Pj. Bupati Bartim: Keluhan 5 Kades Nanti Kita Bahas Lagi Setelah Banjir Surut

Kamis, 1 Februari 2024 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barito Timur, MNP – Diduga, aktivitas tambang PT. Timbawan Energi Indonesia (TEI), PT Multi Perkasa Lestari (MPL) dan PT. Sentosa Laju Sejahtera (SLS) menjadi penyebab kondisi air sungai berubah menjadi keruh pekat.

Dugaan pencemaran tampak terlihat dengan keruhnya air sungai di wilayah desa Gumpa dan aliran sungai seperti desa Jaar, desa Matabu, Desa Dorong dan Desa Mangkarap, yang juga berdampak kepada ketersediaan air bersih bagi masyarakat.

Karena itu maka lima kepala desa di wilayah kecamatan Dusun Timur yakni, Kepala Desa Gumpa, Dorong, Mangkarap, Jaar dan Matabu melayangkan surat kepada Pj. Bupati Barito Timur dan pihak legislatif.

Surat tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan melakukan penelusuran ke lapangan oleh pihak Satpol PP yang kemudian diteruskan dengan mediasi di aula kantor Camat Dusun Timur pada Sabtu 23 Desember 2023.

Terkait surat yang disampaikan oleh lima kepala desa tersebut. Pj Bupati Bartim, Indra Gunawan mengatakan, permasalahan aktivitas penambangan di wilayah desa Gumpa, Dorong dan Mangkarap yang menimbulkan dampak lingkungan, masih dalam proses,” jelasnya.

“Persoalan tersebut kini sudah dalam proses dan masyarakat sudah diinformasikan,” ucap Indra kepada awak media di Tamiang Layang, Rabu (31/01/2024).

Indra juga menjelaskan bahwa pihak manajemen perusahaan sudah menyatakan kesiapannya untuk mengatasi keluhan yang disampaikan 5 kepala desa (Kades) yakni Kepala Desa Gumpa, Imanuel. SP, Kepala Desa Mangkarap, Harianto, kepala Desa Jaar, Sugiyanto, Kepala Desa Dorong, Andriyansun dan kepala Desa Matabu, Juni Setiawan.

“Karena musim hujan ini tidak bisa kita lihat, semuanya tergenang, mungkin setelah tidak banjir kita akan bahas lagi,” terang Indra

Dikutip dari pemberitaan sebelumnya, sejauh ini, permasalahan yang terjadi di lima desa tersebut. belum ada kepastian tindak lanjutnya, baik dari pihak Eksekutif maupun Legislatif.

“Rencananya esok kita bertemu dengan ibu Camat untuk memanggil pihak perusahaan,” ucap Kepala desa Gumpa, Imanuel saat dikonfirmasi awak media via handphone, Senin (29/01/2023).

Adapun terkait laporan pihaknya kepada DPRD Bartim, Imanuel menyebutkan bahwa pihak Legislatif telah berkunjung ke kantor perusahaan, namun belum juga ada tindak lanjut.

Pihaknya masih menunggu hasil dari kunjungan DPRD tersebut dan meminta mereka segera menyikapi permasalahan tersebut.

“Kami sangat berharap pihak eksekutif dan Legislatif dapat segera menindaklanjuti surat yang kami sampaikan supaya ada titik temu, karena sampai saat ini permasalahan tersebut masih gantung alias belum selesai,” katanya

Senada, Kepala desa Mangkarap, Herianto meminta agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan dan keluhan warga agar ada fasilitas penunjang air bersih dapat dipenuhi.

“Kami berharap tanggungjawab dari perusahaan dan bagaimana solusi terbaiknya nanti. Mereka juga harus sesuai prosedur, baik dari perizinan yang jelas dan memenuhi tuntutan pembuatan sumur bor untuk air bersih bagi desa terdampak,” pungkasnya.

Loading

Penulis : Adi Suseno

Editor : Redi Setiawan

Sumber Berita : Baritorayapost

Berita Terkait

Tinjau Sawah 78 Hektare di Teluk Sungkai, Wabup Inhu Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani
Apresiasi Kelulusan 100%, SMPN 16 Kota Tasikmalaya Kalungkan Medali untuk 274 Siswa
Silaturahmi RT dan RW Se-Desa Kadipaten, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan
Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan
Tito A. Purnomo Siap Bangun Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Desa Buniasih
Dua Kecamatan di Inhu Dikepung Penambang Emas Ilegal, Polda Riau dan Kapolres Didesak Turun Tangan
Tantangan Ekonomi Kota Tasikmalaya: Di Tengah Kenaikan BBM Non-Subsidi dan Tuntutan Efisiensi Anggaran
Dugaan Proyek Fiktif di Bartim Menggurita, Setelah Badampu-Bantayum, Muncul “Peningkatan Jalan Inspeksi D.I Pangkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:29 WIB

Tinjau Sawah 78 Hektare di Teluk Sungkai, Wabup Inhu Komitmen Penuhi Kebutuhan Petani

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:30 WIB

Apresiasi Kelulusan 100%, SMPN 16 Kota Tasikmalaya Kalungkan Medali untuk 274 Siswa

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:06 WIB

Silaturahmi RT dan RW Se-Desa Kadipaten, Kades Ajak Warga Jaga Persatuan dan Kesatuan

Kamis, 11 Juni 2026 - 13:39 WIB

Polisi Limpahkan Tersangka dan Barang Bukti Kasus Tambang Ilegal ke Kejari Lampung Selatan

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:06 WIB

Tito A. Purnomo Siap Bangun Hubungan Harmonis dengan Masyarakat Desa Buniasih

Berita Terbaru