Genjot Program Prioritas, Pemdes Neglasari – Dramaga Menggelar Tiga Agenda Musdes Sekaligus

Senin, 24 Februari 2025 - 17:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor, MNP – Pemerintahan Desa (Pemdes) Neglasari Kecamatan Dramaga Kabupaten Bogor menggelar Musyawarah Desa (Musdes), Senin (24/02/2025).

Kegiatan tersebut demi transparansi realisasi program pemerintah desa, disertai sosialisasi Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) penggunaan APB Desa, dari periode tahun anggaran/TA 2024 yang lalu, pada Publik dan Pemerintah di atasnya.

Selain itu, Musdes ini dalam rangka pematangan rencana kerja disertai pengoptimalannya (realisasi APBDes-Program skala prioritas pemerintah) di Periode Tahun Anggaran 2025.

Tiga agenda musyawarah digelar sekaligus di tempat yang sama, Dua agenda berupa Musyawarah Desa Reguler, serta Satu agenda merupakan musyawarah Desa Khusus (MusDesus).

Acara dipimpin oleh Kepala Desa Neglasari, diikuti pula perangkat desa dan jajaran Lembaga Kemasyarakatan (para Kepala Dusun, Ketua RT-RW serta Kader PKK dan anggota SatLinMas), wakil Forkopimcam Dramaga serta pengurus MUI desa Neglasari dan unsur warga masyarakat lainnya.

Adapun substansi agenda dari ketiga musyawarahnya itu antara lain, Musdes LPJ (Laporan Pertanggung jawaban) Realisasi APBDes (Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa) pada periode tahun anggaran 2024.

Selanjutnya yang keduanya Musdes Prioritas Penggunaan Dana Desa dan Penetapan Program Ketahanan Pangan periode tahun anggaran baru 2025.

Sedangkan yang ketiganya, berupa Musyawarah Desa Khusus (Musdesus), dalam rangka Evaluasi, Finalisasi dan Penetapan para Calon KPM (Keluarga Penerima Manfaat) Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, tahun anggaran 2025 dengan jumlah quota 0,54% dari total jumlah penduduk, yang lebih dari 10.000 jiwa.

Ditanya mengenai dampak kebijakan pemerintah pusat mengenai pemangkasan anggaran, untuk efisiensi di 16 Pos Anggaran Nasional, dikaitkan dengan prioritas realisasi program desanya. Kades Neglasari, Yayan Mulyana, mengaku tak ada dampak apa pun.

“InshaAlloh tak terdampak, tidak ada dampak apa pun dari kebijakan pemerintah pusat itu. Karena tidak ada pemangkasan anggaran di tingkat pemerintahan desa, buat kegiatan program apa pun tak ada pemangkasan,” jelasnya.

Loading

Penulis : Asep Didi

Editor : Redi Setiawan

Berita Terkait

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut
Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru
Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar
Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi
Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah
Marak Pengamen dan Pengemis, Satpol PP Pemalang Turun Tangan Beri Pengarahan
Tangkap Pembobol Rumah di Kalianda, Polisi Ungkap Dua Kasus Curanmor Sekaligus
Wujud Sedekah Jariyah, Keluarga Almarhum Azis Riyono Wakafkan Al-Qur’an di Tiga Masjid

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:02 WIB

Evakuasi Beres 30 Menit! Pohon Tumbang Tutup Jalur Nasional Bandung–Garut

Kamis, 16 Juli 2026 - 19:10 WIB

Garut Utara Harga Mati! Perjuangan Nyata Kunci Lahirnya Daerah Otonomi Baru

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Dampak Kemarau Panjang, Ratusan Hektar Lahan Kering di Pemalang Terbakar

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:48 WIB

Kanwil Ditjenpas DK Jakarta Perkuat Manajemen Komunikasi Krisis Pemasyarakatan Terintegrasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:28 WIB

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Berita Terbaru

Berita terbaru

Gandeng Pihak Swasta, DLH Pemalang Atasi Krisis Sampah

Kamis, 16 Jul 2026 - 13:28 WIB