PAKPAK BHARAT, MNP – Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor, meresmikan Jembatan Gantung Cubancer di Desa Kaban Tengah, Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe (STTU Jehe), Selasa (1/9/2026).
Peresmian infrastruktur penghubung tersebut dilakukan bersama Komandan Kodim 0206/Dairi, Letkol Arm Denni Andika Wardana, S.H., M.I.P.
Kehadiran jembatan gantung sepanjang kurang lebih 70 meter yang membentang di atas Sungai Lae Kombih ini diharapkan mampu menjawab keluhan masyarakat terkait keterisolasian wilayah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Jembatan ini menjadi akses krusial yang menghubungkan Jalan Lintas Nasional Sumut-Aceh langsung menuju kawasan perladangan di Dusun Cubancer.
Dalam sambutannya, Bupati Franc Bernhard Tumanggor mengapresiasi selesainya pembangunan jembatan tersebut dan berharap fasilitas ini dapat memacu produktivitas para petani setempat.
“Semoga bermanfaat, semoga bapak dan ibu sekalian khususnya yang berladang di sekitar jembatan ini semakin giat dan makin rajin karena jembatan sudah ada, sudah aman untuk sarana transportasi. Jadi kalau mau mengangkut hasil kebun, seperti gambir dan durian, aksesnya kini sudah jauh lebih ringan,” ujar Bupati.
Pembangunan jembatan gantung ini diinisiasi oleh TNI melalui Kodim 0206/Dairi untuk mengatasi kesulitan warga yang selama ini terhambat saat mendistribusikan komoditas unggulan daerah.
Dandim 0206/Dairi, Letkol Arm Denni Andika Wardana, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur rakyat merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan masyarakat.
“Inilah bukti negara hadir bersama rakyat. TNI hadir di tengah-tengah masyarakat, baik dalam situasi damai maupun dalam situasi perang,” tegas Dandim.
Kawasan Dusun Cubancer sendiri dikenal memiliki potensi sumber daya alam pertanian yang melimpah.
Dengan beroperasinya jembatan gantung ini, mobilitas warga menjadi lebih aman dan efisien, sekaligus diharapkan mampu mendongkrak perekonomian petani gambir dan durian di Kecamatan Sitellu Tali Urang Jehe.
![]()
Penulis : Benny Solin
Editor : Redi Setiawan










Tinggalkan Balasan