Pengajian Bulanan MUI Kec Dramaga Digelar di Masjid Jami Al-Malik Neglasari

Rabu, 9 Juli 2025 - 10:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Majelis Ulama Indonesia (MUI) kecamatan Dramaga, kembali menyelenggarakan acara pengajian bulanan.

Setelah bulan sebelumnya digelar di Masjid Al-Hikmah Desa Sinarsari, kini digelar di Masjid Jami’ Al-Malik Desa Neglasari. Di Jln raya Cibeureum-Petir Neglasari, Selasa (8/7/2025).

Acara rutin MUI Kecamatan tersebut turut dihadiri pihak dari forkopimcam Dramaga serta jajaran, ada beberapa Kepala Desa dan jajarannya pula, tokoh Alim Ulama dan tokoh Pemuda-Masyarakat setempat.

Ada juga jama’ah beberapa Majlis Taklim dari wilayah desa Neglasari dan beberapa orang di lembaga kemasyarakatan setempat, Ketua serta Pengurus MUI Kecamatan, turut hadir juga Ketua dan pengurus Ormas Pemuda Pancasila (PP PAC Dramaga).

Ketua MUI Kecamatan, KH. Endang Muchtadin, dalam sambutannya mengatakan, pengajian bulanan ini dapat berjalan kondusif berkat positifnya sinergitas MUI bersama masyarakat wilayah Dramaga, segenap unsur Forkopimcam, tokoh pemuda-masyarakat, serta para Kepala desa juga para awak media.

“Terselenggaranya acara ini berkat positifnya sinergitas antara MUI bersama unsur masyarakat, Forkopimcam, para Kepala desa dan para awak media, yang senantiasa hadir dalam pengajian rutin MUI Dramaga ini,” tuturnya.

Disinggung berbagai musibah bencana alam yang terjadi belakang hari ini di beberapa wilayah Kec Dramaga, dari longsor hingga banjir besar, dirinya menegaskan,  bahwa setiap dinamika atau fenomena di Alam.

“Itu tak bisa diprediksi total dengan teori ilmiahnya manusia, termasuk BMKG, BNPB-BPBD dll. Tapi mutlak atas takdirnya Alloh (Tuhan YME),” jelas KH. Endang Muchtadin.

“Musibah itu kan tak dapat Kita ketahui kapan dia akan datang dan akan terjadinya. Tapi harus bisa diwaspadai untuk bisa mengantisipasi dampak buruknya, sebelum menimpa kita,” terangnya lagi.

Karenanya dirinya berharap pada masyarakat agar bisa selalu waspada, dan warga yang telah terkena musibah tetap bersabar menghadapi dan mengatasi dampaknya secara bersama-sama.

Di tempat sama, Camat Dramaga, Atep Soleh Sumaryo memberi himbauan bagi masyarakat di wilayahnya agar senantiasa menjaga hingga meningkat kan kewaspadaan mereka, terutama sekali saat cuaca ekstrim, ketika terjadi hujan deras berkepanjangan yang disertai angin.

“Segeralah mengungsi, ke tempat-tempat yang dinilai lebih aman, saat terjadinya hujan deras dengan durasi yang sangat panjang,” ucap Camat.

“Kami himbau warga masyarakat, agar tidak lagi membuang sampahnya sembarangan, yang dapat mengakibatkan penyumbatan di saluran air, hingga menimbulkan banjir di sekitar lingkungannya,” tegasnya.

Atep juga menekankan lagi, pentingnya program gotong royong untuk bersih-bersih lingkungan, yakni kegiatan Jumat Bersih (Jumsih), itu yang telah dimulainya dari desa Ciherang.

“Kita telah mengagendakan pada Jumat 11 Juli 2025 ini akan mengadakan kegiatan bersih-bersih lagi di wilayah desa Sukadamai, itu secara gotong royong, membersih kan sampah,” jelasnya.

Kades Neglasari, Yayan Mulyana, ikut menghimbau masyarakatnya, agar ketika hujan turun, yang merasa rumahnya terancam atau berpotensi alami longsor, agar segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.

“Kami minta masyarakat, tidak membuang sampah nya sembarangan, sebab berpotensi memicu banjir ketika sampah menyumbat drainase (saluran air) pada saat debit air tinggi, akibat hujan deras berdurasi lama di lingkungannya,” tuturnya.

Dengan adanya Pengajian rutin seperti ini, diharapkan membawa hingga memberi hikmah positif pada semua pihak. Setidaknya membuat seluruh masyarakat terpicu untuk bisa lebih peduli, juga waspada terhadap potensi – potensi bencana alam dan berbagai gangguan kamtib lainnya.

Mengingat, dengan adanya kesadaran dari masyarakat terkait pentingnya menjaga lingkungan, juga mencegah terjadinya bencana alam di lingkungannya, akan dapat saling mengingatkan ketika ada masyarakat sekitarnya yang apriori terhadap sikon di lingkungannya.

Termasuk gotong royong untuk bersih – bersih lingkungan mereka. Diharap bisa meningkatkan kepedulian, serta tanggung jawab seluruh masyarakat terhadap lingkungannya.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Sidak Senpi di Pakpak Bharat, Tim Divpropam dan Slog Polri Tidak Temukan Pelanggaran Prosedur
Semangat Kebersamaan Awali Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Meranti
Peluang Emas, Pemerintah Buka Lowongan Posisi Manager Kopdes, Lolos Seleksi Jadi Pegawai BUMN 
Fasilitas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata
Lantik Pejabat Baru, Kalapas Kendal Ingatkan Jaga Integritas dan Profesionalitas
Kapolres Pakpak Bharat Pimpin Sertijab Kasat Narkoba dan Kapolsek Salak
Bupati Pakpak Bharat Ikuti Rakor Virtual, Kemendagri Instruksikan Percepatan Data Huntap Korban Bencana
Profil APJATEL: Wadah Asosiasi Penyelenggara Jaringan Telekomunikasi Indonesia Sejak 2015

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 21:31 WIB

Sidak Senpi di Pakpak Bharat, Tim Divpropam dan Slog Polri Tidak Temukan Pelanggaran Prosedur

Kamis, 16 April 2026 - 20:07 WIB

Semangat Kebersamaan Awali Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II di Meranti

Kamis, 16 April 2026 - 18:44 WIB

Peluang Emas, Pemerintah Buka Lowongan Posisi Manager Kopdes, Lolos Seleksi Jadi Pegawai BUMN 

Kamis, 16 April 2026 - 18:39 WIB

Fasilitas Umum Berubah Jadi Lahan Parkiran, Dishubperkim Pemalang Terkesan Tutup Mata

Kamis, 16 April 2026 - 18:27 WIB

Lantik Pejabat Baru, Kalapas Kendal Ingatkan Jaga Integritas dan Profesionalitas

Berita Terbaru