kesepakatan Damai 

Jumat, 30 September 2022 - 06:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tasikmalaya, MNP – Kisruh pembangunan Kantor Cabang Dinas (KCD) wilayah XII di Kelurahan Karikil kecamatan Mangkubumi Kota Tasikmalaya sempat memanas.

Pasalnya, warga setempat menutup sementara pembangunan itu, karena dinilai tidak ada sosialisasi dan aspirasi yang tidak digubris oleh kontraktor.

Namun, mediasi kedua antara pihak KCD wilayah XII, pemborong dan masyarakat kelurahan Karikil akhirnya menemui titik terang, berakhir dengan kesepakatan damai secara tertulis hitam diatas putih pda Kamis malam (29/09/2022).

Hadir pada saat itu Kapolsek Mangkubumi, Camat, Lurah Karikil, tokoh masyarakat, pihak pemborong/pelaksana dan karang taruna kelurahan Karikil.

Dari pertemuan tersebut, menghasilkan beberapa kesepakatan yang tercipta kerjasama baik antara semua pihak.

Kasubbag TU KCD XII Dadan menyampaikan, pihaknya sudah membuatkan konsep kesepakatan yang disampaikan kepada LPM  jam 10.00 Wib pagi.

“Dari pertemuan, selanjutnya pokok bahasan dari empat tuntutan masyarakat, kalau ada kekurangan dari redaksi kesepakatan terkait keinginan masyarakat, nanti bisa dikoreksi,” ungkap Dadan.

Giri selaku pemborong dari pembangunan KCD wilayah XII menyebutkan, pertemuan ini dirasa sangat positif, karena menurutnya, pembangunan itu mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Jadi, semangatnya saya datang kesini itu bagaimana mensinkronisasikan antara bisnis dengan pemberdayaan masyarakat. Da abdi mah Bisnis Orientasi usaha,” kata Giri.

Dia menyebut, kehadirannya dalam mediasi dengan niat baik, untuk mencari solusi dari usulan keinginan masyarakat.

“Ya, kalau bisa diselesaikan secara musyawarah dan mufakat, untuk kepentingan semua warga masyarakat Karikil,” ungkap Giri.

Terpisah, Ketua LPM kelurahan Karikil Warman Ependi bersyukur, pihak pemborong dari Bandung sudah datang langsung (owner-nya), walaupun pihaknya menunggu dari jam 2 siang sampai larut malam.

“Alhamdulillah nota kesepakatan-kesepakatan sudah ditandatangani, tinggal lihat saja nanti dilapangan, karena apa yang diinginkan masyarakat sudah terkabul secara lisan,” ucapnya.

Mungkin ucap Warman, untuk selanjutnya, setelah sholat Jumat, warga akan buka baliho yang terpasang.

“Dan berbicara dengan pihak yang didelegasikan oleh owner tentang kesepakatan yang tertuang di nota kesepakatan dan telah ditandatangani bersama,” tandasnya. (Sn).

Loading

Berita Terkait

Camat Kuala Cenaku Berharap MTQ ke-XX Jadi Wadah Lahirkan Generasi Berakhlak Mulia
Pasca-Laka di Simpang Empat Tonjong, Satlantas Polres Ciamis Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan
FATAS dan Bikers Advokat Tasikmalaya Perkuat Soliditas, Tegaskan Bikers Beda dengan Geng Motor
Puluhan Pekerja Masuki Lahan PT SBL Inhu, Dasar Hukum KSO Agrinas-Java Victory Dipertanyakan
Dodi Nefeldi Sosialisasikan Ranperda Perlindungan Perempuan di Teluk Sungkai
50+ Hektare Eks MJAP di Bartim Terbakar, Penegakan Hukum Kini Diuji
Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II, Polsek Kuala Cenaku Dorong Ketahanan Pangan di Tanjung Sari
Aliansi UMKM Bogor Raya Demo BRI KCP Sindang Barang, Desak Bank Jangan Persulit KUR

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Camat Kuala Cenaku Berharap MTQ ke-XX Jadi Wadah Lahirkan Generasi Berakhlak Mulia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Pasca-Laka di Simpang Empat Tonjong, Satlantas Polres Ciamis Imbau Pengendara Utamakan Keselamatan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 18:17 WIB

FATAS dan Bikers Advokat Tasikmalaya Perkuat Soliditas, Tegaskan Bikers Beda dengan Geng Motor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Puluhan Pekerja Masuki Lahan PT SBL Inhu, Dasar Hukum KSO Agrinas-Java Victory Dipertanyakan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:25 WIB

Dodi Nefeldi Sosialisasikan Ranperda Perlindungan Perempuan di Teluk Sungkai

Berita Terbaru