Perkuat Imun Ideologi, Pemprov Jabar Sosialisasi Anti-Radikalisme di Tasikmalaya

Rabu, 8 April 2026 - 15:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TASIKMALAYA, MNP – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar sosialisasi masif bertajuk “Ngajaga Lembur, Ngarawat NKRI”.

Kegiatan yang fokus pada pemberantasan radikalisme di kalangan generasi muda ini dilaksanakan di Gedung Aulia Hall Center, Kota Tasikmalaya, Rabu (08/04/2026).

Acara ini dihadiri oleh sekitar 300 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Karang Taruna, tokoh pemuda, hingga pengurus RT/RW.

Guna memberikan pemahaman yang komprehensif, Pemprov Jabar menghadirkan narasumber ahli di bidangnya, antara lain Prof. Dr. Atwar Bajari, M.Si. (Guru Besar Fikom Unpad), Dr. Ilham Gemiharto, S.Sos., M.Si. (Doktor Komunikasi Publik dan Ilmu Pemerintahan Unpad), Drs. Ade Hendar, MM. (Kepala Kesbangpol Jabar) dan AKBP Andi Purwanto, S.I.K., MH. (Kapolres Tasikmalaya Kota)

Kepala Kesbangpol Jabar, Drs. Ade Hendar, MM., menegaskan bahwa edukasi langsung ke masyarakat memiliki peran strategis dalam memutus rantai penyebaran paham radikal.

Menurutnya, stabilitas daerah sangat bergantung pada sejauh mana masyarakat mampu memfilter ideologi ekstrem.

“Penguatan pemahaman masyarakat sangat penting agar tidak mudah terpapar ideologi yang menyimpang dan merusak persatuan. Ini adalah upaya kita membangun kesadaran publik agar tidak mudah terpengaruh oleh paham yang mengancam stabilitas,” ujar Ade Hendar.

Senada dengan pemerintah, suara dari elemen akar rumput pun menguat. Didin Zaenal Abidin, Bendahara Ormas Soliditas Buruh Tasikmalaya (SBT) yang hadir sebagai peserta, menekankan bahwa tanggung jawab menjaga ideologi bangsa bukan hanya beban aparat.

“Pencegahan radikalisme memerlukan keterlibatan aktif seluruh elemen. Masyarakat harus menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan sekitar, dimulai dari keluarga hingga lingkaran pergaulan sehari-hari,” tutur Didin.

Ia juga memberikan apresiasi kepada Pemprov Jabar atas inisiatif ini. Menurutnya, kewaspadaan terhadap penyebaran paham radikal di media sosial menjadi tantangan terbesar saat ini.

“Upaya ini adalah bentuk kepedulian nyata Pemprov Jabar dalam merawat nilai kebangsaan. Kami berharap masyarakat semakin waspada, sehingga tercipta kehidupan yang aman, tertib, dan harmonis, khususnya di wilayah Tasikmalaya,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan efek domino positif, di mana para peserta yang hadir dapat menjadi agen informasi bagi lingkungan sekitarnya untuk tetap setia pada nilai-nilai Pancasila dan NKRI.

Loading

Penulis : DK

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih
Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU
Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim
Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi
Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M
Peneliti Leiden Belanda Datangi Galeri Prof Nurdin! Ungkap Jejak 90 Tahun UNSA dan Multikulturalisme di Makam Bontoala
Adu Gengsi! 10 Kecamatan di Kota Tasikmalaya Berebut Gelar Juara Piala Ketua PSSI U-40
Unsa Makassar Go Nasional: Arif Maulana Jadi Pemakalah Konferensi Hukum Tata Negara IX

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 13:49 WIB

Tanggap Kebutuhan Warga Dusun Kayu Tabu, Satpolairud Polres Lamsel Salurkan Air Bersih

Selasa, 15 September 2026 - 13:34 WIB

Atasi Kelangkaan BBM, Pemkab Jeneponto Terapkan Sistem Ganjil-Genap di Seluruh SPBU

Selasa, 15 September 2026 - 13:16 WIB

Paguyuban Online Bersatu Geruduk DPRD: Desak Evaluasi Aturan Transportasi Maxim

Selasa, 15 September 2026 - 13:01 WIB

Wujudkan Wilayah Bebas TB dan Kanker Serviks, Puskesmas Cibeureum Perkuat Kolaborasi

Selasa, 15 September 2026 - 09:57 WIB

Parah! Koperasi di Bartim Diduga Catut Nama Dinas, Gelapkan Rp13 Juta hingga Menunggak Pajak Rp3,3 M

Berita Terbaru